Jaksa: Kasus Bank Maluku Wajib Tuntas – Ambon Ekspres
Trending

Jaksa: Kasus Bank Maluku Wajib Tuntas

AMBON,AE— Kasus dugaan mark up anggaran pembelian gedung bank Maluku cabang Surabaya masih terus diproses oleh aparat penegak hukum di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku. Jaksa juga menegaskan, kasus bank Maluku wajib dituntaskan karena merupakan laporan masyarakat.

Hingga kemarin, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku belum melangkah ke tahap penyelidikan. Masih melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket). Prosesnya terkesan lamban karena sejumlah penyidik masih konsentrasi pada kasus lain.

“Masih Pulbaket. Kita harus hati-hati agar proses ini dapat berjalan dengan baik,” ungkap Kasi Penerangan hukum dan Humas Kejati Maluku, Boby Kin Palapia, Kamis (22/10).

Sebelumnya, sejumlah petinggi Bank Maluku telah dimintai keterangan diantaranya Direktur utama bank Maluku Idris Rolobessy, Direktur Kepatuhan  Izaac Thenu, Kepala Devisi Renstra Petro Tentua, mantan Kepala Devisi Umum dan Hukum FD Sanaky dan Kasub Divisi Umum  Tience Joanda. serta tiga staf Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku. Keterangan para pihak itu, menjadi petunjuk bagi jaksa untuk menetukan langkah selanjutnya.

BACA JUGA:  Kenapa Edwin-RR Kini Diam?

Jaksa masih harus meminta keterangan dari sejumlah pihak lain, sebab keterangan yang telah ada saat ini masih perlu dikuatkan lagi. Namun belum diputuskan, siapa lagi yang akan dimintai keterangan.

Kendati prosesnya berjalan lamban, namun jaksa tetap menaruh perhatian serius pada kasus itu, sebab merupakan laporan resmi dari masyarakat kepada korps Adhyaksa. Sehingga wajib diusut sebagai institusi penegak hukum.

Pulbaket akan dilakukan hingga dinilai telah menjadi data yang kuat, dilanjutkan dengan melakukan penyelidikan.
“Kami tetap proses. Ini kan tugas kami. Apalagi saat ini, kan masih dalam tahap pulbaket, tahap awal,  jadi masih ada proses-proses selanjutnya,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Serikat Pekerja PT Bank Maluku, Mourits Latumeten mengungkapkan, beberapa anggota Serikat Pekerja bank Maluku telah dipanggil dan dimintai keterangan oleh penyidik Polda Maluku pada, Rabu (21/10) terkait kasus dugaan pemalsuan identitas direksi bank Maluku, Alteha da Costa.

“Polisi telah memeriksa  serikat  Pekerja PT Bank Maluku sebagai pelapor untuk memberikan keterangan di depan penyidik,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kasus Bank Maluku Naik Penyidikan

Pihaknya mengapresiasi langkah polisi yang merespon cepat  laporan pihaknya tersebut. Koordinasi dengan Polisi terus dilakukan untuk memastikan proses hukum terhadap  kasus tersebut  tidak tersendat, apalagi harus terhenti.

“Kami kira ini kasus yang cukup serius, karena menyangkut dugaan pemalsuan data diri, sehingga harus diusut hingga tuntas. Prinsipnya, kami akan mengawalnya hingga di persidangan,” kata Mourits. (MAN)

Most Popular

To Top