Razia Preman, Lokasi Judi Digrebek – Ambon Ekspres
Trending

Razia Preman, Lokasi Judi Digrebek

AMBON, AE.—Sebanyak 55 orang sempat diamankan aparat gabungan TNI-Polri dalam operasi preman di terminal Mardika. Sasaran operasi masih tetap sama, yakni mereka yang diduga preman, dan warga tak punya identitas diri seperti kartu tanda penduduk. Lokasi perjudian terbesar di Ambon, Pasar Lama juga digrebek pihak kepolisian.

Pantauan koran ini saat digelar razia tersebut pada Sabtu (21/11) pagi kemarin, Warga pun sempat terkejut melihat puluhan personil aparat keamanan gabungan TNI-Polri itu, mendatangi kawasan pasar Mardika sampai terminal Mardika dengan membawa senjata lengkap.

Tim langsung menyebar dan melakukan penyisiran di beberapa titik pada kawasan terminal. Warga yang dicurigai langsung diswiping dan digeledah. Selain di kawasan Mardika, razia juga di lakukan Pasar Nusaniwe (Pasar Lama). Dari penyisiran yang dilakukan di dua tempat itu, puluhan orang tidak memiliki identitas diamankan dan dibawah ke Mapolres Ambon.

Selain diamanakan sejumlah warga itu, ada juga senjata tajam (sajam) dan satu jirigen minuman keras teradisional jenis sageru turut diamankan aparat keamanan gabungan itu.

Razia dipimpin Kapolres Pulau Ambon dan Pp.Lease AKBP Komaruz Zaman. Komaruz Zaman kepada wartawan, mengatakan selain rutinitas kepolisian, juga terkait dengan akan dilaksanakannya musyawarah masyarakat Maluku, pemilihan kepala daerah serentak, dan juga menjelang Natal dan Tahun Baru.

Razia melibatkan personil gabungan TNI-Polri berjumlah 256 personilUcapnya. Sasaran operasi, tetap masih berada wilayah Pasar Mardika, Gedung Putih, terminal Mardika, dan Wilayah Pasar Lama.

” Kita bisa amankan ke Polres itu 55 orang, rata-rata tidak memiliki identitas, diantaranya 51 orang laki-laki, 4 orang perempuaan. sudah di data di Polres. Kita juga mengambil peralatan Judi bola guling, Fuji Rolet dan satu buah sajam,” Rincinya.

Terpisah, Ahmad salah satu pedang di Pasar Mardika, berharap kegiatan ini terus dilakukan, untuk memberantas aksi kejahatan yang marak di lokasi itu.” Ya kalau memang bagus, itu juga menguntungkan buat masyarakat, karena tingkat kriminalitas itu banyak yang resah di sini (mardika-red) ,” Kata Ahmad.

Dengan dilakukan beberapa kali operasi, kata Ahmad, tindakan kriminalitas mulai menurun, dan kondisi keamanan sudah mulai membaik dari sebelumnya.”operasi ini kan sudah beberapa kali dilakukan, yang kita lihat tingkat kriminalitas sudah berkurang, baik dari pencopetan, maupun aksi kekerasan yang sering terjadi.

Jadi kita harapkan razia seperti harus rutin dilakukan, sehingga kondisi kenyamanan pasar yang sudah mulai membaik ini tetap terjaga,” harapnya. (ERM)

Most Popular

To Top