Letelay Dituding Mendua – Ambon Ekspres
Trending

Letelay Dituding Mendua

AMBON,AE— Dewan Pimpinan Pusat dan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasional Demokrat diminta memberikan teguran terhadap kadernya, Samuel Letelay. Pasalnya anggota DPRD Maluku, dia dinilai mengeluarkan pernyataan yang merugikan pasangan calon Niko Kilikili-Johanes Frans di Pilkada Maluku Barat Daya yang diusung Nasdem.

“Kami meminta agar partai memberikan teguran kepada Letelay yang mengeluarkan statemen (pernyataan) yang kami anggap merugikan pasangan calon yang diusung Nasdem di Pilkada MBD. Karena kami menilai pernyataan itu tidak pas disampaikan oleh dia sebagai kader,” kata wakil ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPD Partai Nasdem Kota Ambon, Mahmud Tuasikal kepada Ambon Ekspres, Jumat (20/11).

Dia menyatakan, dalam salah satu koran lokal di kota Ambon, Letelay menyampaikan pasangan Kilikili-Frans terkesan tidak cerdas. Sementara pasangan calon diusung oleh partai lain, memiliki peluang menang dan cerdas.

“Berita itu sempat memantik kemarahan konstituen dari MBD. Mereka tersinggung dengan pernyataan beliau (Letelay). Bagi kader, itu bisa dikaji dan dianalis apa subtansi dari apa yang disampaikan. Tapi konstituen membacanya lain lagi,” paparnya.

Menurut dia, Letelay harus memposisikan dirinya sebagai kader partai, bukan pengamat. Sehingga apa yang disampaikan ke publik betul-betul demi kepentingan partai dan pasangan calon yang diusung.

“Selaku kader, harusnya Letelay memberikan komentar mendukung peluang kemenangan pasangan calon yang diusung. Nasdem mendukung Niko Kilikili-Johans Frans, bukan pasangan lainnya. Seakan-akan dia berbicara sebagai pengamat yang membandingkan secara merata potensi kemenangan kandidat di sana,”jelasnya.

Olenya itu, Mahmud mendesak Letelay agar melarat pernyataannya di koran tersebut. Karena kata dia, apa yang disampaikan Letelay keluar dari arahan ketua Umum Partai Nasdem saat apel siaga Pilkada di Ambon awal bulan ini.

“Beliau harus meralat atau mengklarifikasi apa yang telah disampaikan tersebut. Menurut kami, dia keluar dari arahan Pak Surya Paloh saat apel siaga menjelang Pilkada 9 Desember nanti,” pintanya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Maluku, Hamdani Laturua mengatakan, Letelay telah diminta keterangan soal pernyataan tersebut. Kata dia, apa yang disampaikan Letelay diplintir.

“Setelah berita itu terbit, saya sudah menghubungi Pak Letelay. Tapi dia mengaku, pernyataannya diplintir. Apa yang dibicarakan tidak sama dengan apa yang ditulis koran itu,” kata Hamdani via telepon.

Karena itu, Hamdani menyarankan agar Letelay membuat klarifikasi. ”Saya juga sudah meminta dia untuk membuat hak jawab,” katanya.

Nanum, dia memastikan partai akan mengambil langkah tegas terhadap siapapun kader yang tidak taat kepada perintah partai untuk memenangkan pasangan calon yang diusung pada Pilkada 9 Desember.

”Bukan hanya pak Letelay, tapi siapa pun kader yang tidak taat kepada perintah partai, akan diberilkan sanksi tegas. Apalagi berbicara salah satu media massa,” tegasnya.(TAB)

Most Popular

To Top