Sel Teroris Masih ada di Ambon – Ambon Ekspres
Trending

Sel Teroris Masih ada di Ambon

AMBON, AE— Pasca insiden penyerangan Sarinah Thamrin, Jakarta, sejumlah nama terduga teroris disebar Markas besar kepolisian RI. Polres Ambon sudah mengantongi sejumlah nama terduga teroris, namun siapa mereka, masih dirahasiakan kepolisian.

“Sudah Ada data-data nama siapa, saya belum bisa buka lebih detail. Mereka ini lebih mengarah ke mana, jelasnya saat ini kita hadapi masalah ISIS,” kata Kapolres Pulau Ambon dan PP Lease, AKBP Komaruz Zaman, kepada Ambon Ekspres, Minggu malam saat digelar razia di sejumlah titik di Kota Ambon.

Menyinggung soal ada kemungkinan masih aktifnya sel teroris di Ambon, kapolres belum bisa memastikannya. Hanya saja diakuinya, Ambon pernah ada aksi-aksi terorisme. “Yang pasti kita siaga saja,” kata kapolres.

Direktur Ambon Reconciliation and Mediation Center (ARMC) IAIN Ambon, Abidin Wakano mengatatakan, bila merujuk pada penggunaan kata teroris secara global maka sel teroris di Maluku masih ada. Keberadaan mereka bisa di daerah-daerah yang pernah berkonflik atau di perbatasan segregasi (pemisahan). “Tetap ada, apalagi di wilayah segregasi,” katanya, kemarin.

Kendati begitu, Wakano tidak dapat memastikan identitas kelompok tersebut. Namun, aksi teror dapat dilakukan oleh mereka yang berfikir radikal, ditambah kesenjangan sosial, ekonomi, dan politik.

Sebab, Wakano menjelaskan, secara sosiologis agama, setiap orang yang berfikir ekslusif, berpotensi radikal dengan membangun interaksi sosial yang dapat menimbulkan ganguan keamanan.

“Jadi teroris ini adalah kelompok yang kalah dengan situasi yang terjadi. Situasi sosial, ekonomi atau politik. Bila situasi ini memburuk maka yang punya pemahaman agama yang baik tapi berfikir radikal, bisa melakukan teror atau mengajar orang lain,” katanya.

Kendati begitu, menurut Wakano, sebagai daerah yang pernah dilanda konflik sosial pada puluhan tahun lalu, Maluku lebih aman pada masa sekarang. Ini merupakan hasil dari upaya keras semua pihak di daerah ini.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Ajun Komisaris Besar Polisi Sulaiman Waliulu, yang dimintai keterangan terkait aksi terorisme yang terjadi di Maluku, tak mau mengomentari hal tersebut lebih jauh. Hanya saja kata perwira menengah Polda Maluku itu, teroris di Maluku, sudah tidak ada lagi.

“Alangkah baiknya besok (Hari ini red), wawancara langsung sama Pak Kapolda saja. Tetapi yang setahu kami teroris itu sudah tidak ada di Maluku lagi. Bahkan orang-orang yang pernah terlibat juga sudah tidak ada lagi,”katanya.

Terkait dengan siaga satu sendiri, Waliulu menambahkan, hal itu merupakan perintah dari pimpinan pusat (Kapolri red), untuk mengantisipasi terjadinya aksi teroris tersebut. “Kalau siaga satu itu perintah dari pak kapolri kepada seluruh jajaran kepolisian yang ada direpublik ini, termasuk Polda Maluku sendiri. Makanya kita laksanakan perintah siaga satu itu. nanti besok,” tegasnya.

Guna tetap menjaga satabilitas keamanan dari ancaman teroris, aparat gabungan TNI-Polri melakukan razia dibeberapa titik di kota Ambon. Pantauan Koran ini, Sabtu (16/1), Razia gabungan dilakukan di beberapa titik diantaranya, Jalan Jendaral Sudirman tepatnya didepan pusat perbelanjaan Maluku City Mall (MCM), di kawasan Talake, dan Passo.

Setiap kendaraan yang melintas di kawasan tersebut, aparat gabungan ini, kemudiaan mengambil langka penyidikan setiap kendaraan, baik roda empat maupun roda dua.

Razia itu, dimulai dari Pukul 22.30 Wit dan berakhir pada pukul 00.30 Wit itu, Razia selain di fokuskan untuk bahan peledak, Narkoba, miras, dan senjata tajam. Puluhan kendaraan roda dua yang tidak memiliki kelengkapan juga mendapat penindakan penilangan.

Terlihat juga, aparat gabungan ini mengamankan sebuah senjata tajam berupa parang, pelakunya langsung diamanakan dan digiring ke Mapolres Ambon.

Kapolres Pulau Ambon dan Pp.Lease AKBP Komaruz Zaman yang ikut langsung razia mengatakan, ini langka antisipasi terhadap segala kemungkinan yang mungkin terjadi.” Ini bagiaan antisipasi kita,” kata dia. (MAN/AHA/ERM)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!