Masyarakat Keluhkan Kondisi RPH – Ambon Ekspres
Amboina

Masyarakat Keluhkan Kondisi RPH

Attamimi: RPH akan Ditutup

AMBON, AE.—Sejumlah warga Kota Ambon mengeluhkan  kondisi  Rumah Potong Hewan (RPH) di kawasan Pasar Mardika yang ternyata menjadi tempat pemotongan dan penginapan babi. Padahal, di sekitar RPH merupakan jalur transportasi angkutan umum dan juga menjadi tempat pemukiman warga.

Salah satu warga Kota Ambon, Thomas menuturkan, bukan hanya dirinya tapi sebagian besar warga kota ini mengeluh karena aktivitas dari masyarakat yang mengunakan anggkutan umum sering melewati kawsan RPH tersebut dan terlihat kondisi RPH itu sangat jorok dan menimbulkan bau yang tidak enak.

“Selama ini kami lewat melihat kondisi RPH ini sudah tidak layak. Selain kondisi bangunannya yang sudah mulai rusak, bau tidak enak sering menjadi konsumsi warga yang hendak melewati kawasan tersebut,” tuturnya, kepada Ambon Ekspres, Selasa, (17/11).

Menurutnya, keluhan warga sangat beralasan. Sebab, RPH yang seharusnya dalam kondisi bersih ternyata terlihat kumuh dan tak terawat. Kesan tidak terawat paling tidak terlihat dari menumpuknya limbah dari kotoran hewan yang telah dipotong.

“Kami sebagai warga minta perhatian dari dinas terkait untuk hal ini. Karena sebenarnya RPH harus berada jauh dari kawasan pemukiman warga dan juga keberadaan RPH tidak membuat polusi udara bagi masyarakat,” ungkapnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Ahmad Attamimi kepada Ambon Ekspres mengatakan, pihaknya sudah berkordinasi dengan Dinas Peternakan Kota Ambon untuk bagaimana agar RPH ditutup karena melihat kondisi RPH yang sudah tidak layak dan jorok.

“RPH yang di kawasan Pasar Mardika akan ditutup dan dipindahkan ke RPH baru yang sementara dalam proses pembangunan di Desa Tawiri, kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku,” tuturnya.

Ditambahkan, pembangunan RPH baru ini dilakukan melalui dana APBN, sehingga dipastikan pembangunannya bisa cepat selesai dan dapat dipergunakan. “RPH dijadikan kadang sementara bagi hewan ternak sebelum dipotong dan bukan tempat untuk pemeliharaan ternak.

Rencana ditutupnya RPH ini karena memang sudah tidak layak dan kami juga berupaya agar tahun ini akan selesai pembagunan, sehingga RPH yang lama tidak akan difungsikan lagi,” tutupnya. (IWU)

Most Popular

To Top