Sempat Tertunda, Akhirnya Tiba di Ambon – Ambon Ekspres
Trending

Sempat Tertunda, Akhirnya Tiba di Ambon

Ambon, AE— Sempat tertunda selama kurang lebih dua jam,  rencana kedatangan Presiden Joko Widodo di Kota Ambon membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat Nasional ke- XI, pun terwujud. Sebelumnya, rencana keberangkatan presiden dan rombongan dari bandar udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Pada pukul 12 waktu Indonesia Barat, tertunda selama 2 jam lebih karena Presiden masih harus mengadakan rapat di Istana.

Presiden akhirnya bertolak dari Jakarta sekira pukul 14 : 30 Waktu Indonesia Barat atau pukul 16 30 WIT. Sebelum presiden tiba, menteri Agama Lukman Hakim Safiudin dan Menkopolhukam Luhut Panjaitan serta Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) lebih dulu tiba di kota Ambon pada pagi, kemarin.

Pengamanan di bandar Udara Pattimura telah dilakukan sejak pagi kemarin. Puluhan anggota TNI dan anggota Polri serta Paspampres telah siaga di bandara. Sejumlah pejabat Maluku juga telah berada di sana.

Sekira pukul 17 :30 wit Gubernur Maluku Said Assagaff, Pangdam XVII Pattimura, Mayjen Doni Munardo, Kapolda Maluku, Brigjen Murad Ismail dan Ketua DPRD Maluku Edwin Huwae  tiba di Bandara dan menunggu presiden di ruang VIP Pemda Maluku di Bandara Pattimura bersama Pejabat lainnya.

Tepat pukul  19 : 32 Wit, Presiden  tiba di Bandara Pattimura menggunakan pesawat Kepresidenan. Mengenakan kemeja batik, didampingi ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Presiden pun turun dari Pesawat dan diterima oleh Gubernur Maluku, Ketua DPRD Maluku, Kapolda Maluku, Pangdam XVII Pattimura dan sejumlah pejabat Maluku.

Tanpa JMP
Di ruang VIP bandara, presiden menandatangi prasasti peresmian sejumlah proyek pendukung Pesparawi Tingkat Nasional ke- XI di Kota Ambon yakni, Patung Prof DR. G.A. Siwabessy, Gedung Kristiani Center, Gedung Katolik Center, Gedung Aula Diklat Provinsi Maluku, Rehabilitasi Gedung Baileo Oikumene, Rehabilitasi Gedung Kesenian Taman Budaya, dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) KAP.30 L/Det SPAM IKK Masohi.

Sementara Jembatan Merah Putih (JMP), yang sebelumnya telah disebut-sebut akan diresmikan oleh Presiden, ternyata dibatalkan karena jembatan yang membentang di atas teluk Ambon itu belum rampung.

Di bandara, Presiden juga menyaksikan penandatanganan  Deklarasi Persaudaraan Malenesia-Indonesia oleh gubernur Maluku, gubernur Papua, Papua Barat. Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setelah itu, orang nomor satu di Indonesia ini langsung menuju lokasi pembukaan Pesparawi, di Sporthall Karang Panjang. Selama dalam perjalanan, presiden yang dikawal ketat Paspampres dan anggota Polri itu membiarkan kaca pintu mobil yang membawanya itu terbuka. Presiden selalu menebarkan senyum khasnya serta melambaikan tangan, menyapa setiap warga yang berdiri di tepi jalan, menyaksikan kedatangan presiden dan rombongan. Puluhan anggota TNI dan Polri juga disiagakan di sepanjang jalan yang dilalui rombongan presiden.

Ratusan warga sejak awal telah menyesaki pertigaan Jalan Tulukabessy dan Jalan Christina Marthatiahahu, hingga  tanjakan menuju kantor DPRD Maluku dan Sport Hall Karang Panjang. Kendaraan tidak diizinkan lewat di jalan Christina Marthatiahahu, menuju Sporthall.

“Selamat datang, bapak Presiden,” teriak warga dengan raut bahagia, membalas sapaan presiden melalui lambaian tangan dan senyuman.

Sementara di lokasi acara, ribuan peserta dari semua provinsi telah hadir di sana. Tidak mudah masuk dalam arena itu. Pengamanan berlapis diberlakukan. Hanya ada satu pintu, itu harus melalui pemeriksaan petugas.

Pukul 20 :00 WIT, Presiden dan rombongan memasuki lokasi kegiatan, dan menyapa para Peserta dan para tamu di sana. Tidak hanya di dalam tempat pembukaan Pesparawi, para warga juga memadati lokasi di sekitar Sporthall Karpan sekira pukul 15 : 30 Wit.(MAN)

Most Popular

To Top