Presiden: Tunjukan Bahwa Ambon Manise – Ambon Ekspres
Trending

Presiden: Tunjukan Bahwa Ambon Manise

Ambon, AE— Presiden Joko Widodo mengatakan, perbedaan budaya, agama, suku, melekat nilai-nilai kemanusiaan yang saling menghormati. Dalam keberagamaan ada nilai-nilai kehidupan orang basudara. Dia juga terharu dengan penyambutan masyarakat Kota Ambon yang berbeda agama terhadap peserta pesta paduan suara gerejawi.

“Saya percaya sebagai keberagamaan budaya, agama, melekat nilai-nilai saling menghormati. Dalam keberagamaan itu, ada nilai-nilai kehidupan orang basudara,” kata presiden dalam sambutan pembukaan Lomba Pesparawi ke XI di Mandala Remaja, Karang Panjang Ambon tadi malam.

Dia meminta, masyarakat Kota Ambon menunjukan bahwa Ambon adalah paduan suara yang hidup dalam harmoni, tunjukan bahwa Ambon, menjadi tonggak hidupnya nilai-nilai kebhinekaan. “Dan tunjukan bahwa Ambon adalah Manise,” kata presiden diakhir pidatonya.

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin mengatakan, di Ambon tahun 2012 lalu telah digelar MTQ. Saat itu, seluruh umat beragama, menyukseskan pelaksanaan MTQ. Kini Pesparawi digelar lagi di Ambon, dan hal yang sama juga dilakukan.

Ini, lanjut dia, menjadi momentum penting, dimana masyarakat membangun kebersamaan untuk menjadi perekat untuk menumbuhkan sikap toleransi antar agama. “Perbedaan bukan penyebab keterpisahan, tapi bagaimana nilai-nilai agama menjadi perekat atas nilai-nilai kemanusiaaan,” kata menteri.

Gubernur Maluku, Said Assagaff dalam sambutannya, mengatakan, pelaksanaan Pesparawi di Ambon, merupakan kepercayaan kepada masyarakat dan pemerintah di Maluku. Gubernur mengingatkan, para peserta tidak terjebak dalam serimonial semata, tapi ada nilai religiusitas, bahwa Maluku telah bertransformasi menjadi laboratorium perdamaian di Maluku.

Pesparawi, kata gubernur. bukan hanya milik Umat Kristiani, tapi menjadi milik umat beragama di Indonesia. Di tengah krisis kebangsaan di dunia, dari Maluku kita memvisualisasikan bagaimana keberagaman menjadi kekuatan untuk kerukunan bangsa.

Dalam beberapa pekan nanti, akan ada pesan damai dalam wujud harmoni kehidupan dari Ambon. “Ada harmoni kebangsaan untuk merajut perdamaiannya. Menjadi Maluku, berarti meresapi nilai-nilai Pancasila dalam kemajemukan Indonesia,” kata dia.

Dalam semangat Bhineka Tunggal Ika, telah berkumpul seluruh peserta 34 provinsi di Kota Ambon. “Atasnama pemerintah dan rakyat Maluku, kami menyambut dengan suka cita presiden, ibu negara, dan seluruh kontingen di Ambon,” tandas gubernur.

Sementara itu, Ketua Panitia Pesparawi ke XI Zeth Sahuburua, melaporkan soal dukungan masyarakat muslim di Ambon yang memperlancar suksesnya Pesparawi. Sampai tadi malam peserta Pesparawi mencapai 6.888 orang.(MAN)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!