Berbagai Insiden di Gunung Botak – Ambon Ekspres
Trending

Berbagai Insiden di Gunung Botak

Tanggal 14 Mei 2012, kerusuhan Gunung Botak, Desa Wamsait, Kabupaten Buru yang menyebabkan dua tewas dan sejumlah orang dilaporkan menderita luka-luka.

Tanggal 11 Juli 2012, sedikitnya lima orang tewas akibat bentrokan yang terjadi di lokasi penambangan emas di kawasan Gunung Botak, Desa Wamsait, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru.

Tanggal 3 Desember 2012, rusuh di penambangan emas Gunung Botak Desa Wamsalit, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru. Tercatat satu tewas sedangkan dua lainnya menderita luka-luka.

Tanggal 5 Desember 2012, bentrok antara penambang emas liar dan warga adat kembali terjadi di tambang emas Gunung Botak, Waeyapo, Pulau Buru, Maluku. Akibatnya, lima orang tewas dan sejumlah warga lainnya terluka dalam bentrok berdarah ini.

Tanggal 4 Juni 2015, bentrokan antar penambang dan warga lokal di kawasan Gunung Botak, Desa Wamsait, Kabupaten Buru, kembali pecah. Bentrokan terjadi setelah seorang warga setempat yang diketahui berinisial SL tewas setelah ditikam oleh seorang penambang warga pendatang tak jauh dari sebuah kafe yang ada di kawasan itu.

Kematian SL ini menyulut emosi warga setempat, warga yang yang tidak terima dengan kematian kerabatnya itu langsung menyisir para penambang dan memburu pelaku penikaman.

Tanggal 11 Juni 2015, Jefry Hulli, warga passo, Kota Ambon, tewas terkubur tanah longsor di kawasan tambang Gunung Botak, Kabupaten Buru. (*)

Most Popular

To Top