Besok GB Ditutup, Bupati Melancong ke Prancis – Ambon Ekspres
Trending

Besok GB Ditutup, Bupati Melancong ke Prancis

Penambang Baru Justeru Berdatangan Kemarin

Namlea, AE— Hari ini, sesuai Surat keputusan pemerintah Kabupaten Buru, areal tambang Gunung Botak sudah harus dikosongkan dari ribuan penambang. Dan besok, akan dilakukan penutupan total.

Namun sampai kemarin, ribuan penambang masih menambang disana. Sementara Bupati, Ramly Umasugy justeru dikabarkan tidak berada di Buru, dan akan melancong ke Prancis.

ampai kemarin, belum ada upaya pengosongan di lokasi tambang khususnya para pemain tambang, seperti pemilik dompeng, tong, tromol dan rendaman.

Hanya terlihat para ibu-ibu dan pekerja lepas yang keseharian mencari buangan dan mendulangnya, yang tinggalkan Gunung Botak.

Pantauan Ambon Ekspres di lokasi tambang, para pedagang tidak tampak membereskan barang-barang mereka untuk segera meninggalkan lokasi tambang. Mereka masih terus beraktivitas.

Padahal ada surat keputusan ditempel di depan-depan kios, bahwa tanggal 9 sampai dengan 13 November, lokasi tambang sudah harus dikosongkan.

Kondisi di Kota Namlea pun tampak lengang seperti biasa. Tidak ada penumpukan manusia di dermaga seperti biasanya saat informasi pengosongan lokasi tambang berhembus, beberapa waktu lalu.

Bahkan informasi yang berhasil dihimpun di Dermaga Namlea mengatakan, masih banyak penumpang menggunakan KM Sinabung pagi tadi, Kamis (12/11), akan menuju Gunung Botak.

Informasi lain yang berhasil dihimpun Ambon Ekspres di Namlea menyebutkan, mendekati hari pengosongan lokasi tambang, hampir sebagian besar pemangku kebijakan tidak berada di Kabupaten Buru salah satunya Bupati Buru yang sementara mempersiapkan diri untuk melancong ke Prancis bersama dengan Gubernur Maluku, Said Assagaff.

Dandim 1506 Namlea Letkol Faisal Rizal juga sementara tidak berada di tempat. Bersamaan dengan itu, Haji Munding yang merupakan tokoh utama beredarnya Cianida dan bahan kimia lainnya di Kabupaten Buru pun kabur menggunakan speed boad sebelum pengosongan dilaksanakan.

Kabag ops Polres Pulau Buru, AKP Agung Bawanto mengatakan, sesuai dengan surat yang diterimanya dari pemerintah Daerah Kabupaten Buru dalam hal ini Dinas pertambangan Kabupaten Buru, untuk permintaan keamanan.

Pihak kepolisian Polres Pulau Buru sudah menyiapkan 250 personil untuk melakukan pengaman kegiatan pengosongan lokasi tambang, (13/11). Keseluruhan anggota merupakan anggota Polres Pulau Buru dan kegiatan pengamanan akan dilaksanakan selama 5 hari. (CR8)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!