Hari Ini Far-Far Jadi Caretaker SBT – Ambon Ekspres
Trending

Hari Ini Far-Far Jadi Caretaker SBT

AMBON,AE— Aksi demonstrasi ratusan warga kabupaten Seram Bagian Timur di kantor bupati setempat, berlanjut. Setelah melakukan aksi pada, Kamis (15/10) siang, yang berujung pada saling dorong dengan aparat keamanan, barisan pendemo tidak bergeser. Mereka bahkan bermalam di kantor bupati, hingga kemarin  dan  melaksanakan sholat Jumat di kantor itu.  Hari ini gubernur berencana melantik Karo Hukum Setda Maluku Hendrik Far-Far sebagai penjabat bupati kabupaten SBT.

Salah satu peserta demonstrasi, Yasin Kelian kepada Ambon Eskpres mengungkapkan, aksi sementara dihentikan untuk mengikuti perkembangan perhatian dari gubernur Maluku Said Assagaff atas aspirasi pendemo.

“Tadi  dilanjutkan   orasi  lagi   mulai jam 9 pagi, sampai waktu sholat Jumat, dan semua  sholat jumat di kantor bupati. Kita sudah bubar dan sementara evaluasi,” kata Kelian, Jumat (16/10).

Apakah akan  ada aksi lagi, Kelian belum dapat memastikan. Itu akan dipertimbangkan setelah mengevaluasi aksi sebelumnya dan melihat perkembangan informasi dari pemerintah provinsi Maluku terkait tuntutan mereka.

Diakuinya, pada aksi sebelumnya, pelaksana tugas (Plt) bupati kabupaten SBT Syarif Makmur menemui pendemo untuk menerima aspirasi mereka. Pendemo berharap, Syariuf Makmur dapat memfasilitasi pendemo,menyampaikan tuntutan mereka, menolak SK penunjukkan Hendrik Far-Far sebagai penjabat bupati kabupaten SBT. “Tuntan hanya satu, yaitu menolak SK Caretaker SBT, Pak Hendrik Far-Far. Itu saja. Kami berharap ada perhatian bapak gubernur,” harapnya.

Sumber terpercaya Ambon  Ekspres  menyebutkan, hari  ini gubernur Maluku Said Assagaff melantik Hendrik Far-Far sebagai penjabat bupati kabupaten SBT. Pelantikan akan dilakukan secara tertutup. Sehingga, ruangan ayang akan digunakan untuk pelantikan pun dirahasiakan.
“Pelantikan di kantor gubernur,  besok ( hari ini-red) jam 10 pagi. Sifatnya terbatas. Belum tahu alasanya, tapi memang besok pelantikan jalan,” ungkap sumber yang tidak bersedia namanya ditulis ini, kemarin.

Sementara itu, gubernur Maluku Ir Said Assagaff, saat dikonfirmasi  tidak memberikan komentar banyak,. Hanya saja  Assagaff meminta masyarakat Maluku khususnya warga SBT untuk bersabar dan tidak berpolimik tentang  Penjabat bupati di sana.”Pasti ada, tidak usah berpolemik. Ini tanggungjawab saya sebagai gubernur dalam menjalankan semua instruksi menteri,” ujar Assagaff.

Terkait  batas waktu pelantikan, Assagaff mengatakan tidak ada batas waktu yang ditentukan oleh kemendagri,”Tidak usah pakai batas waktu, ini tanggungjawab saya kepada menteri,” tandasnya lagi. Disinggung soal  kericuhan di SBT, Assagaff meminta kepada semua pihak untuk bersabar,” Makanya bersabar lah. Jangan mendesak saya untuk harus melantik, situasi daerah, saya yang bertanggungjawab,” tambah dia.

Kapolres Seram Bagain Timur Komisaris Besar Polisi Wawan Setiawan menjelaskan, untuk pengamanan aksi unjuk rasa yang berlangsung di Kota Bula, Kabupaten SBT Jumat pagi kemarin, ada 250 personil Brimob dan satuan polres yang diturunkan.

Peningkatan pengamanan dengan melibatkan personil brimob tersebut, guna mengantisipasi terjadinya peningkatan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, saat pelantikan caretaker bupati nanti. “Mungkin yang kemarin itu 100 personil yang notabene polisi. Sedangkan demo tadi (Jumat kemarin red), kita turunkan 250 personil gabungan seluruh satuan di perkuat dengan brimob BKO dari Polda,” jelasnya.(MAN/ARI/AHA)

Most Popular

To Top