Retraubun Nyalon, Pentury Kuat – Ambon Ekspres
Trending

Retraubun Nyalon, Pentury Kuat

AMBON, AE.—Sempat dibilang tidak lolos kriteria, Prof. Dr. Alex Retraubun malah jadi kandidat kuat untuk bersaing dengan Thomas Pentury untuk menjadi rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon periode 2016/2020 mendatang.

Selain mendapat dukungan dari fakultas asalnya, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Retraubun juga berhasil memperoleh dukungan dari anggota senat fakultas lainnya, yaitu Fakultas Pertanian saat proses penjaringan calon rektor di tingkat fakultas.

Simpati anggota senat universitas diperkirakan akan terus bertambah kepada Retraubun, terutama dari kubu guru besar atau professor, karena dia diklaim dan dianggap layak serta dapat membuat kemajuan signifikan di Unpatti Ambon.

Awalnya Retraubun diisukan tidak lolos kriteria calon rektor karena tidak pernah menduduki jabatan minimal ketua jurusan di Unpatti Ambon atau tingkat perguruan tinggi. Padahal salah satu kriteria berdasarkan Permenristekdikti No 1 tahun 2015, calon rektor setidaknya pernah menduduki jabatan manejerial di perguruan tinggi minimal sebagai ketua jurusan selama dua tahun.

Retraubun kemudian mengirim surat kepada Menristekdikti untuk berkonsultasi pada 18 Desember lalu. Hasilnya, surat tersebut ditanggapi Menristekdikti dengan melakukan perubahan Peraturan Menristekdikti No 1 tahun 2015 dengan Peraturan Menristekdikti No 1 tahun 2016 pada 5 Januari lalu.

Pada permenristekdikti No 1 tahun 2016, syarat manejerial calon rektor bukan hanya diukur pada pengalaman manejerial di lingkup perguruan tinggi, juga bisa dari luar. Tapi pengalaman menejerial calon rektor di luar lingkup perguruan tinggi harus pernah menduduki jabatan esselon II/a.

Menurut Retraubun saat dihubungi Ambon Ekspres, karena permenristekdikti perubahan tersebut diundangkan pada 5 Januari dan tiba di Unpatti pada 6 Januari pagi, jadi dirinya merasa dapat mencalonkan diri sebagai calon rektor.

Untuk itu, dia langsung mendaftar sebagai calon rektor melalui Fakultas Pertanian yang melakukan proses penjaringan pada hari tersebut, 6 Januari. “Di Fakultas Pertanian, saya mendapat dukungan 5 suara anggota senat. Jadi saya lolos, karena isyaratnya, calon rektor minimal mendapat dukungan 5 suara anggota senat,” terangnya.

Terakhir, dia juga mencalonkan diri sebagai calon rektor dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. “Di Fakultas saya sendiri, saya mendapat dukungan 13 suara anggota senat,” ungkapnya.

Dia mengaku, tidak sempat mengikuti proses pencalonan pada sejumlah fakultas lainnya karena sudah terlambat. “Saat itu, semua fakultas telah menutup pendaftaran. Yang tersisa hanya Fakultas Pertanian dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan saja,” tuturnya.

Walau demikian, Retraubun tetap optimis dapat mempengaruhi anggota senat lainnya untuk mendukung dirinya sebagai Rektor Unpatti Ambon periode 2016/2020 mendatang. “Saya yakin simpati anggota senat untuk memberikan dukungan terhadap saya cukup besar,” katanya.

Sementara itu, dukungan beberapa fakultas ke Pentury untuk kembali memimpin Universitas Pattimura justeru kian bertambah. Dia mendapat dukungan dari Fakultas Kedokteran, FKIP, F-MIPA, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Ekonomi. Dia juga menjadi calon rektor yang paling banyak mendapatkan dukungan.

“Iya, dia (Pentury –red) yang mendapatkan dukungan paling banyak diantara para kandidat lain. Dia diinginkan karena dianggap berhasil memimpin Unpatti. Di tangannya juga gejolak di Unpatti bisa diminimalisir, dibanding kepemimpinan sebelumnya,” ungkap salah seorang dosen yang menolak ditulis namanya.

Bagaimana peluang Pentury maupun kandidat lain? sumber ini mengaku, cukup besar, karena dukungan senatnya juga banyak. “Namun nanti kita lihat lah. Ada mekanisme dan prosesnya,” pungkas dia. (ADI)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!