Surat Suara 4 Kabupaten Selesai Dicetak – Ambon Ekspres
Trending

Surat Suara 4 Kabupaten Selesai Dicetak

AMBON,AE— Komisi Pemilihan Umum menjamin, proses distribusi surat suara pemilihan Bupati dan wakil Bupati kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku Barat Daya, Aru dan Buru Selatan berjalan aman. Untuk ketepatan waktu, KPU mendahulukan kecamatan dan desa yang sulit terjangkau.

Anggota KPU SBT Divisi Logistik, Junaidi Mahad saat dikonfirmasi Ambon Ekspres via telepon, mengatakan, surat suara dan formulir serta sampul sudah tiba di bandara Pattimura, Senin (23/11) pukul 06.15 wit sebanyak 33 kole.

Selanjutnya, diangkut ke Bula dengan mobil box.
Surat suara yang dicetak, lanjut Junaidi, sesuai jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 95.577 ditambah 2,5 persen dari jumlah DPT. Kemudian, surat suara DPT Tambahan (DPTb1) 1.777 dan suara Pemungutan Suara Ulang (PSU) sebanyak 2000.

Sedangkan alat tulis kantor (ATK), kotak suara, dan logistik lainnya sedang dalam perjalanan. Direncanakan tiba di Bula pada 25 atau 26 November. “Saat ini kami sudah tiba di Liang dalam perjalanan ke Bula. Selain KPU dan Panwaslu, juga ada pihak CV Indo Tim Printing Makassar, perusahaan yang mencetak surat suara serta anggota dari Polres SBT,” kata Junaidi.

Setelah tiba di Bula, ibukota kabupaten SBT, langsung dilakukan serahterima dari pihak CV Indo Tim Printing Makassar, salah satu anak perusahaan PT Fajar Utama Intermedia kepada KPU.

”Jadi kami lakukan serahterima sehari sebelumnya yakni 24 November, karena sesuai rencana serahterima pada 25 November. Kami memberikan aprsiasi kepada CV Indo Tim Printing, karena bekerja dengan baik sesuai harapan kami,”katanya.

Terkait distribusi, KPU akan memprioritaskan daerah terjauh seperti kecamatan Wakate, Teor, Kesui, Werinama dan Siwalalat, yakni sekitar 5-6 Desember. Skenario ini kata Junaidi, diterapkan dalam setiap pemilu, agar tidak terjadi keterlambatan.

“KPU menjamin takkan ada kekurangan surat suara dan tiba di TPS H-1, karena ada kapal disana. Kita akan bicarakan surat perjanjian kerjanya (SKP) dalam rangka distribusi logistik ke kecamatan-kecamatan,” tandasnya.

Anggota KPU kabupaten Kepulauan Aru, Mustafa Darakay mengatakan, surat suara tiba di Dobo, hari ini dengan kapal laut KM Tidar dari Makassar. Surat suara yang dicetak CV Makassar Grafika itu sesuai jumlah DPT Pilkada Aru, 57.461 ditambah 2,5 persen.

”Insyah Allah, besok (hari ini) surat suara tiba di Dobo. Surat suara diangkut dari Makassar dengan KM Tidar. Setelah tiba, akan disimpan di gudang dengan jarak sekitar 1 kilometer dari kantor KPU,”kata Mustafa via telepon.

KPU Aru, lanjut, berusaha menyortir dan melipat surat suara 25 November. Tahapan ini, akan diawasi ketat oleh Panwaslu dan pihak kepolisian. “Setelah tiba di Dobo, paling lambat tanggal 25 November sudah kita sortir dan lipat. Kami akan usahakan berjalan secepatnya.

Tentu, sortir dan pelipatan sampai pada pengepakan tetap diawasi Panwaslu dan kepolisian,”ujarnya.

Dia memastikan, distribusi logistik dari Dobo ke Sembilan kecamatan dapat dituntaskan dalam waktu seminggu. Distribusi diprioritaskan untuk kecamatan diluar pulau Wemar dengan kendaraan Ketinting.

Ketua Divisi Logistik KPU kabupaten Buru Selatan, Ismudin Booy, mengatakan, pencetakan surat sudah selesai dilakukan oleh CV Cahaya Intan 12 di Surabaya. Pengangkutan ke Ambon direncanakan sebentar malam dengan pesawat penumpang.

“Besok malam (mala mini-red) surat suara sudah bergerak dari Surabaya ke Ambon,”ujar Ismudin saat dihubungi Ambon Ekpres via seluler, kemarin.

Dia mengungkapkan, pencetakan suara dilakukan pada Sabtu, 21 November 2015 setelah KPU dan pihak CV Cahaya Intan 12 menyepakati desainnya. Jumlah surat suara yang dicetak sebanyak 51.210 (DPT) dan 2,5 persen.

“Setelah tanda tangan persetujuan desain pada malam Sabtu, kami juga diberikan sejenis alat untuk menjaga keaslian surat suara, yakni Micro Teks dan Hidden Image. Setelah itu, langsung naik cetak. Semua surat suara sudah selesai tercetak,”katanya.

Setelah tiba di Ambon, langsut diangkut ke Namrole dengan Fery tujuan Namrole atau Namlea. KPU merencanakan tanggal 26 November sudah sampai di Namrole.

“Sesuai jadwal yang kami buat, 7 hari proses produksi. Pengiriman dari Surabaya sampai di kabupaen selama 4 hari. Jadi, kami targetkan 26 November tiba di Namrole. Pengangkutan ke Namrole, tentu dengan Fery,” paparnya.

Selanjutnya, KPU akan melakukan penyortiran selama 6 hari setelah surat suara tiba. Sedangkan pelipatan selama 2 hari dan distribusi dari kabupaten ke kecamatan hingga TPS 7 hari.

“Kita gunakan kapal kayu ke Leksula, Kepala Madan, Ambalau, dan Waesama. Tentu, prioritas distribusi ke kecamatan dan desa tidak bisa didatangi dengan kendaraan darat. Dan kita pastikan tidak ada hambatah,” pungkasnya. (TAB)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!