Warga Sepa Mentangih Janji Ketua DPRD – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Warga Sepa Mentangih Janji Ketua DPRD

MASOHI,AE—Warga negeri Sepa, kecamatan Amahai kabupaten Maluku Tengah, mulai  terusik dengan tidak jelasnya sikap anggota DPRD terhadap rencana pembabatan lahan seluas 25 ribu hektar di petuanan negeri setempat oleh PT Bintang Lima Makmur. Warga mulai  mulai curiga, ada oknum  anggota dewan yang pandai melakoni sandiwara sehingga mengaburkan tuntutan mereka.

Rencana operasi PT Bintang Lima Makmur dengan masa kontrak selama 45 tahun di petuanan negeri Sepa berhasil membangkitkan kemarahan warga terutama kalangan pemuda dan pelajar lantaran aktifitas pemanfaatan lahan kayu di wilayah tersebut dinilai hanya akan memberi dampak berkepanjngan terutama terhadap lingkungan serta tanaman masyarakat seperti Pala, Cengkeh, Coklat dan tanaman lainnya.

Karena itu,  mereka melayangkan protes kepada pemerintah yakni Dinas Kehutanan dan Perkebunan termasuk kepada wakil rakyat di DPRD Maluku Tengah. Protes ratusan warga Sepa dalam bentuk aksi demontrasi pada pertengahan bulan kemarin guna mendesak pemerintah dan DPRD menghentikan rencana operasi PT Bintang Lima Makmur.

Di DPRD warga langsung diterima ketua Ibrahim Ruhunussa dan berjanji segera menggelar pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait yakni PT Bintang Lima Makmur. Warga Sepa dalam pertemuan tersebut mengatakan bangga dan berharap sikap politik yang disampaikan Ibrahim Ruhunussa menjadi solusi rencana operasi perusahan tersebut.

Namun, hingga kini janji yang disampaikan dihadapan ratusan warga tersebut belum direalisasi. “Janji setelah pulang kunjungan dari Pulau Banda akan memanggil pihak-pihak terkait, tapi sampai sekarang tidak. Ini ada apa,” tegas Said Muhammad Abubakar salah satu pemuda negeri setempat kepada Ambon Ekspres di Masohi, Kamis,(8/10).

Said mengatakan, ketidakjelas janji-janji ketua DPRD Ibrahim Ruhunussa telah menimbulkan keserasahan ditengah-tengah masyarakat. Mereka kwatir tiba-tiba perusahan tersebut masuk melakukan aktifitasnya di dalam hutan petuanan tanpa sepengetahuan masyarakat. Keresahan warga sebut Said bukan tanpa alasan sebab hingga kini mereka tidak mendapat informasi balik atas janji-janji yang disampaikan.

“Ini sandiwara apa yang sengaja dimainkan, masyarakat sudah resah dan khawatir, mereka menduga jangan sampai ada diantara anggota yang sudah masuk angin, terutama ketua DPRD Ibrahim Ruhunussa yang berperan dalam persoalan ini,” tandas Said.

Fungsionaris DPD KNPI Maluku Tengah ini menegaskan, DPRD segera memberikan jawab atas ketidajelasan sikap mereka. “Kami terus memantau langkah dan upaya mereka, prinsipnya kami berharap ketua DPRD yang saat ini menerima kami segara menjelaskan kendala apa sehingga sampai hari ini tidak ada sikap yang pasti dan jelas, sekali lagi kita ingatkan jangan sampai ada upaya lain dibalik aksi dan tuntutan kami ini, ” tegasnya mengingatkan. (ANC)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!