Operasi Terlambat Bupati Ramly – Ambon Ekspres
Trending

Operasi Terlambat Bupati Ramly

Namlea, AE— Baru pulang dari Perancis, Bupati Buru, Ramly Umasugi akhirnya mau turun langsung melakukan penertiban. Padahal penertiban sudah dilakukan sejak 14 November di Gunung Botak. Saat itu, Ramly lagi terbang ke Perancis.

Penertiban kemarin dipimpinnya. Dia didampingi Dandim 1506 Namlea, Letkol Inf Faisal Rizal dan Kasatpol PP, Basir Toisuta di Kecamatan Waeapo, kemarin.

Dia terperangah melihat puluhan ribu karong material mengandung emas siap diolah di tong-tong dan tromol. Bahkan ada beberapa tong dan tromol diketahui baru saja melakukan pengolahan emas.

“Operasi dilakukan malam hari. Saya sudah menegur berulang kali tapi tidak dihiraukan,” lapor kepala Desa Waekarta, Suwari.

Kades tersebut juga menunjukan tempat pengolahan emas yang masih beroperasi paska penutupan paksa tanggal 14 Nopember lalu. “Saya ingin tong dan tromol di desa kami bersih. Air bersih di desa kami dari sumur-sumur warga harus tetap bersih. Kalau terus dibiarkan, kami khawatir nanti tercemar,” jelas Suwari.

Pemandangan yang sama Di salah satu tong terbesar di belakang Unit 16, ada puluhan ribu karung material mengandung emas yang siap diolah. Beberapa warga yang berada di lokasi, mengaku hanya mencari emas.

Sedangkan pemilik tong sudah tidak berada di tempat. Di beberapa tong yang ikut disidak, juga ditemukan ribuan material karung mengandung emas yang siap diolah.

Bupati lantas memerintahkan aktivitas pengolahan dihentikan. Bahkan eksavator yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi penertibanpun diminta untuk membantu merobohkan tong-tong tersebut hingga ke rumah-rumah pekerja yang berada dalam lokasi tong.

Bupati, menegaskan, tidak boleh ada yang beraktivitas terkait penambangan. seluruhnya dihentikan secara total. jika masih ada kedapatan, akan ditindak tegas.

Sementara itu, ahli kimia, dari Universitas Samratulangi, Herling Daud Tangkuman, mengatakan kasus minamata dan Buru agak berbeda. Kata dia, di Minamata metalmerkurinya sangat beracun dan reaktif dengan air, sementara di Buru metalmerkurinya tidak reaktif dan stabil dengan air.(CR8)

Most Popular

To Top