Korban Penipuan Terus Bertambah – Ambon Ekspres
Trending

Korban Penipuan Terus Bertambah

AMBON,AE— Setelah terungkapnya kasus penipuan dengan modus menjual SK PNS palsu. Pihak kepolisiaan Polres Pulau Ambon dan Pp Lease kemarin, kembali menerima tiga laporan warga yang menjadi korban penipuaan Lea Maria Lekipiouw, PNS pada Dinas Pengelola Pendapatan Keuangan dana Aset Daerah.

Dihadapan para korban, pelaku ini menggunakan nama samaran berbeda, Ice, dan Ice picarima. Sampai kemarin Kedua pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka, statusnya masih tetap sebagai saksi.

Sebelumnya, pihak kepolisiaan sudah menerima salah satu laporan korban, diketahui Willem Letwory (53). Dia melaporkan Neltjie Tempessy, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. Aksi penipuan itu dilakukan, 24 Juni 2015 lalu.

Sementara sampai hari kemarin, belum juga ada penetepan status kedua terduga pelaku itu. Kasus ini masih terus diselidiki terkait barang bukti. ”Dua PNS ini statusnya masih saksi, kita masih dimintai keterangan juga dari Satreskrim kita.

Masih dikumpul bukti, sampai hari kemarin sudah empat laporan yang kita terima dari para korban,” kata Kapolres Pulau Ambon dan Pp.Lease AKBP Komaruz Zaman, Jumat (22/1) kemarin saat dikonfirmasi terkait dengan perkembangan kasus tersebut.

Onisimus Adrianus, PNS Pemkot Ambon, mengaku ikut ditipu. Awalnya, korban didatangi pelaku, dan menjanjikan anak korban bekerja di kantor gubernur. “Jangan kuatir, saya bekerja di tempat itu tetap anak bapak tembus, dan dapat SK PNS,” kata Adrianus mengutip pernyataan Ice.

Korban termakan tipu pelaku. Adrianus pun menyerahkan sejumlah uang, mulai 13 Maret 2012 hingga 28 Januari 2014. Total uang yang diberikan korban kepada pelaku sebanyak Rp.38.512.000.

Tanggal 27 Agustus 2015, Ice memberikan korban SK PNS. Beberapa bulan kemudian, pelaku kembali menghubungi korban dan mengatakan SK PNS harus di ganti. Tanggal 11 Januari 2016 pelaku kembali memberikan SK PNS tersebut. Dari situ, korban curiga. Dia pun memberanikan diri mendatangai kantor BKD Provinsi Maluku untuk mengecek kebenaran SK PNS. Di BKD korban mendapat penjelasan dari Kantor BKD bahwa SK PNS tersebut palsu.

Lima bulan kemudiaan pelaku juga membidik, Soleman Hairatua, juga seorang PNS yang tinggal di Benteng Atas (Bentas), kecamatan Nusaniwe. Kejadiaan itu terjadi tanggal 21 Agustus 2013. Korban menyerahkan uang secara berulang kali sampai pada tanggal 19 Mei 2015.

Disaat bersamaan Ice juga menipu Desmon Picanussa, Tenaga Honorer RSU Dokter Haulussy. Keduanya bertemu di salah satu hotel. Pelaku memakai nama Ice picarima saat itu.
Kapolres, mengatakan kasus ini sementara didalam lagi, dan tidak menutup kemungkinan masih ada laporan susulan terkait penipuan yang dilakukan oleh kedua pelaku. Saat pemeriksaan kedua pelaku sempat menyebutkan sebanyak 20 orang yang sudah menjadi korban atas perbuatan meraka ini. (ERM)

Most Popular

To Top