Jelang Pesparawi, Maluku Jamin Stok Bapok Aman – Ambon Ekspres
Amboina

Jelang Pesparawi, Maluku Jamin Stok Bapok Aman

AMBON, AE.—Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku, F.J. Papilaya mengatakan,  jelang penyelenggaraan pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) Nasional XI yang akan digelar di Kota Ambon pada tanggal 2-12 Oktober 2015, disperindag menjamin ketersedian stok bahan pokok (Bapok) dalam jumlah yang mencukupi.

“Untuk mengantisipasi stok kebutuhan bapok di Maluku saat perhelatan acara tersebut, kami sudah berkoordinasi dengan pihak distributor untuk bisa menjamin stok sembilan bahan pokok bisa mencukupi permintaan,” ungkapnya di Ambon, Sabtu (26/9).

Ditambahkan, dalam kegiatan tersebut kurang lebih ada 10 ribu orang yang akan masuk (datang) ke daerah ini. Sehingga jumlah penduduk nantinya, kurang lebih ada 300.000 jiwa. “Oleh sebab itu, salah satu hal utama yang harus dipersiapkan adalah kebutuhan pokok. Karena, permintaan akan makanan bertambah, berdasarkan banyaknya masyarakat dan peseerta yang datang,” ujarnya.

Selain itu, bukan hanya ketersediaan stok yang dipersiapkan, terkait harga serta kehalalan makanan pun lebih di perhatikan. “Peserta Pesparawi juga pastinya harus mengonsumsi makanan yang halal.

Sehingga kami berkorordinasi dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengantisispasi pereradaran makanan yang bisa membahayakan para peserta nantinya,” tandasnya.

Karena itu, lanjut Papilaya, Disperindag Maluku dan Disperindag Kota Ambon secara intensif berkoordinas dengan distributor baik dari Surabaya, Makassar, Manado dan daerah lainnya, untuk bisa menjamin ketersedian stok bapok selama event ini berlangsung.

“Data terakhir dari para distributor, mereka menjamin stok bisa mencukupi serta mampu memenuhi permintaan nantinya. Daya tahan stok bapok yang ada pun diatas 35 hari kedepan,” paparnya.

Papilaya juga menghibau, agar para pedagang pengencer untuk bisa menjaga kestabilan harga yang ada saat ini. Dan juga masyarakat diminta untuk bisa turut mengawasi perkembangan fluktuasi harga bapok di pasar.

“Para pedagang pengencer diharapkan untuk tidak meniakan harga secara sepihak dengan memanfaatkan moment ini untuk mencari keuntungan.

Selain itu, masyarakat dan juga media masa bisa turut bekerjasama untuk memantau perkembangan harga di pasar. Jika memang ada kedapatan harga naik hingga melampaui batas, segera melaporkan untuk bisa kami tindak lanjuti,” tandasnya. (IWU)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!