Dua Pihak Sama-Sama Optimis – Ambon Ekspres
Trending

Dua Pihak Sama-Sama Optimis

AMBON, AE.—Komisi Pemilihan Umum dan pasangan yang mengguggat hasil Pilkada empat kabupaten di Maluku, sama-sama optimis menang di Mahkamah Konstitusi. Dua pihak sebagai termohon dan pemohon ini mengklaim telah memiliki bukti dan dalil yang kuat.

Anggota KPU kabupaten Aru Mustafa Darakay mengaku optimis MK tidak akan melanjutkan persidangan setelah sidang pendahuluan. Sebab kata dia, yang digugat bukan hasil dan proses Pilkada, tapi indikasi politik uang.

“Ya seperti itu. Yang digugat itu bukan hasil maupun proses. Tetapi politik uang,”kata Darakay via sms ditanya optimisme KPU via sms, kemarin.

Seperti ditulis Ambon Ekspres, Rabu (6/1), Mahkamah Konstitusi telah menjadwalkan persidangan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilkada kabupaten Buru Selatan dengan agenda sidang pendahuluan, 8 Januari 2016 pukul 19.00 WIB. Nomor perkara 43/PHP.BUP-XIV/2016, pokok perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Buru Selatan tahun 2015. Pemohon Rivai Fatsey,SSTP,MPA dan Drs.Anthonius Lesnussa,MM.

Sidang pendahuluan Pilkada kabupaten Maluku Barat Daya juga pada hari dan jam yang sama. Pilkada MBD digugat oleh dua pasangan calon, yakni Simon Moshe Maahury dan Kimdevits Berthi Marcus, SH dengan nomor perkara 93/PHP.BUP-XIV/2016, dan pasangan Nikolas Johan KiliKily S.Th dan Drs.Johannis Hendrik Frans dengan nomor perkara 129/PHP.BUP-XIV/2016.

Sedangka sidang pendahuluan untuk Pilkada kabupaten Seram Bagian TImur dan Kepulauan Aru pada 11 Januari 2016, jam 08.30 WIB. Pilkada SBT digugat oleh Siti U Suruwaky dan Syarifudin Goo dengan nomor perkara 111/PHP.BUP-XIV/2016 dan pokok perkara PHP Pilkada SBT.

Kemudian, Pilkada Aru digugat oleh pasangan Obed Barends,  dan Eliza Lasarus Darakay, dengan nomor perkara 84/PHP.BUP-XIV/2016.

Ketua KPU SBT, Kisman Kilian mengatakan, pihaknya tetap konsisten dengan hasil penghitungan dan rekapitulasi suara. Pasalnya, tahapan dan prosesnya telah diikuti oleh penyelenggara saksi pasangan calon di setiap tingkatan.

“Pada prinsipnya, KPU tetap konsisten dalam rangka mempertahankan hasil. Karena itu mekanisme resmi yang telah dilakukan melalui rekapitulasi yang diikuti bersama oleh penyelenggara dan saksi disetiap tingkatan. Karenanya, ini merupakan putusan yang final dan dapat dipertanggung jawabkan,”kata Kisman.

Kisman juga optimis, perkara Pilkada yang akan disidangkan MK akan dimenangkan oleh KPU. Artinya, menurut dia, tidak ada sidang lanjutan, kendati pasangan Sitti-Syarifuddin berencana menghadirkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pulau Gorom.

“Jadi, kalau dari aspek kesiapan dan berdasarkan tahapan, secara kelembagaan, saya optimis perkara ini akan dimenangkan oleh KPU. Persoalan PHP yang telah digugat oleh pasangan Sus-Goo dan PPK dipakai sebagai saksi, saya merasa itu sangat tidak kuat, karena PPK Gorom sudah mengakui dan menandatangani hasil pleno,”ungkapnya.

Optimisme yang sama juga disampaikan ketua KPU provinsi Maluku, Musa Latua Toekan. Ini dilandasi pemikiran bahwa, sesuai Undang-undang Pilkada nomor 8/2015 pasal 185 yang menyatakan bahwa gugatan PHP dapat diterima jika perselisihan suara dibawah 2 persen.

“Prinsipnya KPU tetap optimis dan siap untuk mengikuti proses persidangan di MK. Karena memang KPU yakin amanat pasal 158 mengisyaratkan bahwa tidak memenuhi syarat,”kata Musa saat dihubungi Ambon Ekspres via seluler, kemarin.

Dia menjelaskan, sidang pendahuluan akan dihadiri KPU empat kabupaten sebagai tergugat dan pasangan calon sebagai pengguggat. Disidang pendahuluan ini, MK akan memeriksa dokumen pengajuan perkara dari penggugat atau pemohon.

Untuk itu kata dia, KPU RI akan berkoordinasi dengan KPU provinsi dan kabupaten/kota terkait alat bukti apa saja yang akan diberikan kepada MK. Sedangkan untuk saksi, baru akan dihadirkan jika sidang masih berlangsung hingga 18 Januari.

”Nanti KPU RI akan berkoordinasi dengan KPU provinsi dan kabupaten/kota soal materi atat lokus gugatan yang diajukan. Setelah diketahui lokusnya, baru KPU akan bikin pembuktian dengan menghadirkan alat bukti. Saksi akan dihadirkan, jika persidangan masih berlanjut,”paparnya.

Lebih lanjut ungkap Musa, KPU kabuten MBD, Bursel, SBT dan Aru tengah melakukan rapat untuk membahas materi gugatan. KPU juga telah menyiapkan pengacara yang mendampingi komisioner saat sidang.

“KPU disuruh untuk mengecek di situs MK. Tapi,saat ini KPU kabupaten sedang melakukan rapat terkait dengan pembahasan materi gugatan. KPU sudah didampingi oleh pengacara,”akunya.

Kuasa hukum pasangan Rifay Fatsey-Antonius Lesnussa, Munir Kairoti juga mengaku optimis, MK akan melanjutkan persidangan gugatan Pilkada Bursel hingga penetapan. Pasalnya, kata dia, pihaknya punya cukup bukti terkait pelanggaran Pilkada.

“Kalau bertarung, maka harus optimis menang. Kita sudah kumpulkan alat bukti. Baik itu bukti dokumen maupun para saksi,”kata Munir via seluler.

Alat bukti tersebut sebut Munir, berupa pelanggaran kode etik penyelenggara, pidana pemilu dan kecurangan saat rekapitulasi dan penghitungan suara ditingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), kecamatan hingga kabupaten. Meski tahapan-tahapan itu sudah lewat, namun dinilai punya korelasi kuat dengan kekalahan pasangan Rifai-Antonius.

”Ternyata ada banyak bukti terkait dengan pelanggaran pemilu. Baik kode etik penyelenggara maupun pidana. Memang tahapan itu sudah lewat. Tapi, punya korelasi kuat dengan kekalahan pasangan nomort 1. Contohnya, Panwaslu tidak pernah menindaklanjuti laporan pelanggaran dari pasangan nomor 1 dan lainnya,”akunya.

Tim pemenangan pasangan Sitti-Sjaifuddin, Manan Rahawarin mengatakan, pihaknya juga optimis, MK akan melanjutkan persidangan. Sebab, lanjutnya, terjadi banyak pelanggaran di Pilkada SBT dan Tim sudah memiliki bukti kuat.

“Kita yakin MK akan menyidangkan hingga selesai dan memutuskan gugatan. Karena kami punya bukti berupa rekaman video pencoblosan yang dilakukan berulanag kali. Selain itu, juga ada bukti lainnya,”kata Manan, kemarin.

Dia berharap, MK tidak hanya melihat persyaratan pengajuan permohonan PHP, yakni 2 persen. Namun, proses Pilkada yang dituding terjadi banyak pelanggaran.

Seperti diketahui, KPU Aru telah menetapkan pasangan Johan Gonga-Muin Sogaleey sebagai pasangan yang meraih suara terbanyak, yaitu 17.883 suara (39,1 persen). Sedangkan Pilkada Bursel, pasangan Tagop Soulisa-Ayub Saleky menang dengan perolehan suara 21,987 atau 53 persen.

Untuk Pilkada SBT dimenangkan oleh pasangan Mukti Keliobas-Fachri Alkatiri dengan perolehan suara 36.959 suara atau 54,3 persen. Dan Pilkada MBD dimenangkan pasangan Barnabas Orno-Benjamin Noach di dengan memperoleh 17.460 suara atau 43,3 persen. (TAB)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!