PK tak Halangi Proses Eksekusi – Ambon Ekspres
Metro Manise

PK tak Halangi Proses Eksekusi

Terkait Sengketa Tanah di Halong

AMBON, AE— Kasus sengketa tanah antara Pius Salim Satoto dan Ny Hermelina Pesulima yang dimenangkan oleh Hermelina Pesulima sebagai penggugat berdasarkan putusan MA, telah berkekuatan hukum tetap. Sehingga, pihak PN Ambon diminta untuk segera melaksanakan putusan MA, walaupun pihak Pius Salim Satoto tengah mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK).

Menurut praktisi hukum, Alfaris Laturake SH, dalam melakukan eksekusi dalam satu perkara, tentu harus mempunyai keputusan yang final. Misalnya, yang terjadi pada kasus sengketa tanah antara Pius Salim Satoto dan Ny Hermelina Pesulima. Yang mana Mahkamah Agung (MA) telah menjatuhkan putusan yang memenangkan H Pesulima. Putusan MA tersebut, telah dinyatakan Inkrah. Olehnya itu, walaupun pihak yang kalah melakukan upaya hukum luar biasa yakni PK, tidak akan menghalangi proses eksekusi.

“Yang pasti upaya hukum luar biasa berupa PK, tidak akan menghalangi suatu proses eksekusi. Dalam semua perkara, baik itu perdata, pidana umum dan pidana khusus. Walaupun ada upaya PK tetapi proses eksekusi dapat dilakukan,“ jelasnya.

Terkait dengan putusan MA terhadap kasus perdata yang telah dimenangkan Hermelina atas Pius Satoto dengan keputusan Nomor 1460 K/Pdt/2013 tertanggal 29 Januari 2014, tentu perlu ditindaklanjuti oleh PN Ambon.

Pasalnya, PN Ambon selaku pelaksana putusan, harus mengambil langkah tegas, mengingat, putusan tersebut sudah cukup lama, yakni sejak 2014 lalu. “PN seharusnya mengambil langkah. Tentu masyarakat awam kan tidak belum paham benar tentang hukum. Untuk itu, pihak panitera atau yang berwenang, menjelaskan kepada pemenang agar menyiapkan dokumen atau surat permohonan eksekusi. Agar proses eksekusi itu dapat dilaksanakan. Jangan dibiarkan begitu saja,“ terangnya.

Pihak Hermelina juga beberapa hari lalu kepada koran ini mengatakan dirinya akan mengajukan permohonan eksekusi kepada PN Ambon terkait sengketa tanah seluas 15.431 meter persegi itu. ‘’Kami akan ajukan permohonan eksekusi karena ada kecenderungan Pius Salim Satoto tidak mau tunduk mematuhi putusan tersebut dan kembali mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Kami berharap, setelah diterima surat permohonan itu, ketua PN Ambon bisa segera menerbitkan penetapannya agar juru sita berwenang segera turun melaksanakan eksekusi atas tanah milik saya itu,” pungkas dia.(AFI/KIE)

Most Popular

To Top