Mayat Lelaki Terdampar di Hative Besar – Ambon Ekspres
Metro Manise

Mayat Lelaki Terdampar di Hative Besar

AMBON, AE— Warga di kawasan Dusun Waiyohu, Desa Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon dikagetkan dengan temuan sesosok mayat berjenis kelamin lelaki tanpa identitas yang jelas. Mayat itu terdampar di bibir pantai kawasan tersebut dengan kondisi sudah membengkak.

Kasubbag Humas Polres Ambon Iptu Meity Jacobus mengungkapkan, diperkirakan korban meninggal dunia sudah lebih dari satu hari. Jasad ditemukan pada Kamis (24/9) sekitar pukul 14.20 WIT oleh warga setempat. Lelaki malang ini diperkirakan berusia 40 tahun. ”Saat ditemukan korban mengenakan celana coklat pendek, baju strip warna biru kuning dan sandal jepit biru putih. Diperkiran usia korban 40 tahun,” ungkap Meity kepada wartawan diruangan kerjanya, Jumat (25/9).

Dikatakan, jasad korban pertama kali ditemukan salah satu pemuda asal Dusun Waiyohu, Hendrik Mangindano (20). Dihadapan polisi, Hendrik mengaku awalnya dia sementara duduk bersantai di atas talud tepi pantai. Dia kemudian melihat sesosok mayat yang sementara mengapung di tepi pantai. ‘’Saksi mengaku sempat kaget ketika melihat jasad korban,” ucapnya.

Dijelaskan, saat melihat jasad itu, Hendrik tidak langsung mendekati tempat dimana korban berada. Dia kemudian membertahukan temuan itu kepada rekan-rekannya. Setelah itu, secara bersama-sama mereka langsung melihat mayat tersebut.

Setelah memastikan bahwa yang dilihat itu sosok mayat, Hendrik dan rekan-rekannya kemudian mengambil inisiatif menghubungi petugas Babinkamtibmas Desa Hative Besar, Brigpol Joleks Nirahua. Setelah itu diteruskan penemuan mayat tersebut ke Mapolsek Teluk Ambon. ”Setelah menrima laporan, anggota langsung meninjau lokasi kejadiaan. Mayat langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Maluku untuk dilakukan visum,” tuturnya.

Menurut dia, hasil pemeriksaan sementara tidak terlihat ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Olehnya itu, pihaknya belum memastikan korban dibunuh atau ada hal lain yang menyebakan tewasnya lelaki itu. ”Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Jadi belum diketahui secara .pasti korban dibunuh orang atau ada hal lain,” imbuhnya.

Meity menandaskan, kasus ini telah ditangani polisi. Sementara pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas dan motif dibalik kematiaan korban. ”Kasusnya sudah ditangani. Semuanya masih dalam penyelidikan. Identitas korban dan juga motifnya masih didalami. Warga setempat juga tidak ada yang mengenali korban. Dugaan korban bukan warga setempat,” tuturnya.

Perwira dengan dua balok di pundak itu berharap apabila ada yang kehilangan anggota keluarga segera menghubungi pihak kepolisiaan. ”Kami berharap kalau ada yang merasa kehilangan anggota keluarga atau keluar rumah dan tidak pernah pulang rumah segera menghubungi pihak kepolisiaan sehingga bisa dicocokan dengan mayat yang ditemukan,” pungkas dia.(ERM)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!