Pariella-Alex Jajaki Koalisi – Ambon Ekspres
Trending

Pariella-Alex Jajaki Koalisi

AMBON, AE.—Persaingan merebut jabatan Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon periode 2016/2020 semakin ketat. Semua kandidat memiliki peluang yang sama. Empat bakal calon Rektor Unpatti Ambon, Prof. Dr. Thomas pentury, Prof. Dr. M. J. Sapteno, Prof. T. D. Pariella, dan Prof. Dr. Alex. S. W. Retraubun, bakal terus berusaha menggalang kekuatan untuk mendapatkan suara senat terbanyak.

Dari empat bakal calon rektor tersebut, hanya akan ada tiga calon rektor saja yang akan disampaikan ke Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), yang selanjutnya dilakukan pemilihan rektor. Ada kemungkinan diantara mereka akan berkoalisi atau bergabung.

Koalisi dilakukan antar kandidat untuk membangun kekuatan ditingkat senat, sambil mengharap dukungan dari pemerintah pusat yang mendapat jatah 35 persen suara dari jumlah anggota senat Unpatti Ambon.

Diantara empat bakal calon rektor tersebut, berkembang kemungkinan atau bersatunya Pariella dan Retraubun. “Ini yang kemungkinan masih bisa dipersatukan, karena komunikasi yang terjalin diantara keduanya masih lebih baik dibanding kandidat lainnya. Memang komunikasi antar kandidat juga baik, tapi diantaranya kedua masih lebih baik,” ungap salah satu sumber di kampus biru tersebut.

Sementara itu, dukungan pusat pun yang memiliki suara cukup besar terhadap keempat bakal calon tersebut, rasanya cukup berimbang. “Keempatnya cukup berpeluang untuk mendapat dukungan suara lebih dari pusat,” ujarnya.

Retraubun yang berhasil membuat Menristekdikti merubah peraturannya dari Peraturan No 1 tahun 2015 menjadi peraturan No 1 tahun 2016, diisukan menguat. Karena kemampuan tersebut menjadi bukti kemampuannya untuk membuka komunikasi yang lebih baik dengan pemerintah pusat.

“Itu yang menjadi faktor kekuatannya sekarang. Apalagi kekuatan itu yang dicari oleh Unpatti selama ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Rektor, Dr. Jantje Tjiptabudi mengatakan, KPCR terus berproses. Ada berbagai agenda yang telah dilangsungkan dan akan dilangsungkan dalam waktu dekat, karena masa jabatan rektor saat ini akan segera berakhir pada 23 Februari mendatang.

Kalau sampai 23 Februari, pemilihan rektor belum terlaksana, kemungkinan akan ada penjabat rektor baru di Unpatti. Sehingga KPCR telah menetapkan 29 Januari dilakukan pemilihan rektor, tapi hal tersebut tergantung jadwal menteri nantinya.

“Jadwal masih bisa disesuaikan, karena kita masih mempunyai waktu hingga 23 Februari mendatang. Tapi kita tidak mau membuat jadwal terlalu mepet, jadi kita rencanakan 29 Januari,” terang Tjiptabudi.

Kemarin, KPCR baru selesai melakukan penyesuaian aturan pemilihan rektor dari aturan yang lama Permenritekdikti No 1 tahun 2015 ke Permenristekdikti No 1 tahun 2016. Kemudia KPCR akan melakukan verifiksi terhadap keempat bakal calon pada 14 hingga 16 Januari, untuk diusulkan kepada senat universitas.

Pada 19 Januari akan dilakukan pengesahan bakal calon oleh senat universitas, sekaligus penentuan nomor urut bakal calon untuk pelaksanaan visi dan pemilihan calon rektor di tingkat senat universitas pada 20 Januari.

Hasil pemilihan calon rektor tersebut akan disampaikan kepada Menristekdikti pada 21 Januari. Terakhir, direncanakan pemilihan rektor pada 29 Januari yang akan dihadiri oleh menristekdikti atau yang mewakili. (ADI)

Most Popular

To Top