Kejar Investor Sampai ke Marseille – Ambon Ekspres
Trending

Kejar Investor Sampai ke Marseille

AMBON, AE— Keinginan untuk mengajak para pengusaha, agar berinvestasi di Maluku, membuat gubernur Maluku Said Assagaff berkunjung ke kota Marseille, Prancis. Kendati, akhir pekan kemarin keamanan di negara itu terganggu akibat aksi teror yang menewaskan ratusan orang, rombongan gubernur tetap nekat.

Di sana, gubernur akan bertemu sejumlah pengusaha yang tertarik untuk menanamkan modalnya dalam mengolah sumber daya alam di Maluku.

Kunjungan tersebut merupakan jawaban atas undangan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Marseille, Prancis yang disampaikan beberapa waktu lalu, untuk melakukan pertemuan bisnis dengan para pengusaha asal Marseille yang ingin berinvestasi di Maluku.

Turut dalam lawatan ke kota berpenduduk terbanyak kedua di Prancis, setelah Paris itu sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup pemerintah provinsi Maluku diantaranya kepala Bappeda Anthonius Sihaloho, kepala dinas Pekerjaan Umum Ismail Usemahu, kepala dinas Kelautan dan Perikanan Rumelus Far-Far, kepala dinas Pertanian Diana Padang, dan kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan Maluku Saleh Thio.

Selain itu, Bupati Buru Ramly Umasugi, kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Chuck Suryosumpeno serta sejumlah pimpinan DPRD Maluku juga ikut dalam rombongan tersebut. Para pimpinan SKPD tersebut akan menjelaskan potensi Maluku di setiap bidang kepada investor.

Sesuai informasi, gubernur dan rombongan bertolak ke Prancis pada Minggu ( 15/11), pukul 16.30 WIB menggunakan pesawata Emirates Air. Gubernur dan rombongan direncanakan kembali ke Indoneisa pada tanggal 20 bulan ini.

Kepala Bagian Humas Setda Maluku Andre Adrian saat dikonfirmasi mengatakan, kunjungan gubernur dan rombongan gubernur adalah untuk kepentingan daerah, menjelaskan potensi unggulan Maluku kepada para pengusaha di Marseille agar dapat berinvestasi di Maluku.

“Para pengusaha asal Marseille sangat tertarik dengan potensi yang dimiliki Maluku. Mereka ingin mengetahui secara lebih detail potensi-potensi unggulan apa saja yang dimiliki Maluku. Termasuk juga aspek kenyamanan dalam berinvestasi, serta kepastian penegakkan hukum di Maluku,”ungkap kepala bagian Humas Setda Maluku Andre Adrian di ruang kerjanya, Senin (16/11).

Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Maluku Boby Kin Palapia mengatakan, kehadiran Kejati Maluku dalam pertemuan tersebut nanti untuk memberikan penjelasan tentang penegakkan hukum di Maluku.

“Itu undangan dari Prancis kepada pemerintah provinsi Maluku untuk melakukan pertemuan dengan 70 pengusaha di Prancis. Lalu Pak gubernur meneruskan kepada Kejati Maluku, meminta Pak Kajati turut ke Prancis untuk memberikan penjelasan tentang penegakkan hukum di Maluku. Misalnya, masalah korupsi dan lain-lain,” kata Palapia, kemarin.

Penjelasan tentang kondisi penegakkan hukum di Maluku, kata Palapia sangat penting untuk memberikan suatu kepastian kepada para investor yang ingin berinvestasi di Maluku, sebelum memutuskan untuk berinvestasi di daerah seribu pulau ini.

Para investor tentu tidak hanya tertarik dengan potensi alam yang berlimpah. Mereka juga membutuhkan penjelasan yang lengkap tentang kondisi di Maluku dari semua bidang. Termasuk penegakkan hukum.

Salah satu hal yang patut diperhatikan dalam menerima investor adalah pelayanan birokrasi pemerintahan, harus dipastikan berjalan dengan baik, sehingga investor lebih bersemangat untuk menanamkan modal mereka di daerah ini. (MAN)

Most Popular

To Top