TNI-Polri Sisir Pasar Mardika – Ambon Ekspres
Trending

TNI-Polri Sisir Pasar Mardika

AMBON,AE— Ratusan anggota TNI dan Polisi dengan senjata lengkap kembali menyisir preman di Pasar Mardika. Mereka melakukan razia premanisme di kawasan tersebut. Sejumlah orang yang sedang mabuk diamankan. Puluhan karton Bir tanpa surat ijin turut disita dari sebuah penginapan.

Pantauan Ambon Ekspres, aparat gabungan ini menyambangi kawasan Mardika pada Sabtu (6/2) pagi sekitar pukul 09.30 Wit. Saat tiba, ratusan personil aparat gabungan ini langsung menyebar. Dan menyisir lokasi pasar dan terminal angkot. Sejumlah peti dan kios milik pedagang di curigai langsung dibuka guna memastikan isinya. Kos-kosan dan penginapan pun juga terkena razia.

Tidak semua penginapan dan kos-kosan dikawasan itu di razia. Hanya beberapa saja, diantaranya penginapan “Riben”. Di dalam penginapan tersebut, anggota TNI-Polri membuka paksa sebuah kamar yang dijadikan gudang. Dari dalam kamar itu, sebanyak 37 karton bir bintang disita, diantaranya 6 karton bir hitam jenis Guenes.

Razia itu dipimpin oleh AKP Bachri Hehanussa, Kabbag Ops Polres Pulau Ambon dan Pp.Lease, dan Kapten Didik S, Pasi OPS Kodim 1504 Ambon. Lima orang yang sedang meneguk minuman keras, adalah Rico Maruanaya (32), Aldo Lilipaly (20),Alan Noya (20, Yohanis Yabloy (23), dan Samuel Tuanakota (35).

Razia gabungan ini sendiri, guna menekan peluang terjadinya aksi-aksi kriminal yang kerap terjadi kawasan itu. Berdasarkan data kiriminal dikantongi pihak kepolisian, kawasan ini merupakan salah satu titik rawanan terjadinya aksi-aksi kriminalitas.

“Saya berharap razia gabungan seperti ini harus dilakukan terus, supaya pedagang dan kita pengunjung pasar (Mardika) bisa merasa aman, terutama kita pengunjung pasar. Datang ke pasar tidak lagi rasa takut saat masuk pasar, tak takut dicopet,” kata Santi pengunjung pasar Mardika kemarin.

Menurut Hehanussa, kegiatan razia akan dintensifkan, dan juga dilakukan di malam hari dengan sasaran yang sama, tujuaannya memberikan kenyamanan untuk masyarakat dengan melibatkan personil gabungan. ”Tadi (Sabtu-red) kita melibatkan 231 personil dari TNI, masing-masing satuaan 30 personil,” kata Hehanussa.

Terpisah, Beny Adam pemilik puluhan karton minuman keras (miras) jenis Bir Bintang itu, saat dikonfirmasi mengaku puluhan karton bir itu miliknya, dan tidak memiliki izin.

”Sementara saya lagi urus (ijin-red) saya beli dan saya simpan di situ (gudang penginapan-red) untuk sementara, saya mau buka karaoke di samping penginapan (Riben),” kata Adam di Mapolres Ambon kemarin.

Berdasarkan informasi lain yang berhasil dihimpun Ambon Ekpres, puluhan karton bir yang diamankan tidak semuanya disita, hanya sebagiaan saja yang diamanakan.

”Kelihatannya seperti kamar, setelah dibuka ternyata ada tangga naik keatas. Di tangga di susun karton bir mulai dari tangga sampai ke atas ada ruangan juga. Kalau saya hitung kasar dari susunan karton itu ada sekitar ratusan karton Bir bisa jadi 200 karton lebih, ada juga karton yang sudah kosong,” kata sumber yang meminta untuk namanya tidak dikorankan.(ERM)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!