Marvi Pakai Narkoba Saat Pembunuhan – Ambon Ekspres
Trending

Marvi Pakai Narkoba Saat Pembunuhan

3 Orang tersangka pembunuh AKBP Martin

AMBON, AE.— Aparat kepolisian menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus pembunuhan AKBP Martin Mairuhu, setelah pemeriksaan dilakukan terhadap 17 orang saksi. Masih ada tersangka lain yang akan di ungkap dan dikejar polisi. Ketiga orang itu berinisial RH, WL dan FB. Polisi juga menemukan kalau Brigpol Marvi Haliwela saat ditahan sedang dibawah pengaruh narkoba.

AKBP Komaruz Zaman, Kapolres Pulau Ambon dan Pp.Lease menjelaskan, Marvi Haliwela saat pemeriksaan secara medis, terbukti menggunakan narkoba.”Pemeriksaan dia (Marvi Haliwela-red) positif narkoba, ini yang juga masih dikembangkan. Memakai narkoba sudah sejak lama? Atau pasca kejadiaan itu dipakai (narkoba-red). Ini yang masih kita selediki lagi,” Tutup Zaman.

Sedangkan pasca kejadiaan di Minggu malam sampai saat ini, polisi sempat mengamankan dan melakukan pemeriksaan sebanyak 17 orang saksi. Dari sejumlah saksi itu, kemudian di tetapkan tersangka.

Sejumlah orang yang dimintai keterangan baik dari warga setempat, tamu undangan pesta ulang tahun maupun pelaku utamanya Revano Haliwela, dan anggota polisi Marvi Haliwali oknum anggota polisi.

”Kalau dari hari pertama kejadiaan sampai saat ini sudah 17 orang yang kita ambil dan dimintai keterangan sebagai saksi. Terakhir tadi malam tiga orang. Hasilnya kita tetapkan tiga orang sebgai tersangka,” ungkap Komaruz Zaman, di lokasi kejadiaan saat Divisi Propam Mabes Polri meninjau lokasi kejadiaan, Rabu (6/1) sore kemarin sekitar pukul 17.45 wit.

Komaruz Zaman menandaskan, tidak menutup kemungkinan masih ada tersangka lain di insiden yang menewaskan Pamen Polda itu, dan juga korban luka lainnya. Kata Zaman, kasus ini menjadi perhatian Polda Maluku. Penanganan kasus ini, Polres Ambon di backup oleh direskrimum dan Bitpropam Polda Maluku.

Informasi lain, ada dugaan oknum Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) berinisial JS juga turut terlibat kasus tersebut. tidak terlibat secara langsung, namun menyembunyikan para pelaku dari pengejaran polisi usai kejadian.

Belum ada indikasi, penyidikan belum mengarah ke situ, masih difokuskan untuk pelaku secara langsung menyebabkan tewasnya AKBP Martin Mairuhu.

Pantauan Ambon Ekpres di Lokasi kejadian kemarin, di rumah keluarga Samuel Kembauw, masih terpasang police Line (garis polisi). Rumah itu dekat pantai. terlihat rumah yang terbuat dari beton itu disamping, belakang, dan depan rumah masih terdapat banyak batu yang berhamburan. Terdapat dua kamar, bangunan dapurnya terpisah. beberapa tembok pada bagian bangunan rumah roboh, dan beberapa jendela kacanya hancur berantakan.

Selain itu, di dalam rumah yang dijadikan tempat acara ulan tahun, terlihat banyak barang-barang yang hancur dan berhamburan, baik di ruangan tamu maupun di dalam kamar. Masih ada banyak bercak darah didalam rumah berhamburan di dalam rumah, akibat kejadian tragis itu.

Untuk oknum anggota polisi yang diduga terlibat, Penyidik kepolisian dari Satreskrim Polres Ambon dan Pp Lease maupun penyidik dari Bidang Propam Polda Maluku akan mengusut tuntas. Brigpol Marvi Haliwela, diduga turut terlibat.

Kabid Propam Polda Maluku, AKBP Agus Sutrisno kepada wartawan di Mapolda Maluku menjelaskan, pidana kasus ini sementara jalan di Polres Ambon. Sementara untuk disiplinnya akan ditangani Bidpropam Polda Maluku. “Namun kita tunggu dulu pidananya baru bisa kita jalan disiplinnya,” jelas dia.

Menurutnya, oknum polisi yang terlibat itu, bisa mendapatkan sanksi terberat yakni tindakan pemeberhentian dengan tidak dengan hormat (PTDH). “Dia (Brigpol Marvi Haliwela, red), bisa dipecat,” terangnya. (ERM/AHA)

Most Popular

To Top