Selasa Amran Mustari Diperiksa KPK – Ambon Ekspres
Trending

Selasa Amran Mustari Diperiksa KPK

Surat Titipan 9 Perusahaan Juga Disita?

AMBON, AE— Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (22/1) melakukan penggeledahan di tiga titik, masing-masing kantor Balai Pelaksana Jalan Jembatan Nasional (BPJJN) Wilayah XII Maluku-Maluku Utara, Kantor PT CMP, dan kediaman Direktur perusahaan itu, FT. Dalam penggeledahan, penyidik tidak menyampaikan pernyataan resmi. Selasa (26/1) Kepala BPJJN, Amran Mustari akan diperiksa KPK.

Dari Jakarta, Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan, penggeledahan masih terkait dengan kasus operasi tangkap tangan terhadap anggota DPR RI, Damayanti Wisnu Putranti dan tiga orang lainnya. “KPK menduga ada jejak tersangka di lokasi tersebut,” ujar Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, Jumat petang.

Penggeladahan dilakukan bersamaan di tiga titik. Belum diketahui berapa penyidik KPK yang ditugaskan ke Ambon, tapi di lapangan tim dipecah tiga. Jumlah penyidik terbesar menggeledah kantor BPJJN di Wailela, Ambon. Sisanya dipecah di kediaman dan kantor bos PT CMP.

Di kantor PT CMP penggeledahan selesai sekira pukul, 17.00. Para penyidik yang dikawal brimob bersenjata terlihat membawa sejumlah dokumen. Belum diketahui apa isi dokumen tersebut. Tak sekatapun yang disampaikan penyidik kepada pers yang sudah menunggu sejak pagi.

Penggeledahan dipimpin oleh AKBP Henri Christian. Untuk persiapan penggeledahan, sehari sebelumnya, ketua tim penyidik KPK itu, telah tiba di kota Ambon. Selain memantau tempat-tempat yang menjadi sasaran penggeledahan, juga untuk berkoordinasi dengan Polda Maluku untuk pengawalan tim penyidik selama beraktivitas di Ambon.

Tim KPK sekitar 20 orang itu tiba di kota Ambon, Jumat, kemarin sekira pukul 08 :00 Wit. Tim yang menggeledah kantor BPJN Maluku-Maluku Utara mulai melakukan penggeladahan sekitar pukul 10 : 00 Wit. Penggeladahan yang dikawal sejumlah anggota Brimob Polda Maluku bersenjata lengkap itu dilakukan secara tertutup.

Tim terlihat menuju lantai dua kantor BPJJN, menggeledah ruangan di sana. “Mungkin di ruangan kepala balai,” ungkap sumber dari dalam kantor Balai Jalan.

Kantor BPJN Maluku-Maluku Utara yang terletak di jalan Ir. M Putuhena, Wailela Rumah Tiga, kota Ambon itu terlihat sepi. Selain sejumlah anggota Brimob yang berjaga-jaga di depan kantor, di dalam kantor terlihat hanya beberapa pegawai yang beraktivitas. Kepala Balai Jalan Amran Mustari juga tidak berada di kantor. Nomor telepon selulernya pun tidak dapat terhubung.

Setelah melakukan penggeladahan sekitar  dua jam, pada pukul 12: 00 tim menghentikan sementara aktivitas mereka untuk Sholat Jumat. Penggeladahan kembali dilakukan di lantai dua pada pukul 13 : 40 Wit. Beberapa pegawai Balai Jalan yang ingin dikonfirmasi, menolak memberikan penjelasan tentang ‘tamu’ mereka dari ibu kota negara itu.

“ Saya juga tidak tahu kalu hari ini ada tim yang datang. Tidak tahu untuk apa,” ungkap salah satu pegawai Balai Jalan, kemarin.

Berdasarkan pantauan koran ini di dua tempat lainnya, tim KPK yang dipimpin oleh Christian datang dengan tiga mobil Kijang Inova sekitar pukul 10.30 Wit. Dari 5 anggota KPK itu, 4 diantaranya mengenakan rompi yang bertuliskan KPK. Mereka dikawal 6 anggota Brimob bersenjata lengkap.

Setelah melakukan penggeladahan selama kurang lebih lima jam, tim membawa pulang sejumlah dokumen yang diisi dalam dua kotak dan satu koper. Tim KPK meninggalkan lokasi sekitar pukul 16.35 WIB.

Ketua tim, Henry Christian ketika dimintai keterangan secara singkat mengatakan ada tiga titik pengeledahan yang dilakukan KPK. “Ada tiga tim yang melakukan penggeledahan pada tiga titik, “katanya dan kemudian masuk ke mobil.

Pukul 17 : 30 Wit tim yang dipimpin Christian pun tiba di kantor Balai Jalan dan bergabung dengan tim di sana. Mereka langung menunju lantai II. Dua kotak dan satu koper yang berisi hasil penggeledahan, juga dibawa serta.

Hingga berita ini naik cetak, tim belum keluar dari kantor Balai Jalan. Sementara semua pintu kantor itu ditutup petugas keamanan.

Direktur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Maluku Jan Sariwating mengemukan, operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan penyuapan terhadap anggota DPR RI frkasi PDIP tersebut merupakn pintu masuk untuk membongkar praktek yang dilakukan oleh pejabat-pejabat pada Balai Jalan. Penangkapan tersebut, kata dia, diduga atas paket-paket pembangunan ruas jalan di Pulau Seram.

“Tindakan KPK untuk melakukan penggeledahan atas kantor BPJN Maluku dan Maluku Utara merupakan langkah yang tepat. Selain itu, KPK juga harus memeriksa seluruh pejabat teras di kantor tersebut, karena banyak praktek-praktek busuk terjadi di instansi itu,”tandasnya.

Ketua tim, AKBP Hendri Christian kepada Ambon Ekspres tadi malam di swiss bel mengungkapkan, untuk sementara mereka sudah menyelesaikan penggeledahan. KPK akan kembali lagi, jika dalam pengembangan kasus masih diperlukan bukti-bukti lainnya.

Pemeriksaan akan dilakukan terhadap Kepala BPJJN, Amran Mustari pada Selasa (26/1). Setelah Amran, akan dilakukan juga pemeriksaan terhadap Satuan kerja Buru, Seram, dan Maluku Tenggara. Untuk tiga satker ini, penyidik KPK belum tentukan tanggal pemeriksaan. “Kita kembali ke Jakarta besok (hari ini),” kata dia.

Informasi lain yang diperoleh Ambon Ekspres, dalam penggeledahan di BPJJN, penyidik KPK juga menyita surat titipan 9 perusahaan agar diakomodir dalam proses tender proyek di Kementerian Pekerjaan Umum. Namun informasi ini belum terkonfirmasi oleh penyidik KPK.(MAN/AFI)

Most Popular

To Top