Pesparawi di Maluku Yang Terbaik – Ambon Ekspres
Trending

Pesparawi di Maluku Yang Terbaik

AMBON,AE— Cerminan kerukunan umat beragama di Maluku, memberikan ciri dan nilai tambah tersendiri, bagi kesuksesan penyelenggaraan kegiatan Pesparawi Nasinal XI di Kota Ambon, 2 sampai 12 Oktober mendatang.

Semua lapisan masyarakat lintas suku agama dan budaya berlomba-lomba mendukung acara tersebut, dengan berbagai ekspresi dan cara. Bahkan, tidak sedikit mereka yang beragama lain, menawarkan tempat tinggal bagi para peserta pesparawi.

Fenomena langka yang menjadi contoh perdamaian dunia di Maluku ini, membuat masyarakat Maluku sebagai tuan rumah percaya diri, dapat menyelenggarakan pesparawi terbaik sepanjang masa. Bahkan, mereka yang menyambut kepercayaan pemerintah dengan memberikan tempat tinggal sementara untuk para peserta, mengaku senang bisa berpartisipasi mendukung acara pesparawi  itu.

”Kami senang dan bangga karena kami yang pertama memberikan pengakuan kepada pemerintah untuk menampung peserta, bagi kami ini adalah kesempatan yang berharga untuk menunjukan kepada dunia. Di sinilah, tempat teraman bagi siapapun baik itu Islam, Kristen dan lainnya,” tutur pejabat sementara (Pjs) raja negeri Batumerah, M Saleh Kiat.

Dikatakan, di negeri Batumerah, ada beberapa rumah sudah disiapkan untuk para peserta. ”Beberapa waktu lalu wakil gubernur yang juga ketua panitia sudah datang survei rumah yang disediakan warga. Bahkan belakangan banyak warga yang juga ingin memberikan tempat lagi,” katanya.

Dukungan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Pemuda Nageri Batu Merah, Husein Walla. Kata dia, seluruh masyarakat negeri Batumerah, baik yang ada di negeri induk dan petuanan mendukung dan siap menyukseskan pesparawi. ”Kami sangat mendukung bukan saja di negeri ini, tetapi dipetuanan juga mendukung pesparawi,” tuturnya.

Selain itu, Husein mengatakan, semua pemuda negeri Batumerah siap bergabung menjadi tim pengamanan pesparawi. ”Ini tidak pakai dibilang lagi, pemuda semuanya siap. Mereka juga sudah beberapa kali melakukan pertemuan untuk membicarakan pengamanan pesparawi,” bebernya.

Sementara salah satu warga kelurahan Silale, Kecamatan Nusaniwe, Yaser Ulath, mengatakan warga Silale turut mendukung pesparawi.” Kemarin MTQ nasional di Kota Ambon sukses, kita juga harus menyukseskan pesparawi,” tuturnya.

Beberapa rumah di daerah tersebut, kata Yaser, sudah disiapkan untuk menampung para peserta.” Kalau disini ada sekitar tiga rumah yang menampung peserta, mungkin akan bertambah karena pesparawi masih satu minggu lagi,” pungkasnya.

Sementara Gubernur Maluku Said Assagaff, saat melakukan coffee morning, dengan sejumlah pimpinan media di rumah kopi joas, kemarin (23/9). Mengatakan, penyelenggaraan pesparawi di Maluku menjadi penyelenggaraan yang terbaik.

Assagaff optimis, kegiatan tersebut akan lancar dan sukses dari pembukaan hingga penutupan nanti.” Bisa dikatakan penyelenggaran pesparawi di Maluku sebentar nanti adalah yang terbaik sepanjang masa, karena penyelenggaraan acara ini berada dalam keharmonisan dan kerukunan umat beragama,” tuturnya.

Assagaff mengatakan, pemerintah provinsi Maluku sangat berterimakasih dan mengapresiasi sikap toleransi yang ditunjukan oleh masyarakat di Kota Ambon. “Kami sangat mengapresiasi, semua dukungan yang diberikan untuk menyukseskan pesparawi, terlebih bagi masyarakat muslim yang dengan ikhlas memberikan rumah atau tempat untuk saudara kita peserta pesparawi menginap,” ucapnya.

Dukungan yang luar biasa itu, kata Assagaff, membuat panitia pesparawi menangguhkan kapal yang ditawarkan oleh kementrian perhubungan sebagai hotel terapung bagi peserta.

“Saya sudah melakukan pengecekan terhadap panitia, mereka menegaskan akomodasi peserta sudah terjamin, sehingga tidak perlu lagi memakai kapal untuk hotel terapung,” bebernya.

Meski demikian, Assagaff menyampaikan apresiasi kepada perhubungan yang telah mendukung kesuksesan pesparawi. Lebih, lajut Assagaff mengatakan, dukungan media massa tidak kalah penting dalam menyukseskan pesparawi.

“Dukungan rekan-rekan media sangat dibutuhkan, untuk terus memberitakan informasi yang sejuk agar berdampak pada kenyamanan para peserta. Ini akan memberikan kesan bagi mereka ketika kembali di daerah mereka masing-masing, bahwa Ambon sudah aman dan sejahtera,” tuturnya.

Olehnya itu, Assagaff berharap, media senantiasa memberitakan informasi yang baik dan jauh dari kekerasan terlebih selama pesparawi berlangsung. ”Mari kita wujudkan peran pers yang aktif, bebas dan bertanggungjawab, dengan memberi informasi yang menyenangkan, demi nama baik daerah yang kita cintai ini,” ajaknya. (ARI)

Most Popular

To Top