Polisi Korban OPM Dimakamkan di Malra – Ambon Ekspres
Trending

Polisi Korban OPM Dimakamkan di Malra

AMBON,AE— Jenazah Briptu Anumerta Muhammad Rasyid Ridho Matdoan, akhirnya dimakamkan di taman makam pahlawan Rudira Jaya, kabupaten Maluku Tenggara, sekira pukul 16.00 WIT, Selasa sore kemarin. Proses pemakaman diwarnai isak tangis dari para kerabat dan pelayat yang telah menanti kedatangan jenazah almarhum sejak pagi di kediaman orang almarhum.

Sebelum pemakaman jenazah almarhum lebih dulu diterbangkan dari Kota Jayapura, Papua, sekira pukul 09.00 WIT, dengan menggunakan pesawat carteran Nam Air, menuju Sorong, Papua Barat. Pesawat tiba di Sorong, sekira pukul 11.00 WIT. Tepat pukul 11.30 WIT, Jenazah almarhum Briptu Anumerta Ridho, kemudian diterbangkan dari Kota Sorong, dengan menggunakan pesawat Wings Air, yang dicarter oleh Polda Papua, menuju bandara Karel Satsuitubun, Langgur.

“Jenazahnya tiba dari Sorong dengan pesawat Wings Air, sekitar pukul 13.45 WIT, dan langsung kita jemput kemudian kita antar ke kediaman orang tuanya di Desa Fiditan, Kecamatan Dulla Selatan, Kota Tual. Untuk disemayamkan sejenak sebelum dimakamkan,”jelas Kapolres Malra, AKBP Mohammad Roem Ohoirat, kepada koran Ambon Ekspres, sore kemarin.

Upacara pemakaman sendiri, lanjut mantan Kapolres Kepulauan Aru, dipimpin langsung oleh Kepala Biro Perencanaan (Karo Rena) Polda Papua, Kombes Polisi Lucky Sulaksana, yang datang bersama jenazah dari Papua.

“Almarhum mendapatkan kenaikan pangkat secara istimewa dari pak Kapolri, dari Bripda ke Briptu Anumerta. Pemakaman sekitar pukul 16.00 WIT, dipimpin oleh Karo Rena Polda Papua, yang mewakili Pak Kapolda Papua. Pemakaman juga dihadiri oleh seluruh Muspida, tokoh masyarakat dan personil TNI/Polri. Pemakaman kita lakukan secara militer,” tukasnya.

Sementara itu, dua jenazah lainnya Bripda Muhammad Armansyah, dan Bripda Ilham dimakamkan secara terpisah. Bripda almarhum Armansyah akan di makamkan di Kota Sorong. Jenazahnya diberangkatkan bersamaan jenazah Briptu Ridho, Selasa pagi kemarin.

Sedangkan jenazah Bripda Almarhum Ilham sendiri, hingga saat ini masih disemayamkan di Pondok Pesantren Yaa Bunayya Wamena, Papua. Dan direncanakan Rabu (30/12), baru akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Trikora Waena.

Ketiga polisi ini tewas diserang kelompok bersenjata di Mapolsek Sinak, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Keluarga Ridho menyesalkan insiden penyerangan tersebut. Mereka meminta kepolisian dan TNI menangkap para pelaku.

“Kami mengecam keras aksi penembakan terhadap tiga anggota polri, termasuk saudara kami. Dan kami minta kepada Pak Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpau, untuk menindak tegas pelaku penembakan hingga menewaskan tiga anggota polisi ini. NKRI adalah harga mati,” kata Utha Safsafubun, salah satu kerabat dekan Briptu Anumerta Ridho, saat menghubungi koran ini Selasa sore kemarin.

Menurut dia, polisi juga harus menangkap para kelompok bersenjata itu hidup atau mati, karena kelompok bersenjata yang menewaskan anggota polisi itu merupakan musuh bagi masyarakat Indonesia.

Tak hanya itu, lanjut Utha, keluarga besarnya merasa cukup kehilangan atas tewasnya Briptu Ridho saat melaksanakan tugas negara itu. “Kalau mau jujur kami sangat merasa kehilangan. Namun disisi lain, kami juga merasa bangga dengan almarhum, karena dia (Ridho red), wafat saat melaksanakan tugas negara, dan mati syahid,” terangnya.(AHA/NET)

Most Popular

To Top