Direksi Bank Maluku Dipolisikan – Ambon Ekspres
Metro Manise

Direksi Bank Maluku Dipolisikan

AMBON, AE— Setelah Komisaris  Bank Maluku Isak Aleksander Saimima dipolisikan, kali ini giliran  Direktur Pemasaran, Aletha Da Costa yang dilaporkan ke polisi. Dia diduga memalsukan data dirinya sebagai Pegawai Bank Maluku, sehingga kendati sudah harus pensiun Agustus 2013, tapi masih aktif. Bahkan menjadi anggota direksi di bank plat merah itu.

erikat Pekerja Bank Maluku menilai, hal ini harus diperjelas melalui jalur hukum agar semua pihak dapat mengetahui yang sesungguhnya. Laporan tersebut disampaikan ke Polda Maluku pada 7 Oktober 2015. Laporan resmi ini diterima dengan dengan No : LP-B//X/2015/SPKT Polda Maluku dan tanda bukti lapor nomor : TBL :/311/X/2015/SPKT.

Kuasa Hukum Serikat Pekerja Bank Maluku, Mourits Latumeten kepada Ambon Ekspres mengatakan, inti laporan itu adalah dugaan tindak pidana pemalsuan berdasarkan pasal 263 ayat (1) dan ( 2) dan pasal 264 ayat (1) dan (2). “Laporan yang kami layangkan itu terkait dengan dugaan tindak pidana pemalsuan oleh salah satu direksi PT Bank Maluku. Ibu Aletha da Costa,” kata Latumeten, Rabu (7/10).

Tanggal, bulan dan tahun kelahiran terlapor dalam beberapa data diketahui berbeda sehingga diduga itu merupaka hasil dari praktik pemalsuan data atau dokumen untuk kepentingtan tertentu. Itu bisa dilihat pada data register SMA Negeri 2 yang menjadi sekolah terlapor dulu. Disitu tercatat, terlapor lahir pada 1 April 1959.

Data itu berbeda dengan yang tercantum dalam Kartu Keluarga milik keluarga terlapor, dimana terlapor lahir pada 1 April 1960. Lain lagi yang tercantum dalam data laporan keuangan Bank Maluku. Di situ tertera bahwa mantan kepala divisi kredit Bank Maluku ini lahir pada 24 Juli 1959. Hal inilah yang juga diduga membuat terlapor dapat lolos dan terpilih sebagai Direktur Pemasaran Bank Maluku pada 24 April 2015.

Dijelaskan, dalam salinan laporan Serikat Pekerja Bank Maluku kepada polisi yang diterima koran ini, bahwa terlapor adalah seorang anggota Direksi Pemasaran Bank Maluku yang baru saja diangkat periode saat ini. Dan untuk mengikuti fit and proper test dan lulus sehingga akhirnya menjadi salah satu anggota Direksi Pemasaran pada Bank Maluku, terlapor diduga telah memalsukan atau memasukkan keterangan palsu di dalam data pegawai tetap Bank Maluku dan daftar waktu pensiun pegawai PT Bank Maluku terbaru.

Berdasarkan data yang ada di Bank Maluku, seharusnya terlapor telah pensiun pada 10 Agustus 2013. Tapi, dengan tindakannya yang diduga memalsukan atau memasukan keterangan palsu di dalam data pegawai tetap Bank Maluku dan daftar waktu pensiun pegawai PT Bank Maluku terbaru sehingga terlapor dapat tetap menjadi PT Bank Maluku bahkan menjadi salah seorang anggota direksi.

“Sebagai pelapor, klien kami siap untuk memberikan keterangan–keterangan lain sehubungan dengan laporan kami ini kepada pihak kepolisian apabila klien kami dipanggil untuk memberikan keterangan lebih lanjut berkaitan dengan laporan ini,” sebut Mourits Latumeten.(MAN)

Most Popular

To Top