Teror Bom, 65 Penumpang Dievakuasi – Ambon Ekspres
Trending

Teror Bom, 65 Penumpang Dievakuasi

AMBON, AE— Semua penumpang sudah berada dalam pesawat, pada pukul 12.30. Sebagian kabin sudah terisi oleh tas. Pramugari pun masih membantu menunjuk nomor kursi, dan merapikan bawaan para penumpang dalam kabin. Datang seorang penumpang yang baru saja naik. Dia menjinjing sebuah tas hitam.

on Hendrik Russel, nama penumpang itu. Dia duduk di kursi 7A, pesawat Wings Air bernomor penerbangan IW-1504. Penumpang pesawat sebanyak 65 orang. Mereka akan menuju Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara dari Bandara Internasional Pattimura Ambon.

Setelah duduk di kursi. Tas hitam yang dijinjingnya, diletakan disamping tempat duduknya. Hanya saja, tas itu menghalangi lalu lalang orang dalam pesawat. “Sebaiknya tas jangan menghalangi jalan, taruhnya di bagian belakang aja”,” kata seorang pramugari kepada Hendrik.

“Tas saya isinya bom,” jawab Hendrik, dengan nada setengah bercanda. Kalimat pendek ini, justeru membuat petaka bagi Hendrik. Pramugari langsung memberitahukan kepada Pilot. Nyaris tak ada seorang pun penumpang, selain Hendrik yang mengetahui peristiwa itu.

Setelah informasi diterima, sang pilot langsung menghubungi Security Air Lines untuk menurunkan pelaku dari dalam pesawat. Pesawat tertunda keberangkatan. Sempat diamankan di kantor Security Bandara untuk diinterogasi sebelum di bawah oleh pihak TNI-AU.

Pihak TNI-AU bergerak cepat dan langsung mengamankan pelaku. Dia kemudian di giring ke Pangkalan TNI-AU utuk di interogasi. Pelaku diamankan sekitar pukul 13.30 wit. Pesawat akhirnya ditunda keberangkatannya ke Langgur, Maluku Tenggara.

“Sementara saya lagi di Makassar. Sudah saya cek ke Ambon (Angkasa Pura-red) benar ada ancamn bom di pesawat wings tujuan Langgur. Pelaku sudah diamankan oleh pihak Lanud Pattimura. Sementara ditangani,” Ungkap Kasubbag Humas Angkasa Pura Patimura Ambon, Guntur melalui Via Telepon kemarin.

Akhirnya pesawat tidak diterbangkan dari Bandara Internasional Pattimura Ambon dengan tujuan Langgur Tual, Kabupaten Maluku Tenggara. Para penumpang langsung diturunkan setelah ada ancaman bom.

Kapolres Pulau Ambon dan Pp.Lease AKBP Komaruz Zaman, menandaskan setelah mendapat informasi ada ancaman bom itu, unit mobil Jihandak dari Gegana Polda Maluku, Polsek Bandara Pattimura, TNI AU, Security Bandara, langsung melakukan sterilisasi di pesawat tersebut.

”Setelah medapat laporan 15 personil Gegana penjinak bom langsung kita terjunkan, bergabung bersama pihak bandara, TNI-AU, selanjutnya di lakukan Sterilisasi. Ini dilakukan sekira 14:45 wit,” ungkap Komaruz.

Akibat ancaman bom itu, kata kapolres, pesawat wings Air IW-1504 sempat cancel (tundah) keberangkatan hari ini (Rabu-red). Tersangka beserta barang bukti (BB) sudah di amanakan di Mapolres Ambon untuk pemeriksaan lanjutan terkait aksi yang dilakukan itu.

”Penumpang pesawat berjumlah 65 orang, pesawat sebelumnya di tundah keberangkatan. Pelaku tadi sempat diamankan di Danlanud Pattimura. Lalu kita amankan beserta barang bukti 6 bagasi, 1 kabin, sementara dalam pemeriksaan oleh satreskrim Polres Ambon dan Unit 1 Ditkrimum Polda,” kata Kapolres.

Dia memastikan kondisi di bandara saat ini aman terkendali. Ini setelah dalam penggeledahan yang dilakukan di pesawat dan barang bawaan milik pelaku tidak ditemukan bom atau bahan peledak lain.

”tidak ditemukan bom di dalam pesawat atau di barang bawaan pelaku. Situasi aman terkendali saat ini,” Tutup Komaruz.

Sementara itu pesawat akan diberangkatkan sekitar pukul 16.30 ke Bandara Karel Satsuitubun, Tual.(ERM)

Most Popular

To Top