Brigadir Hetaria Tewas Laka Lantas – Ambon Ekspres
Trending

Brigadir Hetaria Tewas Laka Lantas

AMBON,AE— Tewasnya Brigadir polisi, Hery Hetaria, yang bertugas di kawasan Kobisadar, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, dipastikan karena kecelakaan lalulintas tunggal. Polisi juga menampik ada motif lain dari tewasnya Hery.

Berdasarkan informasi yang diperoleh koran ini, di Ambon kemarin, menyebutkan korban ditemukan sekira pukul 07.30 WIT, Sabtu (7/11) pekan lalu, di kawasan jalan Lintas Seram, kilometer 47 dekat Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) Desa Kobi Mukti, Kecamatan Seram Utara Timur, dengan sejumlah luka.

Luka yang dialami korban itu, membuat keluarga menduga ada penyebab lain. Hery dengan sepeda motor yang dikendarai tukang ojek. “Korban itu menderita luka robek dan lebam pada pelipis kiri, kemudian juga ditemukan lecet pada dagu. Nah mungkin itulah yang membuat orang bertanya apa benar ini laka lantas ataukah ada motif lain,”kata sumber.

Namum dugaan adanya motif lain, dibalik tewasnya Brigadir Hery itu langsung dibantahkan oleh pihak kepolisian sendiri. Menurut sumber resmi polisi di mapolda Maluku menyebutkan, kasus tewasnya Brigadir Hery itu, kini sementara ditangani oleh Polres Maluku Tengah.

“Memang benar ada oknum polisi berpangkat Brigadir ditemukan tewas di kawasan Seram Utara. Namun diduga lakalantas dan sementara ditangani oleh polres Masohi. Untuk memastikan hal itu, silahkan langsung kroscek ke Polres Masohi saja,”kata sumber resmi itu.

Kapolres Maluku Tengah, Ajun Komisaris Besar Polisi Harley Silalahi, yang dikonfirmasi koran ini kamis siang kemarin, mengaku terkejut dengan adanya informasi bahwa korban di duga dianiaya, sebelum ditemukan tewas ditepi jalan utama lintas seram itu.

“Kata siapa? Itu informasi dari mana? Yang mengatakan korban seperti itu (Dianiaya red). Kalau ada bukti silahkan laporkan kepada kami. Saya baru tahu dari kamu (Wartawan red). Tidak ada seperti itu (informasi red),” kata Silalahi, yang dihubungi via telephone selulernya kemarin.

Menurut mantan Kabad Dalops Biro Operasional polda Maluku, setelah menerima informasi bahwa adanya penemuan korban akibat kecelakaan lalulintas di kawasan jalan lintas seram itu, pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian guna memastikan hal tersebut.

“Jadi setelah kami terima laporan adanya kejadian penemuan korban lakalantas, langsung kami turun ke lokasi kejadian guna memastikan informasi itu. Dan memang benar. Kita evakuasi korban dan melarikannya ke rumah sakit untuk divisum,” jelasnya.

Dikatakan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim dari Satuan lalulintas dan Satuan Reskrim Polres Maluku Tengah, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban tersebut.

“Ini murni laka lantas. Kita sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dengan melibatkan Satlantas dan Satreskrim kami. Dan minta visum dokter bahwa murni kejadian lakalantas bukan dianiaya ataupun sebagainya,”tegasnya.

Disinggung terkait adanya dugaan korban sering melaporkan sesama teman-temannya, karena tidak melaksanakan tugas dengan baik, termasuk diduga bermain illegal oil dikawasan tersebut, pria dengan dua melati dipundaknya ini langsung mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

“Saya tidak tahu soal itu. Dan kalau ada nanti kita dalami. Namun untuk kronologis, meninggalnya Brigadir Hery Hetaria itu, silahkan langsung ke kasat lantas,” kunci Silalahi.

Kasat lantas Polres Maluku Tengah Ajun Komisaris Polisi Jhon Alyona yang dihubungi koran ini, menjelaskan kejadian sekira pukul 07.30 WIT, dijalan utama yang menghubungkan Maluku tengah, Seram Utara dan Seram Timur.

Itu kecelakaan tunggal. Salah satu sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari Kobisonta menuju Kobisadar, saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor yang ditumpangi korban oleng dan langsung terjatuh.

“Telah terjadi laka tunggal satu unit sepeda motor jenis Honda Vario dengan nomor polisi DE 6667 BB, yang di kendarai oleh saudara Kamilus SNI alias Dani Taboy, tukang ojek, yang membonceng korban Hery.

Saat mengendari sepeda motor keduanya sudah dalam kondisi pengaruh miras. Memasuki lokasi kejadian, sepeda motor yang ditumpangi kedua orang ini melewati jalan yang bergelombang, akibatnya keduanya langsung jatuh dan terhempas diluar jalan,”jelasnya.

Saat terhempas, kedua korban yang mengendarai kendaraan tidak menggunakan helm itu, langsung terjatuh. Akibatnya korban Hery menderita luka parah dan akhirnya tewas dilokasi kejadian.

“Jadi saat melewati jalan bergelombang yang mengakibatkan pengendara sepeda motor hilang kendali dan sepeda motor keluar badan jalan sebelah kiri, dan tidak lama kemudian sepeda motor dan kedua orang ini terjatuh di luar badan jalan sebelah kiri.

Akibat dari Kecelakaan tersebut korban Hery Hetaria mengalami luka robek dan lebam pada pelipis kiri, luka lecet pada dagu, kemudian luka lecet lutut kiri, lebam pada bahu kanan dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” bebernya.

Sementara untuk korban Kamilus SNI alias Dani Taboy, langsung dilarikan ke rumah Sakiut Umum Daerah (RSUD) Masohi guna mendapatkan pertolongan medis.“Sampai saat ini, korban luka itu masih medapat pertolongan medis secara intensif di Rumah Sakit. Jadi tidak ada indikasi lain,” tegasnya.

Kendati demikian, dia berharap agar masyarakat, tidak perlu untuk berspekulasi atas peristiwa yang menewaskan oknum anggota Direktorat Polair Polda Maluku yang sementara bertugas di kawasan Seram Utara tersebut.

“Hasil olah TKP, kemudian hasil visum dokter semuanya sudah jelas ini korban laka tunggal. Dan kasus ini juga masih sementara kita tangani,” kuncinya.(AHA)

Most Popular

To Top