Jaga Kamtibmas Butuh Peran Masyarakat – Ambon Ekspres
Amboina

Jaga Kamtibmas Butuh Peran Masyarakat

Sinambela : Waspadai Aksi Provokator

AMBON, AE.—Guna menjaga, memelihara serta meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polda Maluku melakukan tatap muka dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh adat di daerah ini.

Kegiatan tersebut bertujuan agar semua elemen dapat membantu pihak kepolisian dalam memelihara dan meningkatkan keamanan di Maluku.

Direktur Bimas Polda Maluku, Kombes Polisi Tony EP Sinambela dihadapan tokoh masyarakat, pemuda, agama dan adat mengungkapkan, kebutuhan akan kamtibmas yang kondusif tentunya bukan hanya keinginan aparat penegak hukum, dalam hal ini Polri. Namun hal itu juga merupakan keinginan seluruh masyarakat.

Untuk mewujudkan hal itu, kata dia, kepolisian terus berupaya untuk meningkatkan profesionalismenya. Sebab peran kepolisian selaku penegak hukum diharuskan dapat memberikan keamanan serta kenyamanan bagi masyarakat.

“Untuk memelihara dan meningkatkan kamtibmas, diperlukan sinergi antara masyarakat dan Polri. Hubungan ini dapat dilihat dari peran aktif masyarakat dalam membaca situasi dan kondisi dilingkungannya,“ kata Sinambela.

Peran aktif masyarakat, lanjutnya, sangat penting dalam membantu kepolisian memelihara kamtibmas. “Kepolisian berfungsi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Karena itulah, dibutuhkan kerja sama serta peran aktif masyarakat.

Polri tidak akan dapat menciptakan situasi yang aman dan tertib dalam suatu lingkungan masyarakat tanpa adanya kemauan dan kesadaran masyarakat itu sendiri,“ tuturnya.

Karena itu, kata Sinambela, Polda Maluku menyelenggarakan pertemuan dengan para tokoh ini merupakan bagian dari program guna memelihara kamtibmas. Hal itu juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat guna mendukung tugas-tugas kepolisian.

Menurutnya, selama ini pemicu bentrok di masyarakat datang dari provokator yang tidak bertanggung jawab. Akibat provokator itulah pada akhirnya dapat memicu amarah masyarakat sehingga terjadi konflik.

“Hingga saat ini, pihak kepolisian terus berupaya untuk menangkap para provokator yang menyebabkan beberapa daerah terjadi bentrok. Karena para provokator menyebarkan isu yang tidak benar memicu amarah di masyarakat dan menyebabkan masyarakat melakukan suatu tindakan yang tidak benar,“ katanya.

Perwira dengan tiga melati di pundak ini menghimbau kepada para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh adat agar dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam menciptakan situasi aman dan tentram di masyarakat.

Diharapkan, para pemuka masyarakat itu dapat memberikan pemahaman kepada para pemuda agar tindak terlalu cepat terpancing dengan isu-isu yang menyesatkan. “Banyak anak muda yang seringkali salah paham.

Terkadang, hanya karena masalah kecil justru dibesarkan-besarkan sehingga menimbulkan konflik. Disinilah, peran tokoh masyarakat sangat penting dalam memberikan pembinaan bagi para pemuda untuk membantu kepolisian memelihara kantibmas,“ harapnya.

Sinambela juga mengingatkan agar dunia maya tidak boleh disalahgunakan dalam menyebarkan isu-isu negatif. Karena seringkali, dunia maya digunakan sebagai wadah untuk menyebarkan isu-isu sesat.

Yang mana, lewat media-media sosial, para provokator menyebarkan isu-isu yang membuat banyak orang terpancing dengan isu-isu tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat, Yanes Leasa mengungkapkan, apa yang disampaikan pihak kepolisian nantinya akan ditindaklajuti kepada pemuda dan masyarakat. Sehingga diharapkan agar mereka paham dan memelihara keamanan khususnya di Kota Ambon.

“Saya selaku tokoh masyarakat dari Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, sangat mengapresiasi yang yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Dan selama ini saya rasa kepolisian sudah menjalankan tugasnya dengan baik,“ katanya.

Ditambahkannya, memang terkadang pihak kepolisian dinilai lambat dalam menangangi suatu perkara. Meski begitu, kepolisian terus berupaya maksimal dalam menjalankan tugasnya dalam memelihara kamtibmas.

“Kalau dibilang lambat, itulah sifat manusia. Jadi intinya apresiasi tinggi kepada kepolisian di Maluku, karena hingga kini sudah berusaha maksimal dalam menjaga kamtibmas di Kota Ambon,“ pungkasnya. (AFI)

Most Popular

To Top