H-6, KPU Siap Gelar Pilkada – Ambon Ekspres
Trending

H-6, KPU Siap Gelar Pilkada

Bawaslu Juga Siap Lakukan Pengawasan

AMBON,AE— memasuki H-6 dari pungut suara pada pemilihan kepala daerah tanggal 9 Desember, Komisi Pemilihan Umum empat kabupaten di Maluku mulai mendistribusikan surat suara Pilkada serentak 2015. Distribusi diutamakan untuk daerah-daerah terpencil dan sulit terjangkau. KPU juga memastikan distribusi berjalan sesuai jadwal.

Ketua KPU kabupaten Victor Sjair saat dihubungi Ambon Ekspres via telepon seluler, Rabu (2/12) mengatakan, distribusi logistik ke 9 kecamatan di luar ibu kota kabupaten, telah dilakukan kemarin. Distribusi dihadiri unsur pemerintahan daerah dan Panwaslu.

“Jam 9 pagi tadi (kemarin), KPU Aru sudah mulai mendistrubusikan surat suara dan logistik lainnya ke 9 kecamatan. Pemda dan semua stakeholder hadir saat acara pelepasan,”katanya.

Surat suara untuk Pilkada Aru yang dicetak CV Makassar Grafika itu sesuai jumlah DPT Pilkada Aru, 57.461 ditambah 2,5 persen. Kemudian 2000 surat suara untuk antisipasi pemungutan suara ulang (PSU). Surat suara ini didistribusikan ke 10 Kecamatan, 119 Desa dan 206 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pendistribusian, lanjut Sjair, mengggunakan satu unit kapal motor yang disewa KPU Aru. Mengantisasi terjadinya hambatan, KPU memprioritaskan distribusi bagi kecamatan terjauh, seperti Aru Tengah Selatan, Aru Selatan, Aru Timur dan Aru Utara.

“Itu kecamatan-kecamatan terjaiuh dari ibu kota kabupaten. Paling lambat, besok pagi logistik sudah tiba di kecamatan-kecamatan tersebut. Kalau kecamatan Pulau-Palau Aru, besok baru diserahkan ke PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), karena berada di kota kabupaten,” paparnya.

Disinggung soal kesiapan kelembagaan, ia mengaku, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) telah dibentuk. Karena itu, lanjutnya, secara keseluruhan, KPU telah siap melaksanakan pemungutan, penghiutungan dan rekapitulasi suara Pilkada Aru 9 Desember mendatang.

Anggota KPU Kabupaten Buru Selatan Divisi Logistik, Ismudin Booy mengatakan, pihaknya sudah selesai melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. Sesuai jadwal KPU, distribusi ke kecamatan dimulai 5-6 Desember.

“Sesuai jadwal, distribusi logistik dari KPU kabupaten ke Kecamatan 5-6 Desember. Kemudian, dari PPK ke Desa 6-8 Desember. Tadi (kemarin-red) sudah ada laporan bahwa kapal yang akan membawa logistik, sudah siap,”ungkapnya.

Setelah pelipatan dan sortir, lanjut dia, Kamis hari ini, akan dimasukan kedalama kotak suara. Baik surat suara maupun formulir C-KWK (Berita Acara Pemungutan dan Penghitungan Suara), C1-KWK dan Lampiran (sertifikat hasil penghitungan perolehan suara), C1-KWK Plano (catatan hasil penghitungan perolehan suara di TPS), C2-KWK (catatan kejadian khusus dan keberatan saksi), C3-KWK (Surat Pernyataan Pendamping Pemilih), C4-KWK (surat Pengantar Penyampaian Berita Acara Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS), C5-KWK (tanda terima penyampaian sertifikat Hasil dan Rincian Penghitungan Perolehan Suara), serta formulir lainnya.

“Jadi, sesuai perencanaan, kami sudah siapkan semuanya pada tanggal 4 Desember dan langsung di tanggal 5 pada hari Sabtu. Itu schedule kita,” paparnya.

Pencetakan surat suara dan formulir Pilkada Bursel oleh CV Cahaya Intan. Jumlah surat suara yang dicetak sebanyak 51.210 (DPT) dan 2,5 persen. Dia memprediksi, tidak ada kandala berarti dalam proses distribusi logistik nantinya. Meski begitu, distribusi ke kecamatan dan desa terpencil tetap diutamakan.

“Yang pasti, didahulukan ke kecamatan-kecamatan yang dilalui lewat laut. Dan kami usahakan agar sampai di PPK, PPS dan TPS sesuai jadwal yang telah diatur,”ujarnya.

Sedangkan kecamatan Fena Fafan, akui dia, meski dilalui dengan mobil, namun mempunyai medan yang cukup sulit. Pasalnya, hanya sampai di terminal. Perjalanan selanjutnya dengan sepeda motor atau berjalan kaki masuk ke desa.

Sementara itu, anggota KPU kabupaten Seram Bagian Timur, Junaidi Masa mengatakan, distribusi logistik direncanakan hari ini ke kecamatan terjauh, seperti Pulau Gorom, Gorom Timur, Teor, Wakate, Kesui, Werinama, Siwalalat, Kilmury, Kiandarat, dan Lianfitu. Sedangkan kecamatan Bula, Bula Barat, dan Bula Timur (Teluk) pada 4 Desember.

“Jadi, mulai 1 Desember hingga hari ini, kami melakukan penyortiran dan pelipatan. Malam ini (tadi malam) pengepakan dalam kotak suara. Insyah Allah, 3 Desember sudah mulai didistribusikan ke kecamatan-kecamatan terjauh,” katanya.

Surat suara dan logistik lainnya untuk Pilkada dicetak oleh CV Indo Tim Printing Makassar sesuai jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 95.577 ditambah 2,5 persen. Kemudian, surat suara DPT Tambahan (DPTb1) 1.777 dan suara Pemungutan Suara Ulang (PSU) sebanyak 2000.

Dikatakan, jika pendistribusian dimulai hari ini, maka sekitar 5-6 Desember sudah tiba di semua kecamatan. Selain kondisi alam yang mendukung, ketersediaan anggaran juga mencukupi.

“Kami rencanakan sekitar tanggal 5-6 Desember sudah tiba di semua kecamatan. Kami memprediksi tidak ada hambatan apapun, karena kondisi alam masih bersahabat, kendati ada gelombang kecil-kecil. Anggaran distribusi juga tidak masalah, termasuk kapalnya,” yakinnya.

Junaidi menambahkan, dari sisi kesiapan penyelenggara, KPU telah membentuk KPPS diseluruh TPS. Sedangkan PPK dan PPS sudah dibentuk sebelumnya. Kemarin, KPU memberikan penguatan kapasitas terkait pemungutan dan penghitungan suara.

“Jajaran penyelanggara sudah terbentuk hingga ke desa (PPS). Saat ini, ketua divisi teknis KPU SBT sedang memberikan bimbingan teknis buat PPK, PPP dan KPPS terkait pemungutan dan penghitungan suara,” kuncinya.

Pendistribusian logistik oleh KPU Maluku Barat Daya juga sudda dilakukan dua hari lalu.”MBD jauh sudah. Dimulai ke wilayah-wilayah terjauh,” kata anggota KPU Maluku Divisi logistik, Irene Sosiawati Pontoh, via sms.

Pengawasan

Dari aspek pengawasan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku memastikan, jajarannya di empat kabupaten sudah siap. Mulai dari Panwascam, PPL dan pengawas TPS sudah terbentuk dan mendapatkan penguatan kapasitas.

“Jadi, dari sisi kelembagaan, sudah stand by. Bimtek penguatan kapasitas soal pemungutan dan penghitungan suara bagi pengawasan TPS, juga sudah dilakukan,”kata ketua Bawaslu Maluku, Fadli Silawane via seluler.

Pada saat pencoblosan, lanjut Fadli, Panwascam, PPL dan pengawasan TPS saling menyokong. Ini penting, supaya jika terjadi pelanggaran, segera diselesaikan sesuai aturan yang berlaku.

“Nanti pada hari H, Panwascam menyokong PPL. PPL menyokong pengawas TPS. Jadi, mereka saling memonitoring agara dapat diketahui dengan rinci, pelanggaran yang mungkin saja terjadi,”papar akademisi fakultas ilmu sosial dan ilmu politik Universitas Pattimura itu.

Bawaslu dan Panwaslu telah menginstruksikan kepada jajaran ditingkat kecamatan, desa dan dusun agar mengawasi ketat TPS yang terindikasi rawan pelanggaran. Juga pengawasan terhadap penempatan lokasi TPS.

“Pengawasan strategis dan terfokus, akan dilakukan pada TPS-TPS yang diidentifikasi oleh Panwaslu rawan pelanggaran. Kiat-kiat ini sudah disampaikan kepada mereka saat bimtek,” bebernya.

Panwaslu, Panwascam, PPL dan pengawasan TPS juga diharapkan agar menkonsentarsikan pengawasan saat masa tenang 5-8 Desember. Baik terhadap upaya money politik maupun alat peraga kampanye.

Lebih lanjut kata dia, Bawaslu akan melakukan asistensi dalam rangka monitoring saat pemungutan dan penghitungan suara. Namun, dia juga meminta publik berpartisipasi dalam pengawasan. “Intinya, kami sudah siap mengawasi pelaksanaan Pilkada serentak.

Tapi kami minta publik untuk menjadi mata dan telinga bagi lembaga pengawasan untuk mengawasi pelaksanaan Pilkada ini,” pungkasnya.(TAB)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!