Buruh Bangunan Cabuli ABG – Ambon Ekspres
Metro Manise

Buruh Bangunan Cabuli ABG

AMBON, AE— Valentino Tio (28), salah satu warga yang mendimiami kawasan Kopertis, Kecamatan Sirimau akhirnya berurusan dengan hukum. Dia dilaporkan ke polisi dengan tuduhan persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Korban masih berusia 15 tahun. Pelaku langsung ditangkap setelah polisi mendapat laporan keluarga korban.

Kasubag Humas Polres Ambon, Iptu Meity Jacobus mengungkapkan, perbuatan yang tidak senonoh yang dilakoni pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan ini terjadi pada Maret 2014 di rumah pelaku. Pelaku dan keluarga korban selama ini memiliki hubungan pertemanan.

Kejadian bermula ketika saat itu korban bermain ke rumah pelaku. Korban saat itu sempat tidur di rumah pelaku. Saat itu, pelaku yang melihat korban tertidur langsung berkeinginan untuk memuaskan dirinya. ”Berdasarkan keterangan yang kita dapat, pelaku melakukaan perbuatannya itu saat korban tertidur di rumah pelaku. Korban sempat kaget ketika pelaku menggerayangi bagian tubuhnya. Korban sempat berteriak minta tolong, namun pelaku mengancam korban. Disitulah pelaku kemudian mencabuli korban. Korban yang takut hanya pasrah ketika disetubuhi pelaku,” ungkap Meity.

Setelah kejadian, lanjut Meity, korban tidak langsung menyampaikan hal ini kepada keluarganya. Namun beberapa bulan kemudian baru korban membeberkan kejadian itu. Pihak keluarga yang mendengar penuturan korban tak terima dan kemudian mendatangi polisi guna melaporkan kejadian tersebut. ”Jadi setelah kejadian itu, korban tidak langsung memberitahukan kepada keluarganya. Mungkin masih trauma dengan kejadian itu. Namun akhirnya korban berani untuk menyampaikan perbuatan pelaku itu kepada keluarganya. Kasus ini baru resmi dilaporkan pada Jumat (18/9),” jelas Meity.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, lanjut dia, polisi kemudian mengamankan pelaku. Dihadapan polisi, pelaku juga telah mengakui perbuatannya. ‘’Pelaku kemudian langsung ditahan di rutan Polres Ambon.  Pelaku dijerat pasal 81 dan 82 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindunagn Anak. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Meity. (ERM)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!