Masalah Baru Tersangka Vanath – Ambon Ekspres
Trending

Masalah Baru Tersangka Vanath

AMBON, AE— Dinilai lamban dalam pengusutan dan penuntasan kasus dugaan tindak pidana pencucian Uang (TPPU) dan tindak pidana Korupsi mantan Bupati Seram Bagian Timur Abdullah Vanath, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Maluku, menampiknya. Kali ini bukan lagi masalah audit, mereka justeru mengaku kasus Vanath minim bukti.

“Untuk TPPU nya itu masih minim alat bukti. Alat buktinya apa produk-produk perbankan itu. Misalkan bukti pengeluaran uang dengan menggunakan cek itu, yang sampai saat ini belum kita dapat,” jelas Direktur Reskrimsus Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi Budi Wibowo, kepada koran ini, di Kantornya, Senin kemarin.

Padahal, kata dia bukti itu telah dimintakan olehnya ke Bank Mandiri Pusat di Jakarta. Namun hingga saat ini, tak kunjung untuk didapatkan.  “Sudah kita minta seluruh produk perbankan yang berkaitan dengan TPPU itu ke Bank pusat tetapi belum ada yang diberikan kepada kami. Dan itu yang sementara kami upayakan,” katanya.

BACA JUGA:  Jaksa Menanti Tersangka Vanath

Dia mengaku, jika seluruh bukti yang diperlukan untuk memperkuat berkas perkara tersebut, sudah dikantongi pihaknya, maka berkas perkara itu sudah diselesaikan. “Ini karena dari awalnya penyidik terdahulu menjerat dengan dengan TPPU. Padahal terlalu gegabah. Kalau dijerat dengan korupsi maka sudah selesai,” terangnya.

Wibowo mengaskan, tanpa di demopun, jika seluruh alat bukti itu sudah cukup, maka sudah pasti kasus Vanath akan dituntaskan. “Sebagai warga negara yang baik, maka sudah menjadi kewajiban untuk menuntaskan dan menyelesaikan segarla kasus hukum yang ada. Asalkan bukti-buktinya kuat. kalau kurang kan sama aja,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua Front Pemuda Muslim (FPM) Maluku, Rusdy Rumata meminta, kepada pihak penyidik Direkrimsus, untuk segara membuktikan status tersangka Abdullah Vanath itu dengan menuntaskan kasus TPPU yang menjeratnya.

Namun jika tidak, baiknya penyidik segara mengeluarkan Surat pemberhentian Penyidikan Perkara (SP3) kasus tersebut. “Kalau benar bersalah segera tuntaskan kasusnya dan menahan yang bersangkutan. Tetapi jika tidak bersalah terbitkan saja SP3 kasus ini. biar jangan publik bertanya soal kepastian kasus Vanath ini,” katanya.

BACA JUGA:  Jaksa Menanti Tersangka Vanath

Dikatakan, hal tersebut mengingat proses kasus TPPU yang menjerat ketua tim sukses pangsangan Sus-Goo itu, hingga kini belum ada kejelasan pasti. “Hukum itu butuh kepastian, dan tidak boleh tebang pilih. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah kepastian itu, bukan saling menyalahkan dulu dan sekarang,” sindir putra Seram Timur itu.

Olehnya itu Rumata menyarankan, agar polisi saat ini harus serius dalam penuntasan kasus tersebut, sehingga tidak menimbulkan citra buruk atas kinerja aparat penegak hukum di negeri ini.

“Sebelum masyarakat memberikan mosi ketidakpercayaan terhadap kinerja aparat penegak hukum, dalam menegakan hukum di Maluku. Terutama masyarakat SBT, maka alangkah baiknya polisi segera tuntaskan kasus Vanath ini,”tegasnya. (AHA)

Most Popular

To Top