Pendaftaran Rivai Ditunda – Ambon Ekspres
Trending

Pendaftaran Rivai Ditunda

AMBON,AE— Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Keadilan Sejahtera, kembali menunda pendaftaran calon bupati kabupaten Buru Selatan, Rivai Fatsey. Sementara itu berdasarkan jadwal, masih tersisah dua hari bagi kedua partai itu untuk mengajukan calon pengganti.

Ketua DPW PKS Provinsi Maluku, Aziz Sangkala saat dikonfirmasi Ambon Ekspres via pesan singkat, Kamis (16/10) mengatakan, paling lambat 17 Oktober, Rivai didaftarkan oleh PKS dan Gerindra. Seluruh persyaratan poencalonan maupun calon, sudah disiapkan.

“Paling lambat tanggal 17 Oktober. Insyah Allah persyaratannya sudah disiapkan. Tapi secara pasti, itu tim yang siapkan dan saya belum tahu,” kata Sangkala.

Sebelumnya kepada Ambon Ekspes, Sangkala mengatakan, DPP telah mengeluarkan rekomendasi untuk Rivai Fatsey. Ini dilakukan setelah dirinya mempresentasikan peluang pemenangan Rivai dan kesiapan mesin partai.

“Saya mendapat laporan tentang peluang besar kemenangan kandidat kita dalam pilkada Bursel. Mulai dukungan struktur PKS dari ranting sampai DPD, tokoh masyarakat bahwa basis besar beliau (Rivai) di enam kecamatan. Saya langsung berkoordinasi dengan DPP untuk meyakinkan mereka agar segera mengeluarkan rekomendasi, dan akhirnya kemarin (Selasa-red), sudah ditanda tangani presiden dan Sekjen,”katanya.

Namun, lanjut mantan anggota DPRD Maluku Tengah itu, sejak dilantik hingga kemarin, DPW PKS provinsi secara organisatoris belum bertemu langsung dengan kandidat. Olehnya itu, kandidat bupati segera berkoordinasi dengan PKS untuk penyusunan program dan langkah strategis untuk memenangkan Pilkada.

“Tapi rekomendasi sudah berada di DPW, dan sudah rapat dengan badan pengurus harian DPW bersama ketua DPD untuk menentukan langkah-langkah strategis partai selanjutnya,” ungkapnya.

Soal kesiapan, Aziz memastikan seluruh infrastrukur partai akan bekerja maksimal untuk memenangkan pasangan yang diusung.”Yang pasti seluruh mesin partai mulai dari wilayah, DPD, DPC sampai ranting, dan seluruh kader, bahkan simpatisan siap memenangkan kandidat,” tegasnya.

Anggota KPU provinsi Maluku, La Alwi kepada Ambon Ekspres via sms, pukul 17.00 wit, juga membenarkan, belum ada pendaftaran Rivai yang berpasangan dengan Antonius Lesnussa.”Sampai jam ini belum ada pendaftaran . Dari pantauan di posko induk tim HIKMAT, telah ada persiapan berupa tenda dan panggung untuk deklarasi. Kita tunggu saja 2 hari sisa ini,”kata Alwi.

KPU Bursel juga telah melakukan sosialisasi, Rabu (14/10) untuk menjelaskan secara detail persyaratan yang wajib dipenuhi pasangan calon. “Sosialisasi dihadiri pimpinan parpol,tim kampanye, pers, KPU Bursel, dan Panwaslu.

Sosialisasi untuk mempertegas waktu pendaftaran pasangan calon dan menjelaskan dokumen syarat pencalonan dan syarat calon yang wajib disampaikan saat pendaftaran yang waktunya tiga hari tgl 15 sampai 17 oktober 2015,”katanya.

Dia melanjutkan, bila pada saat pendaftaran, belum ada yang lengkap diluar syarat wajib, pasangan calon diberi waktu tiga hari untuk melengkapinya. Pasangan calon dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TSM), apabila sampai batas waktu, belum  melengkapi persyaratan.

“Soal waktu, bila pada masa pendaftaran ada yang belum lengkap diluar syarat yang wajib pada saat mendaftar, masih diberi waktu untuk memperbaiki dengan catatan,sangat terbatas yaitu tidak lebih dari 3 hari setelah menerima pendaftaran,” jelasnya. Sembari menambahkan, untuk agenda ini, saya langsung supervisi dan pendampingan di Namrole,” ketusnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, DPP Partai Gerindra telah mengeluarkan rekomendasi kepada Rivai Fatsey sebagai calon pengganti pada 6 Oktober. Gerindra punya 3 kursi dan PKS 2 kursi.

Rivai direkomendasikan sebagai calon bupati menggantikan almurhum ayahnya, Hakim Fatsey yang meninggal 15 September. Berdasarkan Peraturan KPU nomor 12/2015 tentang pencalonan, KPU Bursel membuka pendaftaran atau pengajuan calon pengganti 3-17 Oktober. Jika pasangan Rivai-Anton dinyatakan memenuhi, akan bertarung dengan pasangan Tagop Soulissa-Ayub Salekey yang diusung oleh PDIP, Golkar, Partai NasDem, PKB, Partai Hanura dan PPP. (TAB)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!