BNNP Kembali Razia Narkoba – Ambon Ekspres
Metro Manise

BNNP Kembali Razia Narkoba

AMBON, AE— Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku terus melakukan razia disejumlah tempat yang dianggap rawan dengan penyalagunaan narkoba. Razia kembali dilakukan pada Jumat (25/9) hingga Sabtu (26/9) dini hari. Lembaga yang dipimpin Kombes Polisi Muh Arief Dimjati ini kembali melakukan penggeledahan hampir diseluruh penginapan, hotel dan karaoke yang berada di Kota Ambon.

im yang dipimpin Kabid Pemberantasan BNNP Maluku, AKBP Luther Banne ini melibatkan Pom TNI AL, Pom TNI AD, Pom TNI AU, Provos Brimob dan Propam Polda Maluku serta Satpol PP ini bergerak dari Kantor BNNP yang terletak dikawasan Karang Panjang Ambon sekira pukul 16.30 WIT. Mereka menuju ke sejumlah penginapan yang ada di Kota Ambon. “Jadi kita mulai start dari kantor Jumat sore dan berakhir Sabtu dinihari sekira pukul 03.00 WIT. Ada 8 penginapan, satu hotel serta dua tempat karaoke dan sejumlah kos-kosan yang ada di Kota Ambon kita razia. Kita libatkan seluruh intansi yang ada, jadi bukan saja BNNP melainkan TNI Polri dan Satpol Pp,” jelas Banne kepada koran ini, kemarin.

Menurutnya, razia yang dilakukan disejumlah kawasan itu, guna mencegah dan menyukseskan Maluku bebas dari narkoba tahun 2016. “Kita mulai dari Ambon dan kita terus berupaya sehingga Maluku, yang tadi termasuk urutan ke 11 pengguna narkoba di Indonesia bisa turun dan bahkan bila perlu tidak masuk dalam peringkat penyalagunaan narkoba,” katanya.

Sayangnya, kata dia, dalam razia tersebut tidak menemukan satupun pengguna maupun pengedar yang positif menggunakan barang haram tersebut. “Razia kali ini nihil. Dalam artian tidak ditemukan satupun pengguna maupun pengedar. Kita razia itu, langsung kami melakukan tes urine. Memang jika sebelumnya itu kita lakukan mulai dari hari Sabtu hingga hari Minggu, maka kemarin itu agak berbeda,” terangnya.

Sejumlah lokasi yang didatangi, kata dia, diantaranya di penginapan Star, Sejuk, Riben, AM Sangadji, Fully, Golden dan Asri. Untuk hotel yakni Wisata Hotel. Sedangkan karaoke itu di Naff dan Heppy Puppy. Ada juga kos-kosan di beberapa titik yang ada kemudian juga ada di rumah kopi,” tuturnya.

Luther mengaku, razia kemarin berbeda dengan pecan sebelumnya yang berhasil menjaring 8 orang positif narkoba.

Namun demikian, dia mengaku pihaknya akan terus melakukan razia tanpa mengenal waktu, karena itu merupakan program dan perintah pimpinan. “Itu sudah program pemerintah yang wajib kita lakukan. Jadi kita tetap melakukan kegiatan ini. Soal waktu itu nanti. Kapan saja dan dimana saja kita akan lakukan razia, sehingga Maluku ini benar-benar bersih dari pengguna narkotika,” pungkasnya.(AHA)

Most Popular

To Top