3 Putra Luhu Berebutan SBB 1 – Ambon Ekspres
Trending

3 Putra Luhu Berebutan SBB 1

AMBON,AE— Setelah Levinus Kariuw dan Marcus Pentury menyatakan maju, kini sejumlah figur beranikan diri menyatakan sikap politiknya. Komunikasi politik bahkan sudah dilakukan jauh-jauh hari dengan partai politik, termasuk menggalang dukungan pemilih untuk calon independen.

Mereka yang menyatakan ingin bertarung di SBB, adalah Muhammad Suhfi Majid, Yasin Payapo, dan Sahlan Heluth. Bahkan, Sahlan mengaku berpasangan dengan Edward Makaruku. Suhfi mengaku, Partai Keadilan Sejahera (PKS) secara institusai telah menetapkan dirinya sebagai bakal calon Bupati SBB. Menariknya, ketiganya berasal dari Desa Luhu.

“Pilkada SBB tahun 2017 adalah momentum yang akan disambut PKS. Maka rekomendasi partai telah ditetapkan untuk kader harus ambil peran sebagai calon bupati. Saya kira sebagai kader PKS, insha Allah sangat siap untuk itu,” kata Suhfi kepada Ambon Ekspres via email, Jumat (5/2).

Suhfi  memandang, dorongan internal PKS untuk maju di perhelatan pilkada SBB adalah bentuk kepercayaan sekaligus penegasan sikap politik PKS untuk meningkatkan peran pengabdian kepada masyarakat SBB di pemerintahan. Menurut dia, hal itu sangat wajar.

“Niatnya untuk mengabdi. Memaksimalkan peran dan kontribusi kepada masyarakat di eksekutif. Maka dirinya memandang wajar keinginan tersebut. “Sebagai kader, tentu keinginan struktur diresponi secara positif,” kata anggota DPRD provinsi Maluku dua periode asal daerah pemilihan SBB itu.

Ketika ditanya pasangan calon wakil bupati yang akan mendampinginya, Suhfi mengaku, proses komunikasi sedang jalan. “Calon wakil bupati sedang dalam komunikasi. Saya kira kita berproses secara bertahap namun pasti untuk menemukan titik kesesuaian,”detailnya.

Saat dihubungi via seluler, Jumat (5/2), Sahlan Heluth mengaku, telah menyiapkan diri sejak 2012. Sehingga kata dia, keinginannya bertarung pada Pilkada SBB, bukan sekedar ikut-ikutan meramaikan bursa pencalonan.

“Jadi, saya sudah siap lahir bathin. Bahkan, saya sudah menyiapkan diri selama lima tahun atau sejak 2012. Bukan tiba saat tiba akal. Tapi, melalui proses panjang,” kata Sahlan via seluler.

Kesiapan, dia akui jurnalis senior Maluku itu, bukan semata soal sosialisasi diri untuk peningkatan elektablitas dan pencitraan. Namun, termasuk kesepakatan untuk berpasangan Edward Makaruku, akademisi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura.

“Saya sudah deal (setuju) dengan pak Edward Makaruku. Alasannya, karena kami ingin konfigurasi kepemimpinan muda dan tua. Saya selaku anak muda, dan disokong oleh pak Edward sebagai orang tua,”akunya.

Selain itu, tambah Sahlan, Edward juga memiliki basis massa yang cukup kuat. Faktor lainnya adalah, soal konfigurasi kewilayahan yang dinilainya cukup kuat. “Pak Edward dari Kecamatan Taniwal dan saya dari Huamual. Kemudian, pak Edward juga memiliki dukungan arus bawah yang cukup kuat. Lainnya, saya menilai pak Edward adalah orang baik yang harus diberi peran untuk membangun SBB,”terangnya.

Sahlan mengaku, telah melakukan komunikasi dengan beberapa partai politik. Kendati bukan orang partai, dia optimis, bisa mendapatkan rekomendasi untuk memenuhi syarat pencalonan kepala daerah dan wakil kepala daerah SBB 2017 mendatang.

“Saat ini saya sudah melakukan komunikasi dengan beberapa partai politik. Kalau partai sudah membuka pendaftaran, pasti kita mendaftar. Kami memnag bukan orang partai, karena itu kami berkewajiban melakukan komunikasi. Tapi, dengan dukungan dari bawah yang cukup kuat, saya yakin partai akan melirik calon yang berpeluang menang,” katanya. Namun, Sahlan enggan menyebut nama partai-partai tersebut.

Sahlan juga disebut-sebut akan maju lewat jalur independen, karena itu konsolidasi ke aras bawah terus dilakukan. Pembentukan simpul di dusun, desa dan kecamatan sudah dilakukan. Bahkan, awal 2016, Sahlan dan Edward sudah meresmikan posko kemenangan.

Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), M Yasin Payapo juga mengaku, telah siap maju sebagai calon Bupati SBB. Yasin maju dengan misi, perubahan secara totalitas di kabupaten yang bertajuk Saka Mese Nusa, itu.

“Hanura tetap mendorong kader. Sebagai kader yang baik, kita tetap siap. Kenapa sampai saya katakan siap dan didorong oleh partai, karena filosofinya, kita ingin buat perubahan di SBB terhadap semua aspek yang dirasa belum berkembang,”kata Yasin.

Soal kesiapan, baik dalam rangka mendapatkan rekomendasi maupun pemenangan, Yasin mengaku, hal itu menjadi indikator mutlak yang sudah dilakukan. ”Kalau orang siap maju, otomatis sudah siapkan segala sesuatunya,” akunya.

Disinggung soal informasi, dirinya berpasangan dengan Yus Akerina, Yasin belum memastikan. Namun,dia mengaku, sudah mendapatkan bakal calon yang tepat.

“Bisa jadi beliau (Yus Akerina) atau yang lain. Tapi, soal wakil saya belum mau bicara panjang lebar. Memang Saya sudah amati figure-figur yang tepat untuk mendampingi saya. Nanti lihat saja, apakah saya sampaikan dalam bentuk deklarasi atau bentuk lainnya,”kuncinya.(TAB)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!