DPRD: Segera Tetapkan Sekprov – Ambon Ekspres
Trending

DPRD: Segera Tetapkan Sekprov

AMBON,AE— Sejumlah anggota DPRD Maluku minta Kementrian Dalam Negeri segera menetapkan sekretaris provinsi dari tiga nama yang diusulkan gubernur Maluku. Ini penting, agar tidak terjadi kekosongan jabatan Sekprov setelah akhir masa jabatan Ros Far-Far 23 November mendatang.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Provinsi Maluku, Abdullah Marasabessy, kepada Ambon Ekspres, Selasa (3/11), mengatakan, penetapan Sekretaris provinsi harus segera dilakukan. Apalagi, semua proses telah dilalui.  “Kan masa akhir jabatan ibu Far-Far (Sekprov saat ini) 23 November. Artinya tidak lama lagi. Masyarakat Maluku tidak ingin sekprov itu pelaksana tugas. Olehnya itu, saya kira Menteri Dalam Negeri segera menetapkan sekprov,” kata Abdullah.

Seperti diketahui, Gubernur Maluku, Said Assagaff telah mengusulkan tiga nama calon sekprov Maluku ke Kemendagri sesuai urutan nilai yang diperoleh selama seleksi. Kemendagri akan menetapkan satu diantara tiga besar nama yang diusulkan itu.

Marasabessy melanjutkan, keberadaan sekprov devinitif sangat penting bagi efektifitas penyelenggaraan pemerintahan. Terutama pembahasan anggaran di DPRD dan kebijakan strategis lainnya yang dibutuhkan masyarakat.  “Kalau hanya Plt, tentu berdampak terhadap kebijakan daerah. Intinya, segera Mendagri menetapkan Sekprov devinitif,” paparnya.

Namun, pemerintah daerah, dalam hal ini gubernur Maluku, Said Assagaff, harus berkomunikasi secara baik dengan Mendagri dan partai penguasa. Ini penting, kata dia, agar pemerintah mengetahui dengan pasti keinginan masyarakat Maluku tentang adanya Sekprov.
“Yang paling penting, adalah gubernur harus melakukan komunikasi intens dengan Mendagri, agar secepatnya menetapkan sekprov. Jangan sampai jabatan sekprov diisi oleh Plt,” pintah legislator dari daerah pemilihan Maluku Tengah itu.

Senada juga disampaikan anggota DPRD asal PDIP, Lucky Wattimuri. Karena kata dia, meski sebagai representasi suara rakyat, namun DPRD tidak punya intervensi yang dapat mempengaruhi keputusan pemerintah pusat untuk menetapkan sekprov.  “Karena itu, kami meminta agar gubernur melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri agar secepatnya sekprov Maluku ditetapkan. Itu yang penting saat ini,”katanya.

Namun, dia menambahkan, Kemendagri juga harus aktif meresponi keinginan masyarakat untuk segera menetapkan Sekprov Maluku. Pasalnya kata dia, akan terjadi kekosongan bila hingga akhir massa jabatan Far-Far, sekprov belum ditetapkan.

“Kami juga meminta agar proses penerbitan SK segera dilakukan, agar tidak ada kekosongan atau permasalahan lain yang timbul akibat keterlambatan penetapan sekprov. Kita berharap pemerintah pusat mendengarkan keinginan bersama ini,”tandasnya.

Anggota DPRD Maluku asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Suhfi Majid, mengatakan, penetapan Sekda definitif oleh Mendagri penting untuk segera dilakukan karena posisi sekprov yang strategis dalam struktur tata kelolah pemerintahan propinsi sehingga proses-proses penyelenggaraan pemerintahan berjalan kondusif.

Jika pertimbangan juridis, maka tidak ada alasan yang cukup memadai untuk penetapan sekprov ditunda. Karena proses -proses seleksi oleh tim seleksi sudah dilakukan dengan tahapan yang ada. “Maka sudah seharusnya tetapan sekprov dilakukan. Apalagi sandarannya pertimbangan juridis, penundaan penetapan sekprov menjadi tidak relevan,” ungkap Suhfi lagi.

Jika terjadi penundaan karena alasan lain, seperti alasan politis, Suhfi menyebut, harusnya tidak bisa terjadi. “Jabatan strategis sekprov adalah mata air. Jadi pertimbangan politis kadang ikut bermain. Banyak kaki bercabang yang punya kepentingan. Tapi proses-proses dan timeline yang ada harusnya dihormati oleh Mendagri,” tandas Suhfi.

Namun menurutnya, penetapan terhadap Sekprov Maluku yang baru menjadi keharusan untuk disegerakan. “Maluku butuh sekprov baru. Sekprov yang energik, bervisi dan memiliki kemampuan menata kedalam serta membangun kebangkitan optimisme. Clean and good governance menjadi indikator suksesnya,” imbuh Wakil Ketua Umum DPW PKS Maluku ini.
(TAB)

Most Popular

To Top