Hening, Ketika Pasangan Kekasih Menikah di Sel Tahanan – Ambon Ekspres
Trending

Hening, Ketika Pasangan Kekasih Menikah di Sel Tahanan

SEL tahanan di Polresta Bekasi Kota berukuran 4 x 3 meter itu dijadikan ruang acara sakral bagi tahanan Krisna Sanjaya, 27, dan kekasihnya Rosila Nine Agusta, 25, Kamis (4/2). Kedua pasangan sejoli ini menikah di sel tahanan karena sudah saling mencintai enam tahun. Bagaimana kisahnya ?

Suasana haru usai diguyur hujan, membuat awan hitam lebih mengental menutup langit Kota Bekasi. Suasana tegang dan cemas ketika di dalam jeruji besi berubah menjadi lokasi resepsi pernikahan seorang tahanan.

Air mata yang tertahan dari kedua mempelai membuat lokasi tahanan Mapolresta Bekasi Kota menjadi hening. Ruang yang tadinya ramai banyaknya tahanan, seolah menjadi bisu, ketika pembacaan ijab qobul mulai dilontarkan kedua pasangan kekasih ini.

Tak lama, rombongan keluarga perempuan ramai-ramai langsung menggeruduk sel tahanan itu untuk mengantarkan pernikahan. Krisna adalah tahanan Polresta Bekasi Kota yang sudah ditahan sejak 19 hari lantaran tersandung kasus kepemilikan ganja setengah kilogram.

Semua berjalan sangat sederhana, dengan pakaian hijab berwarna pink calon mempelai wanita duduk di hadapan penghulu yang didampingi orang tuanya. Begitu pun dengan pasangan lelaki yang hanya mengenakan kemeja putih dengan bawahan celana hitam panjang serta memakai peci ini, nampak tabah mengucap janji suci didalam ruang tahanan.

Usai mengucapkan ijab kobul, mata pengantin wanita tampak berkaca-kaca menahan tangis. Bagaimana tidak, setelah menikah, dia harus pisah kembali dengan Krisna yang menjadi suaminya.

Ros beralasan mau menikahi pujaan hatinya walaupun saat ini sedang menghadapi proses hukum, karena Krisna merupakan sosok yang baik di matanya, begitupun dengan orang tua Krisna yang sudah menganggap Ros seperti anak mereka.

“Saya sangat mencintai Krisna dan tidak mungkin meninggalkannya. Saya sudah pacaran selama enam tahun. Apalagi saat ini Krisna sedang down menghadapi masalah hukum, dengan perkawinan ini saya buktikan cinta saya tidak mengenal kondisi,” kata Ros usai megucapkan ijab kobul

Sementara Krisna, mengucapkan kata maaf kepada keluarga besarnya. Karena telah melakukan hal yang merugikan masyarakat. Dirinya juga bersyukur mendapatkan sosok wanita yang mau menerima kondisinya seperti saat ini.

”Saya minta maaf kepada keluarga besar saya, saya telah mengecewakan semuanya. Dan untuk istri saya terima kasih telah menerima kondisi saya seperti ini,” jelasnya. Usai menikah, kondisi tahanan kembali normal ketika rombongan wanita telah pergi. Tidak ada pesta maupun kumpul-kumpul layaknya pesta perkawinan pada umumnya. (sam/jpnn)

Most Popular

To Top