PNS BPJJN Ada Juga Main Proyek – Ambon Ekspres
Trending

PNS BPJJN Ada Juga Main Proyek

AMBON, AE— Sejumlah proyek pemeliharaan jalan di Balai Jalan Jembatan Nasional atau BPJJN Wilayah Maluku-Maluku Utara, diduga dikerjakan oleh pegawai negeri sipil diinstitusi tersebut. Ini dilakukan sudah cukup lama, dan tidak melepas pada masyarakat atau pihak ketiga. Bahkan ada dugaan proyek tersebut tak pernah dilaksanakan.

Informasi yang diperoleh Ambon Ekspres menyebutkan, proyek pemeliharaan cukup banyak dan ada dihampir semua kabupaten yang terdapat jalan nasional. “Ada yang dikerjakan, ada pula tak dikerjakan. Nanti pasti tahun depan ada lagi,” ungkap sumber Koran ini.

Biasanya, proyek yang ditangani atau tidak dikerjakan oleh PNS berada dibawah Rp250 juta. Proyek dengan nilai Rp250 juta kebawah ini tidak lagi melalui proses tender atau penunjukan langsung. “Apalagi ada kebijakan pusat, untuk mempercepat tender proyek, dan tidak perlu takut bermasalah secara hukum. Ini tentu dimanfaatkan betul,” ungkap sumber ini lagi.

Kepala Balai jalan Amran Mustari yang dikonfirmasi, mengatakan, untuk pemeliharaan secara rutin, dilakukan secara swakelola  oleh Satuan kerja. Sementara pemeliharaan berkala, dilakukan oleh pihak ketiga. ”Jadi swakelola itu langsung oleh Satker. Itu pemeliharaan rutin, tiap tiga bulan dipelihara,” ungkap Mustari.

Sedangkan soal ruas jalan trans Seram yang rusak, dia mengaku, belum tahu banyak. Namun, beberapa ruas jalan di Maluku, yang anggaran pemeliharannya baru disalurkan melalui Balai jalan pada tahun depan. Sebelumnya masih ditangani oleh Satker Dinas Pekerjaan Umum.
“Jadi untuk jalan itu, nanti saya tanya dulu di Satkernya agar jelas. Apakah sudah tangani sebelumnya, atau tahun depan. Ini yang perlu kita lihat lagi,” katanya via seluler, kemarin.

Laporan masyarakat tentang kerusakan jalan trans  seram yang belum diperbaiki pihak Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan (BPJJN) wilayah Maluku-Maluku Utara. Kemarin, komisi C DPRD Maluku meninjau ruas jalan tersebut. Bila terbukti belum diperbaiki, komisi C kembali memanggil pihak balai jalan.

Wakil ketua komisi C DPRD Maluku Robby Gasperz mengatakan, laporan tersebut telah menjadi perhatian khusus pimpinan dan anggota komisi yang membidangi masalah infrastruktur.  Komisi C  mengutus  tiga anggota komisi itu untuk turun ke sana, melihat secara langsung kondisi jalan.

“Tiga anggota dari tiap komisi DPRD yang akan turun ke sana. Ini juga untuk meninjau kebakaran hutan di pulau Seram. Nah, tiga anggota komisi C yang akan ke sana itu juga akan melihat secara langsung kondisi kerusakan jalan itu,” katanya, Kamis (15/10).

Ditegaskan, seharusnya balai jalan telah memperbaiki ruas jalan tersebut sesuai hasil pertemuan dengan komisi pada empat bulan lalu. Sebab, jalan itu merupakan akses utama menuju kecamatan Wahai kabupaten Maluku Tengah hingga ke kota Bula kabupaten Seram Bagian Timur.

Belum lagi, kondisi daerah di sana adalah pegunungan dengan jurang-jurang yang sangat dalam, sehingga bila jalan dalam kondisi rusak, dapat mengganggu kelancaraan arus lalulintas. Bahkan, berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Kalau mereka belum perbaiki, pasti kita akan mengundang lagi untuk meminta penjelasan tentang komitmen mereka dalam bekerja sesuai hasil pertemuan sebelumnya itu,” tegas politisi partai Gerinda  itu.(MAN)

Most Popular

To Top