Sindikat Pelajar Spesialis Curanmor-Penodongan – Ambon Ekspres
Trending

Sindikat Pelajar Spesialis Curanmor-Penodongan

Kapolres: Pelaku Rata-rata Berusia Muda

AMBON, AE— Belum dua bulan, sudah ada 17 kasus pencurian kendaraan bermotor ditangani kepolisian. Itu pun belum termasuk yang belum dilaporkan ke polisi. Operasinya lebih banyak dilakukan di pemukiman-pemukiman warga. Para pelaku justeru menghindari tempat umum, karena mudah terpantau.

Kapolres Pulau Ambon dan Pp. Lease AKBP Komaruz Zaman, saat dikonfirmasi soal aksi kejahatan pencuriaan sepada motor di kota Ambon dan sekitarnya, mengaku sangat meningkat. Data yang diterimanya, sudah belasan laporan warga terkait curanmor.” termasuk cukup tinggi untuk bulan Januari sampai Februari, ada sebanyak 17 kasus curanmor laporan masuk ke kita,” kata Zaman via telepon Kemarin.

Aksi kejahatan pencuriaan sepeda motor ini, kebanyakan membidik perumahan warga dibandingkan dengan titempat umum.” Pelaku melakukan pencuriaan ketika ada kesempatan saja, kalau dari data laporan kebanyakan terjadi di pekarangan rumah warga. Ada juga ditempat-tempat umum,” tutur Zaman.

Sampai kemarin, polisi terus melakukan pemetaan terhadap beberapa lokasi yang dianggap rawan dan selalu menjadi incaran para pelaku curanmor.” Sementara kita masih mapping (pembagiaan tugas), sudah kita bentuk tim khusus untuk curanmor.

Untuk sementara menyikapi persolan ini ya patroli dan razia, termasuk kita intensifkan dari Satlantas untuk melakukan razia kendaraan roda dua secara rutin. Jadi selain penertiban kendaran sasaran kita juga untuk motor curian,” katanya.

Terkait pelaku curanmor yang sudah diamankan, kata Zaman untuk pelaku yang sudah tertangkap berusia dibawah umur itu. Dia merupakan spesialis curanmor.” Iya mereka ini (pelaku-red) spesialis curanmor, kalau kita lihat dari cara beraksi dalam melakukan pencurian, kita akan kembangkan lagi, apa pelaku ini ada hubungan dengan sejumlah kasus yang sudah dilaporkan atau tidak nanti kita lihat perkembanganya,” imbuhnya.

Menyoal, aksi kejahatan penjambretan yang sering terjadi, kapolres belum dapat memastikan itu. Namun, dipastikan yang bermain pelakunya anak-anak dibawah umur.”Kita belum lihat itu, dari beberapa kasus yang kita tangani ada indikasi anak-anak yang bermain, termasuk curanmor itu,” tutur Zaman.

Dia juga membenarkan, aksi penodongan kerap dilakukan di sejumlah penginapan-penginapan disekitar wilayah kecamatan sirimau. Polisi bahkan sudah bergerak guna mengungkap aksi pelaku kejahatan tersebut secara jelas.” Laporan sudah masuk ke saya, terjadi di wilayah sirimau, sementara dalam penyelidikan, untuk melihat aksi kejahatan ini lebih dalam lagi,” tutup Zaman.

Sementara itu, Pelajar SMA berusia 17 tahun, ditangkap di pelabuhan penyebrangan speadboad Tulehu-Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu, (3/2). Selain pelaku, satu unit sepada motor merk Yamaha Vega R, hasil pencurian turut diamankan polisi.

Remaja yang duduk di bangku SMA ini, sudah di kurung di dalam rumah tahanan Polres Pulau Ambon dan Pp Lease. Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease AKP Meity Jacobus mengatakan, RM sebelum di tangkap, dia dan dua orang rekanya beraksi di Waiheru, Rabu Rabu 3 Februari dini hari sekira pukul 03.00 Wit, Di Pelabuhan Tulehu, dua temannya sudah berangkat terlebih dahulu tujuaan salah satu Desa di pulau Huruku dengan membawa sebuah sepada motor jenis Metik, sementara pelaku menunggu speedboat.

Ketika hendak menunggu speedboat, ada warga yang curiga karena motor Vega R tersebut tidak mempunyai plat nomor.”Warga langsung melapor ke Polsek, anggota langsung turun ke pelabuhan mengamankan tersangka. Saat di polsek, dia mengakui kalau motor itu hasil curian,” kata Meity Jacobus kepada wartawan dirunagan kerjanya, Kamis (4/2).

Usai diintrogasi, Pelaku kemudian digiring ke Mapolres Ambon. Dihadapan penyidik, pelaku juga mengakui sudah melakukan aksi kejahatan sudah berulang kali. ”Pertama di Silale, Kecamatan Nusaniwe, pelaku mengambil motor Mio, dan keduanya kemarin (Rabu,red) pelaku dan teman-temnnya mencuri motor Vega R. Dari penjelasannya, motor yang dicuri itu, dipakai bukan untuk dijual,” jelasnya.

Saat ini pelaku, lanjut Meity, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencurian sepeda motor milik warga yang bermukim di Perumnas Waiheru.”Dia terancam Pasal 363 dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun,” tutupnya.

Sebelumnya, Sintje Tahalele (53), warga waiheru Perumnas Blok II RT 007/RW 018 Kecamatan Baguala Sudah melaporkan kehilangan sepeda motor merek Yamaha VegaR bernomor polisi DE 4813 AL ke polsi Rabu (3/2). Dihadapan Polisi Sintje Tahalele mengaku, sepada motor diparkirakan didepan rumah. Pagi harinya ketika bangun dari tidurnya pukul 04.30 wit, sepeda motor yang di parkir depan rumah sudah tak lagi ada. (ERM)

Most Popular

To Top