SBT Bermasalah, Aru-Bursel Aman – Ambon Ekspres
Trending

SBT Bermasalah, Aru-Bursel Aman

AMBON,AE— Daftar Pemilih Sementara kabupaten Seram Bagian Timur, hingga kemarin belum ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hal ini disebabkan masih terdapat data yang invalid di desa Bula, Kecamatan Bula. Sedangkan tiga kabupaten lainnya, yakni Aru, Buru Selatan dan Maluku Barat Daya sudah ditetapkan.

Anggota KPU Kabupaten SBT, Taib Wangsi kepada Ambon Ekspres via telepon, Selasa (7/10) mengaku, pihaknya tengah melakukan pendataan ulang di 3 desa dari 8 dusun di Desa Bula. Pendataan berdasarkan rekomendasi Panwaslu SBT yang menemukan kenaikan data DPS desa Bula dari  6.595 menjadi 13.596 pemilih.

“Sampai sekarang ini masih ada pendataan ulang pemilih di kecamatan Bula, khususnya 3 dusun di desa Bula berdasarkan rekomendasi Panitia Pengawasan Kecamatan (Panwascam) setempat. Kami melakukan pendataan ulang berdasarkan rekomendasi Panwaslu dan diawasi langsung oleh Panwaslu,”kata Taib, sembari mengaku sudah dapat diselesaikan kemarin.

Berdasarkan jadwal dan tahapan Pilkada, penetapan DPS hasil perbaikan menjadi DPT pada 2 Oktober. Namun, akibat kelonjakan data di desa Bula yang cukup siginifikan, KPU menunda penetapan DPT kecamatan Bula secara keseluruhan.

Taib mengungkapkan, penetapan DPS menjadi DPT untuk 14 kecamatan lainnya berjalan normal. Hanya saja, KPU SBT belum memastikan kapan penetapan DPT Pilkada secara keseluruhan, setelah pendataan ulang terhadap data pemilih desa Bula. Namun dia enggan menyebutnya DPT sementara Pilkada SBT.

“Pleno penetapan DPT tingkat kabupaten untuk 14 kecamatan berjalan normal dan lancar. Hanya kecamatan Bula yang ditunda, karena ada masalah soal data desa Bula. Jadi tersisah kecamatan Bula langsung ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK)KPU SBT terkait hasil rekapitulasi dari seluruh kecamatan. Soal jumlah, akan disampaikan setelah keputusan,” paparnya.

Sementara itu, anggota KPU kabupaten Kepulauan Aru, Mustafa Darakay megatakan, penetapan DPS hasil perbaikan menjadi DPT berjalan lancar. KPU sudah menetapkannya secara keseluruhan pada 2 Oktober.  “KPU Aru sudah menetapkan DPT sesuai jadwal dan tahapan, yakni 2 Oktober. DPT Pilkada kabupaten kepulauan Aru berjumlah 57.461 dengan rincian perempuan 29.443 orang dan laki-laki 28.018 orang,”kata Mustafa saat dihubungi Ambon Ekspres via telepon.

Bahkan, KPU Kabupaten Kepulauan Aru, juga telah melaporkan DPT Pilkada hasil penetapan ke KPU Republik Indonesia.”Kami sudah kirim SK-nya, baik lewat email maupun lewat sistem data pemilih (Sidalih),”akunya.
DPT jelas dia, didapatkan dari pemutakhiran data hasil sinkronisasi Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu atau DP4 dan DPT pemilu terakhir Aru sebanyak 85.262. Hasil pemutakhiran turun menjadi 60.039.

Dikatakan, setelah ditetapkan menjadi DPT, KPU akan menyerahkan kembali kepada Petugas Pemungutan Suara (PPS) melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk diumumkan kepada masyarakat selama 10 hari.

Pengumum dengan tujuan agar pemilih yang belum terdata, dapat melaporkan diri dan ditampung di dalam DPT hasil perbaikan atau DPT1 untuk menggunakan hak suara pada 9 Desember.

Anggota KPU Provinsi divisi dan informasi, Hanafi Renwarin mengaku, KPU Buru Selatan juga sudah menetapkan DPT berjumlah 51.210. Dengan rincian, perempuan 25.343 dan laki-laki 25.867 orang.

“Datanya baru disampaikan hari ini (kemarin-red). Tapi, mereka sudah menetapkan DPT sejak 2 Oktober, dan tidak ada masalah,” kata Hanafi.

Sedangkan untuk MBD, Hanafi mengaku belum disampaikan ke KPU provinsi.”DPT Pilkada MBD belum disampaikan,” singkatnya.(TAB)

Most Popular

To Top