Hari Ini Putusan Sengketa Pilkada – Ambon Ekspres
Trending

Hari Ini Putusan Sengketa Pilkada

AMBON,AE— Sidang putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilkada Bupati dan wakil Bupati kabupaten Seram Bagian Timur terancam ditunda. Pasalnya, hinga tadi malam, belum terjadwal di website resmi Mahkamah Konstitusi. Namun, Komisi Pemlihan Umum memastikan sidang putusan Pilkada empat daerah digelar hari ini.

Seperti diumumkan di website resmi Mahkamah Konstitusi (www.mahkamahkonstitusi.go.id) Minggu (17/1), belum muncul jadwal sidang putusan untuk PHP Pilkada SBT. Permohonan perkara PHP Pilkada SBT disampaikan pasangan Sitti Umuriah Suruwaky-Sjaifuddin Goo dengan nomor perkara 111/PHP.BUP-XIV/2016.

Sedangkan sidang putusan Pilkada MBD, Aru dan Bursel, Senin, 18 Januari pukul 16.00 wib atau jam 6 sore wit. Pilkada MBD digugat oleh dua pasangan calon, yakni Simon Moshe Maahury dan Kimdevits Berthi, dan pasangan Nikolas Johan KiliKily dan  Johannis Hendrik Frans. Pilkada Aru digugat oleh pasangan Obed Barends dan Eliza Lasarus Darakay, Pilkada Bursel digugat pasangan Rivai Fatsey dan Anthonius Lesnussa.

Ketua KPU Provinsi Maluku, Musa Latua Toekan saat dikonfirmasi via seluler, Minggu (17/1) menjelaskan, jadwal sidang putusan PHP bagi dearah-daerah yang telah diumumkan, kemungkinan karena perkaranya tidak terlalu rumit. Sehingga, Rapat Pemeriksaan Hakim (RPH) yang digelar cepat selesai dan jadwal sidangnya diumumkan.

Bagaiamana dengan SBT? Musa mengaku, tetap akan diputuskan pada hari ini. Sebab kata dia, bukan hanya SBT, namun masih terdapat daerah lain yang belum dijadwalkan. Kemudian, sesuai Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) nomor tentang jadwal sidang, tanggal 18 adalah batas pembacaan putusan.

“Karena memang RPH belum selesai. Tapi, sesuai jadwal sebagai PMK, itu batasnya tanggal 18 Januari. Bisa saja besok pagi atau siang jadwalnya diumumkan. Kan sidangnya sampai dengan malam. Jadi, bukan ditunda,”jelasnya.

Siap Kalah, Siap Menang
Sementara itu, Tim pemenang pasangan calon pemohon dan pasangan calon yang menang serta kuasa hukum mengaku, siap menerima apapun keputusan hakim mahkamah. Disisi lain, mereka juga optimis menang dengan dalil masing-masing.

“Pada prinsipnya, kami dari pasangan Sus-Goo siap menerima keputusan mahkamah konstitusi. Karena itu merupakan keputusan tertinggi dan harus dihormati,” kata Manan Rahawarin, Tim Pemengan pasangan Sitti Umuriah Suruwaky-Sjaifuddin Goo selaku pemohon untuk Pilkada SBT.

Ketua Tim Relawan kemenangan pasangan Abdul Mukti Keliobas-Fachri Husni Alkatiri (Mufakat), Bahrum Wajo mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan kemenangan. Alasan dia, gugatan yang disampaikan pasangan Sus-Goo tidak substansial, karena memperkarakan pelanggara, bukan perselisihan perolehan suara yang telah disyaratkan dalam Undang-undang Pilkada nomor 8/2015 dan PMK nomor 1/2015.

Kuasa hukum pasangan Tagop Soulisa-Ayub Saleky, Fahri Bachmid berpendapat, sesuai argumentasi hukum sebagaimana yang telah dikemukakan dalam jawaban dan eksepsi, permohonan atau gugatan yang diajukan oleh Pemohon Hikmat (Rivai-Antonius) tidak berdasar.

”Karena pasangan Hikmat tidak mempunyai “Legal standing” serta gugatan mereka telah melampaui interval waktu dari yang ditentukan yaitu 3 x 24 jam, karena faktanya mereka mengajukan dalam tempo 4 x 24 jam,”kata dia via sms.

Kemudian selisih suara 2 persen yang terlampui jauh. Dengan dasar itu, pihaknya yakin MK akan menolak gugatan Hikmat. ”Bahwa dengan dasar itu, maka kami berpendapat dan berkeyakinan bahwa hakim panel MK akan menolak atau tidak menerima gugatan HIKMAT karena tidak beralasan hukum,” tandasnya. (TAB)

Most Popular

To Top