Richard-Sam Sulit Berpisah – Ambon Ekspres
Internasional

Richard-Sam Sulit Berpisah

PPP: Kita Tak Mau Menunggu

AMBON,AE— Isu Richard Louhenapessy dan Sam Latuconsina tidak berpasangan lagi pada Pilwalkot Ambon 2017 kian gencar. Namun orang dekat Richard dan Sam mengaku, itu hanya wacana yang dikemas oleh lawan politik untuk melemahkan langkah keduanya.

Salah satu orang dekat Richard dan Sam yang dikonfirmasi Ambon Ekspres, Jumat (12/2) menegaskan, tidak benar jika ada pihak tertentu yang menyebut Richard dan Sam cerai pada Pilwalkot nanti. Pasalnya, hingga saat ini, belum ada sikap resmi dari keduanya.

“Informasi itu tidak benar. Itu hanya gosip dan wacana politik yang sengaja dimainkan lawan politik untuk meretakan kekuatan pak Richard dan pak Sam. Kan belum ada sikap resmi dari keduanya. Masak kita mau bilang mereka akan berpisah,”kata sumber yang enggan namanya disebut.

Menurut sumber, Richard dan Sam saling membutuhkan untuk memimpin ibu kota provinsi Maluku ini lima tahun lagi. Apalagi prestasi pembangunan dan kepemimpin keduanya yang sudah diakui oleh masyarakat, berjalan baik dan berdampak positif.

“Richard membutuhkan Sam, dan Sam membutuhkan Richard. Mereka berdua punya energi yang sama untuk memimpin kota ini jauh lebih bagus lagi kedepan. Jadi, saya pastikan pak Ris dan pak Sam tetap berpasangan untuk melanjutkan pembangunan,” tandasnya.

Sementara itu, ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Ambon, Rovik Akbar Afifudin menyampaikan hal senada. Sebab, kata dia, hingga saat ini Richard dan Sam masih menjalankan pemerintahan secara bersama.

“Kalau soal informasi seperti itu, menurut saya hanya wacana. Pasangan ini masih berlangsung sampai sekarang. Sampai detik ini, kan belum ada sikap resmi dari pak Richard maupun Sam,”ujar Rovik via seluler.

Ketua Fraksi PPP di DPRD Kota Ambon itu mengaku, sudah bertemu secara langsung dengan Richard dan Sam. Namun kata dia, baik Richard maupun Sam tetap berprinsip, kepemimpinan keduanya masih berjalan hingga Agustus 2016, sehingga belum ada sikap politik untuk kembali berpasangan atau tidak.

“Saya sudah ketemu pak Sam dan pak Ris. Karena pemerintahan masih berjalan sampai dengan Agustus. Masih terdapat banyak program yang harus diselesaikan, sehingga mereka berharap wacana Pilwalkot tidak mengganggu jalannya pemerintahan,”akunya.

Kendati demikian, Rovik memastikan, sebagai partai yang memiliki 3 kursi DPRD, PPP tidak mau menunggu sikap resmi Richard dan Sam. Karenannya, PPP sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik dalam membangun koalisi.

Kapan PPP menentukan sikap politiknya, dia mengaku, belum dapat dipastikan. PPP masih mengikuti dinamika yang berkembang. “Selain itu, PPP juga punya mekanisme. Bukan ketua saja yang menentukan. Ada PAC-PAC yang punya hak mengajukan pendapat dan sarang dan keputusan.

Dalam menentukan keputusan politik, PPP selalu mempertimbangkan etika dan pendidikan politik, karena seperti sejak awal saya katakan, PPP adalah partai pengusung Richard dan Sam. Tapi, kita tak bisa menunggu,”kuncinya.

Disamping itu, kaat dia, bagi PPP, kembali berpasangan atau tidak tergantung Richard dan Sam. PPP hanya memberikan penilaian dan masukan soal kedua figur tersebut.
“Bagi kita, idealnya Richard dan Sam. Tapi yang mau bertarung kan mereka berdua. Jadi, tergantung Ricahrd dan Sam. Tinggal kita mau melihat, apakah maju atas kepentingan pribadi atau kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (TAB)

Most Popular

To Top