PPP Inginkan Paparissa, Golkar Ragu – Ambon Ekspres
Politik

PPP Inginkan Paparissa, Golkar Ragu

AMBON, AE.-Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tetap mengharapkan pasangan Richard Louhenapessy dan Sam Latuconsina (Paparissa) jilid II untuk tetap melanjutkan pembangunan di periode berikutnya. Namun, Golkar justru masih meragukan pasangan Paparissa Jilid II, untuk terus mengevaluasi kinerja Paparissa jilid I.

“Kita masih tetap mendorong Paparissa jilid II dilanjutkan. Karena pasangan tersebut masih sangat ideal. Dan PPP tetap menggunakan politik edukasi yang baik dengan mengedepankan etika politik,” ungkap Ketua DPC PPP kota Ambon, Rovik Akbar Afifudin, kepada wartawan di Balai Rakyat Belakang Soya, Selasa (02/2).

Ketua Fraksi PPP kota Ambon ini mengaku, jika positif bagi Paparissa untuk dilanjutkan maka tetap PPP akan tetap mendukung Paparissa jilid II. Namun PPP tetap setuju dengan pernyataan yang disampaikan oleh Walikota Ambon Richard Louhenapessy yang meinginkan agar bakal calon wakil wali kota sesuai hasil survey. Sehingga semua kalangan dapat mengetahui bahwa pasangan tersebut masih sangat kuat dan ideal.

“Jadi masing-masing dengan caranya. Apapun bentuknya dinamika yang terjadi dalam pilwakot, pemerintah ini harus tetap solid sampai masa akhir jabatan,” tegasnya.
Menurutnya, jika sebaliknya sosok Richard tidak menginginkan Sam untuk kembali berpasangan, maka akan membuka ruang yang lebih bagi PPP untuk memilih.

“Jadi yang ingin PPP bicarakan dengan Pak Richard tentang kapasitas PPP yang pernah mengusung Paparissa pada Pilwakot 2011. Karena kami punya pilihan ketika ada pilihan yang berbeda,” terangnya.

Tempat yang sama, Ketua Fraksi Golkar kota Ambon Max Pattiapon menjelaskan, bahwa partai Golkar msih tetap konsisten dengan apa yang disampaikan beberapa waktu lalu. Dimana akan tetap mengawal Paparissa jilid I hingga selesai masa bakti.

“Golkar tetap usulkkan Richard Louhenapessy dalam pilwakot 2017, karena itu komitmen Golkar. Soal paparissa jilid II berpulang kepada sang kandidat. Yang jelas, sebelum kandidat ambil keputusan didahului dengan mekanisme partai. Jadi tidak 100 persen menjdi tanggung jawab kandidat. Tapi ada mekanisme penetapan dengan survey. Kemudian rapat pleno untuk memutuskan bakal calon di DPD maupun DPP,” jelas Pattiapon.

Anggota komisi II DPRD Ambon ini menilai, jika Sam Latuconsina secara hasil survey memenuhi criteria sebagai bakal calon untuk diusungkan berpasangan dengan Richard, maka tidak menjadi soal. Karena semuanya akan dikembalikan ke mekanisme partai.

“Itu dikembalikan lagi kepada mekanisme partai. Jadi kalau memang kandidat tidak menginginkan tetapi partai menginginkan, maka itu juga masih berpeluang ada proses negosiasi di situ,” ujarnya. (ISL)

Most Popular

To Top