Heygel : Keputusan Alhamid Sudah Tepat – Ambon Ekspres
Olahraga

Heygel : Keputusan Alhamid Sudah Tepat

AMBON, AE.—Ketua Umum (Ketum) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Ambon, Heygel Tengens, memberikan dukungannya kepada Ahmad Alhamid yang memutuskan mundur dari Pelatih Silat Pra PON Maluku.
Menurutnya, apa yang diputuskan Alhamid sudah tepat sebab Pra PON bukan ajang untuk ‘rekreasi’ atau jalan-jalan.’’ Saya rasa keputusan yang dia ambil sudah tepat karena untuk menyiapkan atlet ke Pra PON bukan hanya satu atau dua bulan,’’ katanya.

Dijelaskan, mundurnya Alhamid dari pelatih silat tentu berpengaruh pada persiapan atlet.’’ Dia pernah melatih tim PON Maluku di era 1996, 2000, 2004 dan 2008. Jadi mundurnya Alhamid merupakan pukulan telak bagi IPSI Maluku dan ini sangat memengaruh persiapan atlet menuju Pra PON di Gorontalo,’’ nilai dia.

Harusnya, lanjut Heygel, persiapan tim sudah dilakukan satu tahun lalu. Jangan jelang hari ‘H’ baru dilakukan persiapan.’’ Itu namanya persiapan untuk pergi berwisata, bukan Pra PON. Nah, dengan kondisi ini, para jagoan silat Maluku akan pulang dengan tangan hampa alias tidak mendapat tiket PON Jabar. Lihat saja nanti,’’ demikian Heygel.

Seperti diketahui, keputusanan Alhamid mundur lantaran persiapan menuju ke Pra PON tidak sesuai dengan skenarionya.’’ Harusnya tim sudah terbentuk, bukan jelang hari ‘H’ baru dibentuk. Pra PON itu bukan tempat untuk ‘rekreasi’, jadi mendingan mundur lebih awal,’’ beber Ahmad

Bukan hanya itu, ada intervensi oknum-oknum pengurus IPSI Maluku yang membuat pembentukan tim silat Maluku menjadi terlambat.’’ Saya merasa diremehkan dan pendapat saya tidak didengar lagi. Lebih baik mundur dari pelatih,’’ terangnya lagi.

Bayangkan saja, jelas dia, kerangka tim sudah dibentuk olehnya, namun dirombak lagi oleh oknum pengurus tanpa melakukan komunikasi terlebih dulu. Ini menandakan bahwa saya sudah tak diperlukan lagi.’’ Keputusan dirinya mundur sebagai pelatih dan pengurus sudah bulat, bahkan jika diminta untuk kembali melatih sekalipun, saya tidak mau menerimanya,’’ tegasnya.

Ahmad juga merasa sudah bosan dan jenuh dengan tingkah laku mereka (oknum pengurus) yang seenak hati ingin mengambil alih tugas yang sebenarnya bukan pekerjaannya.’’ Untuk saat ini, saya tetap kokoh pada keputusan saya, dan untuk sementara saya tidak punya niat untuk kembali melatih tim silat Maluku,’’ tegasnya lagi.’’ Saya hanya inginkan, semua pengurus bisa menjalankan tugas sesuai tupoksinya. Itu saja,’’ sambungnya.

Yang jelas, kata dia, dirinya telah mempertimbangkan matang- matang kepetusan mundur dari Tim Silat Pra PON Maluku.’’ Saya mundur dari penunjukkan pelatih dengan bermacam petimbangan yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Mungkin ini keputusan yang terbaik untuk menjadi pelajaran dan kemajuan bagi silat Maluku. Saya rasa atlet dan pengurus bisa mengerti,’’ pintanya.’’ Saya hanya berdoa agar pelatih yang menggantikan posisinya bisa memberikan yang terbaik di Pra PON mendatang,’’ imbuh dia. (ZAL)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!