Pemkot Diminta Tuntaskan Dualisme RT – Ambon Ekspres
Amboina

Pemkot Diminta Tuntaskan Dualisme RT

AMBON, AE.—Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon diminta secepatnya menuntaskan persoalan dualisme kepengurusan Rukun Tetangga (RT) di kawasan Gunung Nona, kecamatan Nusaniwe Ambon. Wakil Ketua Komisi I DPRD Ambon Leonora Eka Far Far mengatakan, persoalan dualisme kepengurusan RT merupakan persoalan yang serius dan harus diselesaikan oleh pemerintah Kota Ambon.

“Kami himbau Pemkot secepatnya melihat hal ini. Karena jika dibiarkan akan semakin menyulitkan warga di sana. Jika dilihat legalitas ada pada RT yang sudah disahkan lurah setempat yakni RT.002/RW.004, namun di tahun yang sama muncul lagi RT.004/RW.005 yakni Tahun 2011,” ungkap Leonora kepada Ambon Ekspres, di Balai Rakyat DPRD Ambon, Jumat (16/10).

Politisi muda asal PDI-P ini menilai, persoalan tersebut perlu diselidiki, jika ada dualisme maka perlu melihat SK yang dikantongi masing-masing RT. Karena jika terbukti ada dualisme RT sejak 2011 lalu maka ini sangat menyalahi aturan.

Untuk itu dalam waktu dekat, Komisi I yang membidangi pemerintahan akan mengundang lurah Nusaniwe dan Pemkot Ambon bagian pemerintahan, serta RT setempat.

BACA JUGA:  Pemkot Diminta Fokus Benahi Ambon

Penjelasan mereka perlu didengar, sehingga Pemkot bisa melihat dan bisa secepatnya mengaluarkan Surat Keputusan (SK) bagi RT yang benar-benar berhak atas wilayah tersebut.

Sebelumnya, Walikota Ambon Richard Lohenapessy, ketika ditemui Ambon Ekspres usai menghadiri Paripurna 4 DPRD Ambon Selasa malam (13/10) mengatakan, tidak mengetahui bahwa ada dualisme kepengurusan RT di kawasan tersebut.

Dirinya mengaku, akan kembali menanyakan kepada bagian pemerintahan untuk mengetahui secara pasti. Karena seorang RT itu diangkat menggunakan Surat Keputusan (SK) resmi yang telah diakui oleh pemerintah kota Ambon, sehingga sangat mustahil jika ada dua RT dalam satu kawasan. Karena setiap RT hanya memiliki satu SK yang sah.

“Menurut saya tidfak mungkin. Karena RT diangkat dengan surat keputusan, dan tidak mungkin ada dualisme RT disana. Kecuali mungkin ada internal atau berbeda pendapat baru ada yang angkat dia punya diri sebagai RT mungkin itu bisa. Tetapi SK nya tetap satu. Coba diteliti SK RT mana yang sah,” pinta Louhenapessy. (ISL)

Most Popular

To Top