Bila Lelah, Jangan Paksa Diri Berlari Agar Tak Terserang Heatstroke – Ambon Ekspres
Kesehatan

Bila Lelah, Jangan Paksa Diri Berlari Agar Tak Terserang Heatstroke

Berlari adalah sebuah kegiatan olahraga yang mengutamakan daya tahan tubuh. Olahraga ini biasa dilakukan di luar lapangan dan banyak yang memilih untuk lari di pagi hingga siang hari. Tetapi, ingat perlu diwaspadai bahaya heatstroke bagi Anda yang gemar berlari hingga siang hari terlebih saat mengikuti lomba maraton.

Heatstroke adalah kondisi di mana tubuh sangat kehilangan cairan dan dapat menyebabkan kenaikan suhu diatas 40 derajat. Ketika tubuh sudah terlalu panas dan dehidrasi maka bisa muncul gejala mulai dari pusing, otot kejang, dan yang parah bisa menyebabkan kematian.

“Kita harus waspada jika kita ikut maraton, atau sekadar berlari dari pagi hingga siang. Karena perubahan suhu sangat berbeda saat jam delapan dan jam 11 siang,” ujar dr Andi Kurniawan, SpKO, dari Indonesia Sport Medicine.

Di Indonesia yang memiliki kondisi cuaca tropis dan lembab, tubuh dapat dengan mudah kehilangan cairan saat berlari. Hal tersebut yang membuat tubuh mudah haus dan sangat rentan terkena dehidrasi ataupun heatstroke.

“Orang yang terkena heatstroke, harus segera diberi tindakan dengan berusaha menurunkan suhu tubuhnya,” jelas dr Andi ketika ditemui di Runners Hangout yang digelar Pocari Sweat di Locanda Italian Restaurant, Panin Center Building, Senayan, Jakarta Selatan, dan ditulis pada Senin (12/10/2015).

Dijelaskan oleh dr Andri heatstroke ini sebenarnya disebabkan karena kecenderungan pelari dalam memaksakan diri melebihi batas kemampuan tubuh.

Sebelum berlari terutama untuk maraton seseorang sebaiknya memang harus membiasakan diri dengan berlatih, memiliki cairan yang cukup, dan kekuatan otot yang mumpuni.

“Selain otot kaki, otot perut dan punggung juga penting untuk dilatih. Konsumsi air harus cukup, dan terutama adalah latihan,” pungkas dr Andi. (fds/up)

Most Popular

To Top