Usai Pra PON, Forki Maluku Rencanakan Try Out ke Malaysia – Ambon Ekspres
Olahraga

Usai Pra PON, Forki Maluku Rencanakan Try Out ke Malaysia

Kasrul : Peningkatan Prestasi Jadi Fokus Kami

AMBON, AE.—Usai melakoni babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) cabang olahraga (cabor) karate di GOR Universitas Negeri Medan akhir pekan lalu, para  karateka andalan Maluku yang berhasil menembus PON Jawa Barat (Jabar) harus kembali mempersiapkan fisik dan mental untuk melakoni beberapa beberapa kejuaraan.

Terbaru, pihak Forki (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) Maluku akan mengirimkan beberapa karateka untuk mengikuti try out ke luar negeri. Karateka yang digembleng ke Malaysia, juga merupakan persiapan menuju PON 2016, Jabar.

Tujuan inti dari try out ke Negeri Jiran, Malaysia, yakni agar dalam PON, empat petarung itu mampu meraih prestasi terbaik. Empat karateka itu adalah Valent (kelas -60 kg), Petrus (kelas -75 kg), Agri Ivol (kelas -84) dan Merlin Entamoing yang turun di kelas -50 kg.

Ketua Umum (Ketum) Forki Maluku, Kasrul Selang mengatakan, empat karateka yang dipersiapkan pada umumnya merupakan atlet andalan daerah ini.’’ Mereka sudah berhasil ‘mencuri’ empat tiket PON Jabar.

Nah, untuk menjaga stamina, teknik maupun fisik, maka solusinya adalah harus berbanyak uji coba. Olehnya itu, kami berencana mengirim mereka untuk try out ke luar negeri,’’ ungkap Kasrul kepada Ambon Ekspres di Ambon, kemarin.

Forki Maluku, lanjut dia, hanya mengirimkan karateka yang berpeluang memberikan kontribusi medali (emas, perak dan perunggu) buat daerah ini.’’ Dengan rentang waktu yang tinggal setahun ini, harus dimanfaatkan untuk berbenah secara maksimal,’’ ungkapnya.’’ Fokus kami adalah peningkatan prestasi. Atlet-atlet yang sudah ada terus ditingkatkan kemampuannya dan lebih banyak ikut dalam kejuaraan, baik di Tanah Air maupun di Malaysia,’’ sambung dia.

Kenapa harus Malaysia yang jadi negara tujuan try out? Kasrul berujar, dipilihnya Malaysia, karena di daratan Asia (Malaysia) sering sekali digelar event atau kejuaraan karate berlebel dunia.’’ Kami mengirimkan karateka bukan untuk latihan saja, tetapi menguji mental dan menambah jam terbang latih tanding, mempertajam naluri, serta mengukur pengalaman bertanding karateka,’’ terang dia.

Kasrul menambahkan, atlet karate Maluku yang disiapkan tampil PON Jabar nanti, masih butuh try out untuk memantapkan teknik dan mental.’’ Saat ini, atlet yang sudah lolos PON hanya menjalani latihan di perguruan masing-masing. Sebab, KONI Maluku belum menetapkan jadwal dan belum ada training camp (TC). Jadi, kami agendakan untuk try out ke luar negeri. Skenario ini harus dijalankan,’’ demikian Kasrul.

Sementara itu, Yos Madeten mengakui, jika saat ini latihan atlet belum maksimal dan belum teratur.’’ Karena belum ada jadwal lanjutan dari KONI Maluku terkait persiapan atlet menuju PON Jabar,’’ beber dia.
Dijelaskan, selain jadwal latihan, atlet juga butuh simulsi tanding.’’ Memang perlu try out, untuk melatih dan mengukur kemampuan tim,’’ katanya.

Dikatakan, ada beberapa daerah lain sudah merencanakan try out ke luar negeri.’’ Bila try out dalam negeri, kekuatan tim bisa terbaca. Untuk itu, dia berharap agar Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Maluku bisa memprogramkan try out ke luar negeri,’’ harap dia.’’ Jabar melakukan try out ke Jepang. Sumut dan DKI itu ke Thailand. Jadi, Maluku harus ke Malaysia,’’ tutup dia.

ATLET DIGANJAR BONUS
Sebagai apresiasi atas perjuangan atlet pada babak kualifikasi PON di Medan beberapa hari lalu, Forki Maluku memberikan penghargaan berupa bonus kepada semua karateka yang berhasil menembus PON Jabar (termasuk atlet yang gagal).’’ Jumlahnya tidak besar.

Namun pemberian bonus ini merupakan salah satu penghargaan dari kami (Forki) untuk kalian (atlet),’’ ungkap Kasrul Selang saat memberikan bonus kepada Merlin dan kawan-kawan.

Dijelaskan, prestasi yang diraih merupakan langkah awal menuju PON.’’ Ini langkah awal bagi kalian dan jangan terlena dengan hasil yang sudah ada. Harus terus berlatih dan berlatih agar supaya kualitas permainan bisa tetap terjaga,’’ ingatnya.

Kasrul menegaskan, di PON nanti, kekuatan akan merata. Ancaman baru kini datang dari Sumut, Sulsel hingga Bali. Jadi siapa yang paling siap saja nanti yang akan keluar sebagai pemenang.’’ Tidak bisa lagi dilihat dari senioritas seorang pemain,’’ jelasnya.’’ Saya harap, prestasi di Pra PON bisa diulang saat PON Jabar 2016 mendatang,’’ imbuh Kasrul. (ZAL)

Most Popular

To Top