Pariella Siap Lawan Pentury – Ambon Ekspres
Trending

Pariella Siap Lawan Pentury

Ambon, AE— Pemilihan Rektor yang sebentar lagi dihelat Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, bukan sekadar pesta demokrasi. Tapi sudah bernuansa politik yang penuh dengan kepentingan dan nilai tawar. Untuk dapat terlibat sebagai pemain utama, harus menyiapkan cost politik besar. Sementara, Tony Pariella siap ikut dalam pemilihan rektor.

Fakultas Pertanian yang mendominasi jumlah anggota senat Unpatti Ambon, sekitar 15 dari 59 anggota senat universitas, pada pemilihan rektor kali ini tidak mengajukan calon dari kalangan internal, seperti pemilihan rektor sebelumnya. Pemilihan rektor sebelumnya, 2011 lalu, Fakultas Pertanian mengusung satu calon rektor, Dr. Agustinus Kastanya.

Salah satu anggota senat Fakultas Pertanian, Dr. John Riry, yang dikonfirmasi Ambon Ekspres membenarkan kalau fakultas yang dipimpin Prof. Dr. Ir. J. M. Mattinahoru tidak memiliki calon internal. Fakultas itu, hanya menunggu calon yang berasal dari luar untuk yang mau mendaftar dan dicalonkan oleh Fakultas Pertanian.

“Kami sudah lakukan rapat senat fakultas, kami sepakat untuk tidak ada calon internal karena tidak punya cost politik. Karena untuk ikut, diperlukan cost politik yang besar. Ini sudah bernuansa politik. Jadi kami hanya menunggu calon dari luar yang mendaftar untuk menjadi calon dari Fakultas Pertanian,” terangnya, (Selasa, 20/10).

Sementara itu, Prof. Dr. Tony Pariella yang digadang-gadang ikut dalam proses pemilihan calon rektor semakin percaya diri untuk melangkah. “Kita kan semua punya hak untuk maju (mencalonkan diri),” ujarnya saat dihubungi

Ambon Ekspres.
Kepastian Pariella tersebut sekaligus menjawab isu tentang siapa saja bakal calon Rektor Unpatti untuk periode 2016/2020, selain Prof. Dr. Thomas Pentury. Bahkan akan ada persaingan ketat untuk merebut mayoritas suara anggota senat.

Menurut Pariella, saat ini, belum ada calon yang memiliki kekuatan, termasuk dirinya. Tapi berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, Pariella berharap, agar basis pendukungnya dari beberapa fakultas dan guru besar masih tetap terjaga. “Kita lihat nanti saja,” pungkasnya. (ADI)

Most Popular

To Top