Ribuan Pohon Coklat Terbakar – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Ribuan Pohon Coklat Terbakar

MASOHI,AE—Belum usainya upaya pihak-pihak terkait memadamkan api di hutan desa Maneo Rendah dan Maneo Tinggi kecamatan Seram Utara Timur Kobi, api kembali membakar habis ribuan pohon coklat dan tanaman perkebunan lainnya milik warga desa Wailulu, kecamatan Seram Utara Barat yang berjarak puluhan kilo dari dua kecamatan tersebut.

Warga desa Wailulu, terancam kehilangan mata pencaharian akibat terbakarnya kurang lebih 3000 pohon coklat dan tanaman perkebunan lainnya. Upaya masyarakat untuk memadamkan api untuk menyelamatkan ribuan pohon coklat dan tanaman lainnya tersebut hingga kini belum berhasil.

Hasan salah satu warga yang dihubungi Ambon Ekspres, Senin,(12/10) mengatakan,  warga terus berupaya memadamkan api dengan cara seadanya, namun hingga saat ini api terus menjalar ke tanaman warga lainnya.

Dia menduga sumber api berasal dari lahan perkebunan kelapa sawit yang berjakar sekira 700 meter dari perkebunan masyarakat. “Kebakaran mulai Jumat sore kemarin, sumber api dari kebun kelapa sawit hanya jarak 700 meter saja dari kebun masyarakat,” ungkapnya via telepon.

Sementara ini, warga sebutnya sedang mempersiapkan berbagai langkah agar melaporkan pembakaran tersebut kepada aparat kepolisian dan pemerintah daerah. “Cara lapor bagaiman ini, tapi katong (kami) sedang upaya agar persoalan kebakaran ini segera ditangani aparat dan pemda Malteng,” sebutnya.

Ironisnya, aparat kepolisian Polsek setempat maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) sama sekali baru mengetahui informasi kebakaran tersebut ketika dikonfirmasi wartawan. Kapolsek Seram Utara Barat, Iptu Melky yang dihubungi Ambon Ekspres terkejut saat ditanya peristiwa kebakaran tersebut.

“Ah, kapan? Saya belum tahu, saya lagi di Masohi ikut acara serah terima jabatan Kapolsek Kota Masohi dan Amahai,” pungkasnya singkat.

Senada, sekretaris BPBD Malteng, Haraji Patty mengaku heran adanya kebakaran di dewa Wailulu. “Ada kebakaran? Saya baru dari Kobi untuk upaya padamkan api disana, tapi nanti kita koordinasikan, dan warga segera lapor secara tertulis selenjutnya kita lakukan upaya,” singkatnya terpisah.

Anggota DPRD Maluku Tengah, Taslim Kaledupa yang juga asal Seram Utara meminta keseriusan aparat kepolisian dan dan pemkab melakukan pemadaman api yang telah menghanguskan perkebunan masyarakat. Dia juga mendesak aparat segera mengambil langkah melakukan pengusutan kebakaran tersebut.

“Pagi ini,(Senin,red) saya ditelepon warga Wailulu ada kebakaran yang sumbernya dari perkebunan sawit, memang antara kebun rakyat dengan kebun sawit tidak begitu jauh, karena itu saya harap kebakaran ini segara diusut aparat kepolisian,” desanya. (ANC)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!